PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN PERAN ORANG TUA MELALUI KEGIATAN PARENTING DI DESA RENDUTUTUBHADA
DOI:
https://doi.org/10.38048/jckkn.v3i4.5293Keywords:
Parenting, Pola Asuh, Peran Orang TuaAbstract
Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan peran orang tua dalam menerapkan pola asuh yang tepat bagi anak usia dini di Desa Rendututubhada, Kecamatan Aesesa Selatan, Kabupaten Nagekeo. Sosialisasi dilakukan melalui metode ceramah interaktif, tanya jawab, dan praktik langsung dengan melibatkan narasumber dari Pengawas KB Sedang Mekar Tutubhada. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman orang tua mengenai pentingnya stimulasi, komunikasi positif, dan pemilihan pola asuh sesuai karakteristik anak. Orang tua juga memahami perbedaan antara pola asuh otoriter, permisif, dan demokratis. Berdasarkan hasil sosialisasi, pola asuh demokratis dinilai paling efektif karena menyeimbangkan kasih sayang, disiplin, dan kemandirian anak. Kegiatan ini berhasil menumbuhkan kesadaran dan kemampuan orang tua dalam membangun pengasuhan yang positif dan penuh kasih di lingkungan keluarga.
References
Adhim, M. F. (2006). Positive parenting: Cara-cara Islam mengembangkan karakter positif pada anak Anda. Bandung: Mizan Pustaka.
Adzkiya, Z., Rupida, R., Fadhil, M., Faridah, S., Fikriyah, H., & Rahmah, A. F. (2020). Penyuluhan mengenai peran orang tua dalam pola asuh di RSUD Sultan Suriansyah Banjarmasin. Pusako: Jurnal Pengabdian Psikologi, 1(2), 31–37.
Anggresta, V., Maya, S., & Saleh, F. (2021). Sosialisasi parenting tentang pentingnya pendidikan intelektual dan karakter dalam menghadapi perkembangan zaman. Jurnal Pengabdian Terhadap Masyarakat Membangun Negeri, 5(2), 429–437.
Baumrind, D. (1966). Effects of authoritative parental control on child behavior. Child Development, 37(4), 887–907.
Baumrind, D. (1971). Current patterns of parental authority. Washington, DC: American Psychological Association.
Bornstein, M. H. (2002). Handbook of parenting (2nd ed., Vols. 1–5). Mahwah, NJ: Lawrence Erlbaum Associates.
Megawangi, R. (2003). Pendidikan karakter untuk membangun masyarakat madani. Jakarta: Indonesia Heritage Foundation.
Rahmadianty, A. (2019). 5 manfaat ini bisa kamu dapatkan dengan mengikuti pengabdian masyarakat untuk mahasiswa. Kompasiana.
Soetomo. (1993). Dasar-dasar interaksi belajar mengajar. Surabaya: Usaha Nasional.
Sutrisno, C. I. (1996). Hakikat dan prinsip pengabdian kepada masyarakat oleh perguruan tinggi. Malang: LPM Universitas Brawijaya.
Superadmin. (2018). Pentingnya pengabdian masyarakat bagi mahasiswa. Jakarta: Universitas Terbuka Press.
Tandberg, K. (2009). Parenting matters: Strategies for countering media influences. Colorado: CFERT, Colorado State University Department of Psychology.
Anita, D. (2020). Peran keluarga dalam pembentukan karakter anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 654–662.
Arifin, Z. (2018). Hubungan pola asuh orang tua terhadap perkembangan sosial anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 22–31.
Astuti, E. (2019). Pentingnya pendidikan karakter dalam keluarga. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 5(1), 44–52.
Dewi, N. K. (2020). Pengaruh pola asuh terhadap perkembangan emosional anak usia dini. Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak, 9(2), 101–110.
Fitri, A. (2017). Karakter anak usia dini dan peran orang tua. Yogyakarta: Deepublish.
Hurlock, E. B. (1999). Psikologi perkembangan: Suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan. Jakarta: Erlangga.
Jannah, M. (2021). Peningkatan keterlibatan orang tua dalam pendidikan anak usia dini melalui parenting class. Jurnal Golden Age, 5(1), 19–27.
Kurniawati, L. (2018). Strategi pengasuhan anak dalam keluarga modern. Jurnal Sosial Humaniora, 11(2), 125–134.
Lestari, S. (2016). Psikologi keluarga: Penanaman nilai dan penanganan konflik dalam keluarga. Jakarta: Kencana.