MODEL WORKSHOP DAN PENDAMPINGAN BERBASIS CANVA DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU MENGEMBANGKAN MEDIA PEMBELAJARAN DIGITAL DI KABUPATEN ENREKANG
DOI:
https://doi.org/10.38048/jcm.v1i7.7307Keywords:
Kompetensi Guru, Media Pembelajaran Digital, Canva, Workshop, PendampinganAbstract
Perkembangan teknologi digital menuntut guru mampu merancang media pembelajaran yang inovatif dan menarik. Namun, asesmen awal menunjukkan bahwa pemanfaatan media digital dan keterampilan penggunaan Canva oleh guru masih terbatas. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam mengembangkan media pembelajaran digital melalui model workshop dan pendampingan berbasis Canva. Kegiatan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain Participatory Action Research yang melibatkan 23 guru dari UPT SDN 172 Enrekang dan Pondok Pesantren Darul Falah Enrekang. Program dilaksanakan melalui asesmen kebutuhan, seminar, workshop Canva, pendampingan pengembangan media, dan evaluasi reflektif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan penilaian produk, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil menunjukkan bahwa seluruh peserta mampu menghasilkan media pembelajaran berbasis Canva sesuai mata pelajaran yang diampu, dengan sebagian besar produk berada pada kategori baik. Program ini juga meningkatkan kompetensi digital, kreativitas pedagogis, kepercayaan diri, dan kolaborasi profesional guru. Model workshop dan pendampingan berbasis Canva berpotensi diterapkan pada satuan pendidikan lain dengan penyesuaian terhadap kebutuhan dan konteks masing-masing.
References
Amalia, Ilma, N., Mutmainnah, & Rabiah, S. (2024). Implementasi Kurikulum Merdeka dan kompetensi abad ke-21 dalam pembelajaran PGMI di era digital. Shibyan: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 2(2), 95–106. https://doi.org/10.30999/shibyan.v2i2.3821
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Farisia, H., & Syafi, I. (2024). Professional development on digital literacy for teachers in early childhood education in the digital era. Tafkir: Interdisciplinary Journal of Islamic Education, 5(3), 360–375. https://doi.org/10.31538/tijie.v5i3.820
Fitriana, N., Idawati, & Mariati. (2024). Implementasi media pembelajaran berbasis Canva untuk meningkatkan motivasi belajar. Jurnal Inovasi Pendidikan dan Teknologi Informasi, 5(2), 375–384. https://doi.org/10.52060/jipti.v5i2.2429
Ghomi, M., & Redecker, C. (2019). Digital competence of educators (DigCompEdu): Development and evaluation of a self-assessment instrument for teachers’ digital competence. In Proceedings of the 11th International Conference on Computer Supported Education (pp. 541–548). SCITEPRESS. https://doi.org/10.5220/0007679005410548
Hidayati, S., Fauziah, N., & Fitria. (2023). Analisis literasi digital guru kelas. Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 7(2), 933–954. https://doi.org/10.35931/am.v7i2.2057
Koehler, M. J., Mishra, P., Kereluik, K., Shin, T. S., & Graham, C. R. (2014). The technological pedagogical content knowledge framework. In J. M. Spector, M. D. Merrill, J. Elen, & M. J. Bishop (Eds.), Handbook of research on educational communications and technology (pp. 101–111). Springer. https://doi.org/10.1007/978-1-4614-3185-5_9
Lestari, P. A., Nurhikmah, E., Farhani, F., Pauziah, H., Winati, I., Isnawan, A. R., Mulyana, A., Rahayu, P., Nuraeni, F., & Nugroho, F. (2022). Pelatihan media pembelajaran digital berbasis Canva bagi guru di SDN 9 Nagrikaler Purwakarta. Indonesian Journal of Community Services in Engineering & Education, 2(1), 47–54. https://doi.org/10.17509/ijocsee.v2i1.45696
Mechouat, P. K. (2024). The impact of aligning Kolb’s experiential learning theory with a comprehensive teacher education model on pre-service teachers’ attitudes and teaching practice. European Scientific Journal, 20(28), 135–164. https://doi.org/10.19044/esj.2024.v20n28p135
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2019). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). SAGE Publications.
Nada, A. Q., & Indrawan, D. (2023). Analisis tingkat literasi digital guru pendidikan sekolah dasar. Cokroaminoto Journal of Primary Education, 6(1), 9–15. https://doi.org/10.30605/cjpe.6.1.2023.2481
Packer, T., Kyndt, E., & Vangrieken, K. (2017). Teacher communities as a context for professional development: A systematic review. Teaching and Teacher Education, 61, 47–59. https://doi.org/10.1016/j.tate.2016.10.001
Rahmawati, Gresinta, E., & Suhendra. (2024). Platform Merdeka Mengajar sebagai inovasi dalam dunia pendidikan. International Journal of Social and Management Studies, 5(6), 24–28. https://doi.org/10.5555/ijosmas.v5i6.454
Rahmawati, L., Ambulani, N., Febrian, W. D., Widyatiningtyas, R., & Rita, R. S. (2024). Pemanfaatan aplikasi Canva dalam penyusunan media pembelajaran. Community Development Journal, 5(1), 129–136. https://doi.org/10.31004/cdj.v5i1.24151
Roslina, Herpratiwi, & Firdaus, R. (2024). Media pembelajaran interaktif berbasis Android untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar pada mata pelajaran IPA. Didaktika, 4(4), 426–437. https://doi.org/10.17509/didaktika.v4i4.76880
Wenger, E. (1998). Communities of practice: Learning, meaning, and identity. Cambridge University Press.
Windatul, H., Ila, R., Juansah, & Erwin, D. (2025). Peran media digital dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar matematika siswa sekolah dasar di era digital. Jurnal Basicedu, 9(2), 665–678. https://doi.org/10.31004/basicedu.v9i2.9971
Winursiti, N. M., Robandi, B., & Uyun, H. (2024). Kompetensi pedagogik guru sekolah dasar dalam pembelajaran abad ke-21: Menjawab tantangan dan kesenjangan. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(4), 102–111. https://doi.org/10.23969/jp.v9i04.19744