PERKEMBANGAN ISLAM DAN PEMBENTUKAN IDENTITAS MELAYU MUSLIM DI PATANI, THAILAND SELATAN
DOI:
https://doi.org/10.38048/jcm.v1i5.6946Keywords:
Islam, Melayu Muslim, Patani, Thailand Selatan, sejarah IslamAbstract
Penelitian ini membahas perkembangan Islam dan pembentukan identitas Melayu Muslim di Patani, Thailand Selatan. Fokus kajian diarahkan pada proses masuknya Islam, perkembangan Islam pada masa Kesultanan Patani, pengaruh budaya Melayu-Islam, tantangan sosial-politik, serta kondisi masyarakat Muslim Patani pada masa modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian pustaka. Sumber data diperoleh dari buku sejarah, artikel jurnal, prosiding, dan dokumen akademik yang relevan dengan sejarah Islam, pendidikan Islam, identitas Melayu Muslim, dan dinamika sosial-politik di Patani. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi dan penelusuran literatur, sedangkan analisis data menggunakan analisis deskriptif, analisis isi, dan interpretasi sejarah. Hasil kajian menunjukkan bahwa Islam masuk ke Patani melalui jaringan perdagangan dan dakwah yang dibawa oleh pedagang serta ulama Muslim dari Arab, Persia, India, dan Nusantara. Kesultanan Patani berperan penting dalam menjadikan wilayah ini sebagai pusat perdagangan, pendidikan, dan dakwah Islam di Asia Tenggara. Islam kemudian berkembang menjadi identitas utama masyarakat Melayu Patani melalui bahasa Melayu, tulisan Jawi, tradisi keagamaan, dan sistem pendidikan pondok. Akan tetapi, setelah Patani berada di bawah kekuasaan Siam atau Thailand, masyarakat Melayu Muslim menghadapi berbagai tantangan politik, sosial, dan budaya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Islam di Patani tidak hanya berfungsi sebagai agama, tetapi juga sebagai dasar identitas sosial, budaya, dan historis masyarakat Melayu Muslim Thailand Selatan.
References
Aini, T. H. (2025). Sacred sovereignty and cultural memory: Constructing Malay-Muslim identity in the Hikayat Patani. Conflict and Peace Studies Journal, 4(1), 28–56.
Ali, S. (2023). Patani and the 15th century Malay ulama network: A historical study of the Kitab Tarikh Fathani by Sheikh Faqih Ali al-Fathani. International Journal of Science and Society, 5(2), 212–222. https://doi.org/10.54783/ijsoc.v5i2.688
Amalia, S. A. (2025). Pattani Muslim life: Identity, conflict and social dynamics in 2004. Al-Mujtama’: Journal of Social Sciences, 2(1), 34–42. https://doi.org/10.30829/al-mujtama.v2i1.27590
Amin, R. M., & Hasaruddin, H. (2023). Islamic history in Southeast Asia: Pattani. International Journal Conference, 1(1), 146–154. https://doi.org/10.46870/iceil.v1i1.480
Fikri, S., & Yusoh, Y. (2020). Kebangkitan dakwah Islam di Patani Selatan Thailand. TADBIR: Jurnal Manajemen Dakwah, 2(2), 303–324. http://jurnal.iain-padangsidimpuan.ac.id/index.php/Tadbir/article/view/3290/2364
Gumilar, S., Rahman, M. T., Truna, D. S., & Waehama, M. R. (2025). Unveiling unity: How Thailand’s Muslim minorities weave a multicultural society. Cogent Arts and Humanities, 12(1). https://doi.org/10.1080/23311983.2025.2579170
Harfiani, R., Chapakiya, S., & Manik, L. A. (2024). Explore the historical site of Islamic heritage in Southern Thailand. Proceeding International Seminar on Islamic Studies, 5(1), 1757–1765.
Lubis, A. H., Helmiati, & Karim, M. N. (2024). Transformasi pendidikan Islam di Pattani, Thailand Selatan: Kebijakan dan dampaknya di tengah konflik. Journal of Islamic Education El Madani, 4(1), 1–10. https://doi.org/10.55438/jiee.v4i1.129
Manan, A., Armi, F. R., & Amri, W. Y. (2022). The expansion of Islam in Pattani, South Thailand: A historical analysis. Journal of Al-Tamaddun, 17(1), 85–95. https://doi.org/10.22452/JAT.vol17no1.7
Mardhiah, Unsha, F. A., Al-Mustafa, M., Jafar, M., & Hasibuan, N. (2026). Islam Asia Tenggara kontemporer abad ke-21: Studi pendidikan sejarah atas konflik bernuansa agama di Thailand. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 11(1), 50–63.
Muharrani, Aisyah, A., & Kurnia, I. (2026). Peace education: Innovation in Islamic education policy in the conflict region of Southern Thailand. Jurnal Inspirasi Pendidikan (AL FIHRIS), 4(2), 143–164. https://doi.org/10.59246/alfihris.v4i2
Nuruzzahri. (2023). Dinamika pendidikan Islam di Indonesia. Al-Madaris, 4(1), 76–94. https://doi.org/10.61166/interdisiplin.v1i1.1
Putri, N. A., & Lestari, A. (2025). Islam as a minority in Patani: Historical roots and contemporary dimensions of conflict with the Thai state in 2004. OOSTHAVEN: Journal of Islamic History and Cultural Research, 1(1), 55–63. https://doi.org/10.24042/oosthaven.v1i1.26908
Sabilillah, M., & Ramadhani, M. R. (2025). An epistemological critique by Syed Naquib Al-Attas on the relativism of truth in Thomas Kuhn’s paradigm. TATHO: International Journal of Islamic Thought and Sciences, 2(4), 349–363. https://doi.org/10.70512/tatho.v2i4.145
Salaeh, F. (2023). Reviving the legacy: The role of Islamic education in Pattani, South Thailand. SYAMIL: Jurnal Pendidikan Agama Islam (Journal of Islamic Education), 11(1), 39–59. https://doi.org/10.21093/sy.v11i1.5890