Konservasi mata air waeia dengan partisipasi masyarakat melalui penanaman pohon unggul

Authors

  • Afrianus Gelu STKIP Citra Bakti, Indonesia
  • Prisko Yanuarius Djawaria Pare Program Studi Pendidikan IPA, STKIP Citra Bakti, Indonesia
  • Josep Marianus Rewo Prodi Pendidikan IPA STKIP Citra Bakti, Indonesia
  • Maria Editha Bela Prodi Pendidikan Matematika STKIP Citra Bakti, Indonesia
  • Chistina Lusiana Hari Prodi Pendidikan Matematika STKIP Citra Bakti, Indonesia
  • Anna Julita Foa Prodi Pendidikan IPA STKIP Citra Bakti, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38048/jckkn.v2i3.4329

Keywords:

Konservasi, Mata Air, Weia

Abstract

Penurunan kualitas dan kuantitas air pada mata air sering kali disebabkan oleh eksploitasi sumber daya alam oleh manusia. Penerapan sistem kon servasi kawasan mata air diharapkan bisa menanggulangi erosi, menyediakan air dan meningkatkan kandungan hara dalam tanah serta menjadikan lahan tidak kritis. Tujuan kegiatan ini adalah melakukan konservasi kawasan Mata Air Waeia. Tahap-tahap pelaksanaan kegiatan dilakukan dalam tiga tahapan yaitu tahap pralapangan, tahap pekerjaan lapangan, dan tahap analisis kegiatan. Tahap pekerjaan lapangan berupa melakukan kegiatan program penanaman 150 bibit tanaman bersama masyarakat. Hasil kegiatan menunjukan bahwa terdapat penambahan jenis tanaman baru di sekitar kawasan mata Air Waeia. Hasil analisis memperlihatkan bahwa rendahnya partisipasi masyarakat dalam kegiatan konservasi kawasan Mata Air Waeia.

References

Adiyanti, D. N., Rachmawati S.Dj, & Handayani, D. A. (2016). Identifikasi resiko pada rencana pengamanan air minum (RPAM) operator untuk sumber air permukaan di PDAM Tirta Raharja Kabupaten Bandung. Jurnal Reka Lingkungan, 4(2), 86–96. https://ejurnal.itenas.ac.id/index.php/lingkungan/article/view/1046

Afrilda, N. H., Hamka, A., Hana, D., Syaharani, A., Amanda, P., Heriyanti, A. P., & Fariz, T. R. (2024). Kearifan lokal konservasi mata air gending di dusun ganjuran, kecamatan Mertoyudan, kabupaten Magelang. In Proceeding Seminar Nasional IPA XIV, 321-331.

Baskoro M. A, Yogafanny, E., & Widiarti, I. W. (2022). Rancangan sumur resapan untuk konservasi mata air di desa Dlingo, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali. Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah, 20(1), 97–107. https://doi.org/10.36762/jurnaljateng.v20i1.928

Dahlan & Medho (2023). Penghijauan di sekitar mata air Igo Lodon desa Koli Lanang kecamatan Adonara kabupaten Flores Timur. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kita Semua, 1(3), 59-63. https://doi.org/10.61124/1.renata.18

Fidela, A., Rahmi, M., & Rahayu, I. S. (2020). Pengenalan konservasi melalui program forester education di Desa Jerukwangi, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara. Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat (PIM), 2(4), 622–626.

Gibran, A. K., & Kholid, N. I. (2020). Teknik konservasi mata air berdasarkan karakteristiknya?: studi kasus dusun Sumberwatu dan dusun Dawangsari, Prambanan, DI. Yogyakarta. Jurnal Ilmu Lingkungan, 18(2), 342–353. https://doi.org/10.14710/jil.18.2.342-353

Harryanto, R., Sudirja, R., Saribun, D. S., & Herdiansyah, G. (2017). Gerakan penghijauan DAS Citarum Hulu di Desa Cikoneng Kecamatan Cileunyi Kapupaten Bandung. Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat, 5(1), 34–37.

Jupri, A., Rukmana, D. A., Febriani, I., Nuraeni, N., Husain, P., Prasedya, E. S., & Rozi, T. (2022). Upaya konservasi mata air melalui penghijauan dengan penanaman 1000 bibit pohon di Desa Tetebatu Selatan Kecamatan Sikur, Lombok Timur. Jurnal Abdi Insani, 9(3), 1192–1199. https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v9i3.734

Kodoatie, R. J. (2010). Tata Ruang Air Tanah. Yogyakarta: Andi Press.

Pitayati, A., Hariyanto, H., Setyowati, D. L., & Nugraha, S. B. (2023). Literasi ekologi masyarakat terhadap konservasi mata air Senjoyo di desa Tegalwaton kabupaten Semarang. Edu Geography, 11(1), 11-26. https://doi.org/10.15294/edugeo.v11i1.65269

Praharjo, A & Ramadha, R (2021). Perlindungan konservasi mata air Di Area sumber mata air umbulan Desa Ngenep Kecamatan Karangploso. Jurnal Budimas, 3(2), 408-414. http://dx.doi.org/10.29040/budimas.v3i2.3038

Maharani, D. A., Lukito, H., & Wicaksono, A. P. (2022). Teknik konservasi mata air berdasarkan karakteristik di Kapanewon Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian Ke-IV, 403-414

Purmadi, R. M., Santika, D. M. J., & Wulandari, A. S. (2020). Pentingnya pendidikan konservasi untuk menjaga lingkungan hidup: studi kasus di Desa Cidahu , Kabupaten Kuningan. Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat, 2(4), 602–606.

Sulistyorini L. S, Edwin L, & Arung A. S. (2016). Analisis kualitas air pada sumber mata air di Kecamatan Karangan dan Kaliorang Kabupaten Kutai Timur. Jurnal Hutan Tropis, 4(1).

Wardani, N. R., & Putra, D. F. (2020). Pemberdayaan masyarakat melalui penghijauan untuk konservasi sumber air banyuning Kota Batu. Jurnal Abdimas Berdaya?: Jurnal Pembelajaran, Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat, 3(01), 1. https://doi.org/10.30736/jab.v3i01.38

Downloads

Published

2024-08-23

How to Cite

Gelu, A., Pare, P. Y. D., Rewo, J. M., Bela, M. E., Hari, C. L., & Foa, A. J. (2024). Konservasi mata air waeia dengan partisipasi masyarakat melalui penanaman pohon unggul . Jurnal Citra Kuliah Kerja Nyata, 2(3), 232–237. https://doi.org/10.38048/jckkn.v2i3.4329

Citation Check

Most read articles by the same author(s)