PERILAKU PENELUSURAN INFORMASI PEMUSTAKA DALAM KETERBATASAN AKSES ONLINE PUBLIC ACCESS CATALOGUE (OPAC): STUDI KASUS DI PERPUSTAKAAN UMUM KOTA TASIKMALAYA
DOI:
https://doi.org/10.38048/jcm.v1i8.7384Keywords:
Online Public Access Catalogue (OPAC), Pemustaka, Perilaku Penelusuran Informasi, Strategi Penelusuran, Temu Kembali InformasiAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perilaku penelusuran informasi pemustaka dalam kondisi keterbatasan akses mandiri terhadap Online Public Access Catalogue (OPAC) di Perpustakaan Umum Kota Tasikmalaya. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus terhadap lima pemustaka yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui proses pengodean, pengelompokan kategori, dan penentuan tema. Keabsahan data diperkuat melalui triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbatasan akses OPAC tidak menghentikan pemustaka dalam memenuhi kebutuhan informasi, tetapi mendorong terjadinya adaptasi dan perubahan strategi penelusuran. Strategi yang digunakan meliputi penelusuran langsung ke rak, pemanfaatan label dan petunjuk koleksi, penggunaan pengetahuan dan pengalaman sebelumnya, meminta bantuan pustakawan, serta memanfaatkan sumber informasi alternatif. Pemilihan strategi dipengaruhi oleh tingkat kekhususan kebutuhan informasi, pengalaman pemustaka, pengetahuan terhadap lingkungan perpustakaan, dan kondisi pencarian. Temuan ini menunjukkan bahwa keterbatasan akses OPAC menggeser proses penelusuran menjadi lebih bergantung pada pengalaman, lingkungan fisik perpustakaan, dan bantuan pustakawan. Oleh karena itu, penyediaan akses OPAC secara mandiri disertai petunjuk penggunaan yang mudah dipahami diperlukan untuk mendukung kemandirian dan efektivitas penelusuran informasi pemustaka.
References
Alhusna, F. N., & Masruroh, S. (2021). Model perilaku pencarian informasi dalam memenuhi kebutuhan informasi: Kajian literatur. Indonesian Journal of Academic Librarianship, 5(1), 19–28.
Fahrizandi. (2020). Pemanfaatan teknologi informasi di perpustakaan. Tik Ilmeu: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi, 4(1), 63–76. https://doi.org/10.29240/tik.v4i1.1160
Hildreth, C. R. (1989). The online catalogue: Developments and directions. Library Association.
Makagiang, A., Londa, N. S., & Rogi, S. (2021). Perilaku pemustaka dalam pemanfaatan sarana temu kembali informasi di Dinas Perpustakaan Dokumentasi dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Utara. ACTA DIURNA KOMUNIKASI, 3(1).
Mi, J., & Weng, C. (2008). Revitalizing the library OPAC: Interface, searching, and display challenges. Information Technology and Libraries, 27(1), 5–22. https://doi.org/10.6017/ital.v27i1.3259
Panjaitan, M. H. (2020). Analisis perilaku pemustaka dalam pencarian informasi di Perpustakaan MAN 1 Medan [Skripsi, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara].
Pradhan, D. K., & Maharana, B. (2022). Knowledge organization approach in Online Public Access Catalogues (OPAC) for search and navigation. Journal of Information and Knowledge, 59(5), 329–335. https://doi.org/10.17821/srels/2022/v59i5/169161
Purnama, R. (2021). Model perilaku pencarian informasi (analisis teori perilaku pencarian informasi menurut David Ellis). Pustaka Karya: Jurnal Ilmiah Ilmu Perpustakaan dan Informasi, 9(1), 9–21. https://doi.org/10.18592/pk.v9i1.5158
Rahmat, M. (2022). Perilaku pencarian informasi mahasiswa Jurusan Ilmu Perpustakaan dalam mengerjakan tugas akademik selama pandemi Covid-19 [Skripsi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar].
Republik Indonesia. (2007). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan.
Septrina, W., & Manita, R. J. (2022). Analisis pemanfaatan Online Public Access Catalog (OPAC) sebagai alat temu balik informasi bagi pemustaka di Perpustakaan Umum Kota Bukittinggi. Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam, 1(2), 58–67. https://doi.org/10.31958/jipis.v1i2.6853
Setyarini, S., Kalisa, P., & Kusumastuti, D. N. (2022). Pengembangan sistem Online Public Access Catalogue (OPAC) terpadu di lingkungan Perpustakaan Universitas Negeri Semarang berbasis digital one stop integrated service. Warta Perpustakaan Pusat Undip, 15(2), 43–54.
Wilson, T. D. (1981). On user studies and information needs. Journal of Documentation, 37(1), 3–15. https://doi.org/10.1108/EB026702