ANALISIS PENGGUNAAN MEDIA DIGITAL DALAM KEGIATAN STORYTELLING UNTUK MENDUKUNG KETERAMPILAN BERBAHASA SISWA DI SDN 127/1 PETAJEN
DOI:
https://doi.org/10.38048/jcm.v1i5.6934Keywords:
berbicara, keterampilan berbahasa, media digital, menyimak, storytellingAbstract
Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan penting dalam pembelajaran bahasa di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penggunaan media digital dalam kegiatan storytelling untuk mendukung keterampilan berbahasa siswa di SDN 127/1 Petajen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian adalah guru kelas II dan siswa kelas II sekolah dasar. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menggunakan video animasi dari YouTube dan media visual berbasis Canva dalam kegiatan storytelling. Media tersebut digunakan untuk menarik perhatian siswa, membantu siswa memahami isi cerita, serta mendorong siswa untuk menyimak, menjawab pertanyaan, dan menceritakan kembali cerita yang telah ditonton. Penggunaan media digital dalam storytelling terutama mendukung keterampilan menyimak dan berbicara siswa. Siswa tampak lebih fokus ketika menyimak cerita, lebih antusias menjawab pertanyaan, dan lebih percaya diri dalam menyampaikan kembali isi cerita. Kendala yang ditemukan meliputi keterbatasan perangkat pendukung, ketergantungan pada koneksi internet, dan perbedaan kompetensi digital guru. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media digital dalam kegiatan storytelling dapat menjadi alternatif pembelajaran bahasa yang menarik dan kontekstual di sekolah dasar, terutama jika didukung oleh kesiapan guru, fasilitas teknologi, dan desain aktivitas pembelajaran yang terarah.
References
Awalia, L. M., Pratiwi, I. A., & Kironoratri, L. (2021). Analisis penggunaan aplikasi pembelajaran daring terhadap minat belajar siswa di Desa Karangmalang. Jurnal Basicedu, 5(5), 3940–3949. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i5.1354
Azzahra, I. S. S., & Rostikawati, Y. (2022). Pengembangan model digitalisasi rekam jejak karya sastra siswa sekolah dasar berbasis flipbook. Diglosia: Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia, 6(2).
Fazliani, B., Maryono, M., & Khoirunnisa, K. (2024). Strategi guru dalam mengembangkan keterampilan berbicara peserta didik pada pembelajaran IPAS kelas V di sekolah dasar. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(11), 12682–12694. https://doi.org/10.54371/jiip.v7i11.6221
Hanum, L., Lassari, R. P., Rahma, S. A., Sutiasih, S., Zaitun, Z., & Marini, A. (2023). Upaya melestarikan kebudayaan Indonesia berbasis digital storytelling di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar dan Sosial Humaniora, 2(12), 1165–1672.
Kartika Sari, P., Arofatinajah, S., & Fajarianto, O. (2022). Development of digital comic on thematic learning to improve literature skills of 5th grade students in elementary school. JTP: Jurnal Teknologi Pendidikan, 24(1), 38–49. https://doi.org/10.21009/jtp.v24i1.23700
Meiyana, A. D., Khoirunnisa, Midasmara, I. D., Hafiza, & Sari, I. W. (2025). Strategi menghadapi rendahnya motivasi dan fokus belajar siswa pada pembelajaran IPAS di SDN 64/1 Muara Bulian. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 11(4), 300–310. https://doi.org/10.36989/didaktik.v11i04.8822
Moleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). Remaja Rosdakarya.
Iskandarwassid, & Sunendar, D. (2011). Strategi pembelajaran bahasa. Remaja Rosdakarya.
Permana, I., Saputri, O. E., & Azzahra, I. S. S. (2023). Penerapan media aplikasi Canva pada teks eksplanasi dengan menggunakan model project based learning pada siswa kelas XI SMA Negeri 4 Cimahi. Parole: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 6(5), 439–452. https://doi.org/10.22460/parole.v6i5.19713
Chumairoh, A. A. W., & Fradana, A. N. (2025). Penggunaan media audiovisual dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar. Cokroaminoto Journal of Primary Education, 8(2), 955–966. https://doi.org/10.30605/cjpe.8.2.2025.6362
Pratiwi, R. R. (2016). Penerapan metode storytelling untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas II SDN S4 Bandung. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 1(1), 199–207. https://doi.org/10.17509/jpgsd.v1i1.9074
Rahmawati, L., Sutarman, Aryani, R. A. I., & Ayatullah, R. (2023). Penggunaan digital storytelling dalam pengajaran speaking di SMPN 21 Mataram. Jurnal Ilmiah Pengabdian dan Inovasi, 2(2), 555–564. https://doi.org/10.57248/jilpi.v2i2.340
Sari, A. P., & Munir, M. (2024). Pemanfaatan teknologi digital dalam inovasi pembelajaran untuk meningkatkan efektivitas kegiatan di kelas. Digital Transformation Technology, 4(2), 977–983. https://doi.org/10.47709/digitech.v4i2.5127
Kardika, R. W., Rokhman, F., & Pristiwati, R. (2023). Penggunaan media digital terhadap kemampuan literasi multimodal dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(9), 6715–6721. https://doi.org/10.54371/jiip.v6i9.2307
Sugiyono. (2013). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Utami, D. A. R., Saputra, H. H., & Hakim, M. (2025). Identifikasi faktor penyebab rendahnya keterampilan berbicara siswa di SDN Barelantan Lombok Tengah tahun 2025. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(2), 111–122. https://doi.org/10.23969/jp.v10i02.25674
Wulandari, F., Widyaningrum, N., Sa’ida, N., & Masturoh, U. (2025). Meningkatkan kemampuan bahasa anak usia dini melalui pembelajaran multimedia interaktif berbasis AR dan VR. Academicus: Journal of Teaching and Learning, 4(1), 61–70. https://doi.org/10.59373/academicus.v4i1.86