PENANAMAN NILAI-NILAI KARAKTER KOMUNIKATIF MELALUI PERMAINAN UNO STACKO
DOI:
https://doi.org/10.38048/jipcb.v10i2.1293Keywords:
Penanaman nilai karakter, Karakter Bersahabat atau Komunikatif, Permainan Uno StackoAbstract
Pendidikan merupakan sebuah wadah untuk mengembangkan segala aspek keterampilan dan kognitif yang dimiliki oleh anak. Salah satu keterampilan yang penting untuk dikembangkan adalah keterampilan dalam bersosialisasi serta interaksi. Salah satu media yang bisa digunakan adalah dengan menerapkan permainan Uno Stacko. Melalui permainan yang menyenangkan dapat digunakan sebagai media pembelajaran yang dapat membantu interaksi anak dengan sesamanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) upaya penanaman nilai-nilai karakter bersahabat atau komunikatif melalui permainan uno stacko, (2) faktor pendukung dan penghambat dalam upaya penanaman nilai-nilai karakter bersahabat atau komunikatif. Penelitian ini menggunakan jenis pendekatan kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, didapatkan hasil: 1) karakter bersahabat atau komunikatif sangat penting bagi anak dalam berinteraksi dan bergaul, berkomunikasi dengan baik, sopan santun dalam bercakap, ramah, membantu sesama, saling menghargai sesama teman guru sekaligus di lingkungan sekitarnya , penanaman nilai karakter komunikatif pada siswa melalui permainan uno stacko di MI Manbaul Ulum, guru sangat berperan penting dalam upaya penanaman karakter ini, melalui permainan uno stacko dapat menarik minat siswa dalam belajar dikelas, 2) faktor penghambatan ada sebagian siswa masih kurang dalam karakter bersahabat/komunikatif karena pengaruh minat dalam diri siswa dan lingkungan sekitarnya. Kemudian faktor pendukung kegiatan dalam penanaman penanaman karakter tersebut yaitu siswa disekolah dibantu atau didukung dengan kedekatan guru dengan siswa melalui cara berbicara, sopan dan juga kegiatan-kegiatan yang ada disekolah.
References
Abidin, Y. (2012). Pembelajaran bahasa berbasis pendidikan karakter. Bandung: Refika Aditama.
Agustinus, H. (2014). Kepemimpinan di era globalisasi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Ardiansyah, M. F., & Yulia, N. M. (2022). Pelestarian budaya lokal melalui pembiasaan bahasa jawa krama di madrasah ibtidaiyah. Al-Mihnah: Jurnal Pendidikan Islam Dan Keguruan, 01(01), 68–88.
Chastanti, I., Gultom, M., & Sari, N. F. (2019). Analisis penggunaan internet terhadap karakter bersahabat/komunikatif pada pembelajaran biologi. Jurnal Pelita Pendidikan, 183.
Dalmeri. (2014). Pendidikan untuk pengembangan karakter (Telaah terhadap gagasan thomas lickona dalam educating for character). Al-Ulum: Jurnal Studi, 269.
Gozali, N., Cendra, R., Candra, O., Apriani, L., & Idawati. (n.d.). Penanaman Nilai-nilai karakter peserta didik melalui ekstrakurikuler pramuka. Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 208.
Harahap, A. C. P. (2019). Character building pendidikan karakter. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 9(1), 1–11.
Haryanto. (2012). Pengertian pendidikan karakter konsep dan impementasinya. [Online]. Diterima melalui http://belajarpsikologi.com/pengertian-pendidian-karakter.html
Insani, G. N. ., Dewi, D. ., & Furnamasari, Y. F. . (2021). Integrasi pendidikan karakter dalam pembelajaran pendidikan kewarganegaraan untuk mengembangkan karakter siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(3), 8153–8160.
Jordan, K. E. (2023). Integrating character education and the values aspect of environmental and sustainability education: an interdisciplinary study exploring common ground, tensions, and feasibility. Environmental Education Research, 29(3), 489–490. https://doi.org/10.1080/13504622.2023.2172141
King, R. B., & Datu, J. A. (2017). Happy classes make happy students: Classmates’ well-being predicts individual student well-being. Journal Of School Psychology, 65. https://doi.org/Happy classes make happy students: Classmates’ well-being predicts individual student well-being
Kurnia, L., & Edwar, A. (2021). Pengaruh negatif di era teknologi informasi dan komunikasi pada remaja (perspektif pendidikan islam). Kordinat, 2(1).
L., S., & Hill, J. R. (2007). A Conceptual model for under standing self-directed learning in online environments. Journal of Interactive Online Learning, 6(1).
Marlina, T., & Halidatunnisa, N. (2022). Implementasi literasi sosial budaya di sekolah dan madrasah. Al-Madrasah: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 6(2), 426. https://doi.org/10.35931/am.v6i2.1002
McGrath, R. E., Han, H., Brown, M., & Meindl, P. (2022). What does character education mean to character education experts? A prototype analysis of expert opinions. Journal of Moral Education, 51(2), 219–237. https://doi.org/10.1080/03057240.2020.1862073
Ngalim, P. (1990). Psikologi Pendidikan. Jakarta: Remaja Rosda Karya.
Nurmalisa, Y., Mentari, A., & Rohman, R. (2020). Peranan pembelajaran pendidikan kewarganegaraan dalam membangun civic conscience. Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori Dan Praktik Pendidikan PKn, 7(1), 34–46. https://doi.org/10.36706/jbti.v7i1.10082
Paul, S.-A. S., Hart, P., Augustin, L., Clarke, P. J., & Pike, M. (2022). Parents’ perspectives on home-based character education activities. Journal of Family Studies, 28(3), 1158–1180. https://doi.org/10.1080/13229400.2020.1806097
Pridayani, M., & Rivauzi, A. (2022). Faktor Pendukung dan Penghambat Pelaksanaan Program Penguatan Pendidikan Karakter Religius Terhadap Siswa. An-Nuha, 2(2), 329–341. https://doi.org/10.24036/annuha.v2i2.188
Prihatmojo, A., & Badawi, B. (2020). Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar Mencegah Degradasi Moral di Era 4.0. Dwija Cendekia: Jurnal Riset Pedagogik, 4(1), 142. https://doi.org/10.20961/jdc.v4i1.41129
Putri Supriadi, S. R. R., Haedi, S. U., & Chusni, M. M. (2022). Inovasi pembelajaran berbasis teknologi Artificial Intelligence dalam Pendidikan di era industry 4.0 dan society 5.0. Jurnal Penelitian Sains dan Pendidikan (JPSP), 2(2), 192–198. https://doi.org/10.23971/jpsp.v2i2.4036
Roqib, M. (n.d.). Ilmu Pendidikan Islam. Yogyakarta: Penerbit LKSIS.
S, L. A., Arif, E., & Sarmiati. (2022). Pendidikan Karakter untuk mengatasi degradasi moral komunikasi keluarga. Ensiklopedia of Journal, 4(2), 1–12.
Sa’ida, N. (2012). Implementasi model pembelajaran steam pada pembelajaran daring. Jurnal Review Pendidikan Dasar: Jurnal Kajian Pendidikan Dan Hasil Penelitian, 7(.2).
Sholekah, F. F. (2020). Pendidikan karakter dalam kurikulum 2013. Pendidikan Anak Usia Dini, 1(1), 1–6.
Sudarmin. (2014). Pendidikan karakter etnosains dan kearifan lokal. Semarang: FMIPA Unnes.
Sutisna, D., Indraswati, D., & Sobri, M. (2019). Keteladanan guru sebagai sarana penerapan pendidikan karakter siswa. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 30.
Suttrisno, & Yulia, N. M. (2022). Teacher Competency Development in designing learning in the independent curriculum. AL-MUDARRIS:, 5(1).
Suttrisno, Yulia, N. M., & Fithriyah, D. N. (2022). Mengembangkan kompetensi guru dalam melaksanakan evaluasi pembelajaran di era merdeka belajar. Zahra, 3(1), 52–60.
Yulia, N. M., & Fithriyah, D. N. (2022). Pengembangan Media Pembelajaran Wayang Karakter Muslim pada Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaran di MIN 3 Jombang. Indonesian Journal of Islamic Elementary Education, 2(2).
Yulia, N. M., Fithriyah, D. N., & Nisa’, S. C. (2022). Prosiding Konferensi Nasional PD-PGMI Se Indonesia Prodi PGMI FITK UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Yogyakarta 9-11 September 2022. Prosiding Konferensi Nasional PD-PGMI Se Indonesia Prodi PGMI FITK UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Yogyakarta 9-11 September 2022, 1(September), 101–110.
Yulia, N. M., & Suttrisno. (2022). Keterampilan bertanya dengan pembelajaran pq4r (preview, question, read, reflect, recite, and review). Jurnal Riset Madrasah Ibtidaiyah (JURMIA), 2(2), 258–265. https://doi.org/10.32665/jurmia.v2i2.514
Yulia, N. M., & Zuhriyah, A. (2022). Pelatihan digital marketing dalam rangka pemulihan ekonomi masyarakat desa Ngguyangan di masa pandemi Covid-19. Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 468–473. https://doi.org/10.31004/cdj.v3i2.4391
