PERAN GURU DALAM MENINGKATKAN MINAT DAN KEAKTIFAN BELAJAR SISWA MELALUI METODE DEMONSTRASI PADA PEMBELAJARAN IPA DI SMPN 2 BAJAWA
DOI:
https://doi.org/10.38048/jcm.v1i2.6796Keywords:
Keaktifan Belajar, Metode Demonstrasi, Minat Belajar, Peran GuruAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru dalam meningkatkan minat dan keaktifan belajar siswa melalui penerapan metode demonstrasi pada pembelajaran IPA di SMPN 2 Bajawa. Permasalahan yang ditemukan adalah rendahnya minat dan partisipasi siswa dalam pembelajaran IPA yang dipengaruhi oleh keterbatasan fasilitas, kurangnya penggunaan media pembelajaran, serta rendahnya motivasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru sebagai fasilitator, mediator, dan motivator sangat menentukan dalam menciptakan pembelajaran yang aktif dan bermakna. Penerapan metode demonstrasi terbukti mampu meningkatkan perhatian siswa, mendorong partisipasi aktif, serta membantu siswa memahami konsep IPA secara lebih konkret. Selain itu, interaksi dua arah antara guru dan siswa menjadi lebih intensif sehingga suasana pembelajaran lebih kondusif dan tidak lagi berpusat pada guru. Dengan demikian, optimalisasi peran guru melalui inovasi metode pembelajaran, khususnya metode demonstrasi, dapat menjadi strategi efektif untuk meningkatkan minat dan keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran IPA.
References
Andini, M. (2022). Pembelajaran berbasis demonstrasi untuk sains. Jurnal Inovasi Pembelajaran, 6(3), 65–80.
Asy’ari, M. (2019). Tujuan pembelajaran IPA di pendidikan dasar. Pustaka Edukasi.
Dalyono. (2009). Psikologi pendidikan. Rineka Cipta.
Fajar, D. (2024). Optimalisasi pembelajaran tatap muka pasca pandemi. Jurnal Pendidikan Masa Kini, 9(2), 130–145.
Firmansyah, T. (2020). Penggunaan media visual dalam pembelajaran. Jurnal Media Pembelajaran, 5(2), 134–142.
Gusra, S. M. (2022). Upaya meningkatkan hasil belajar IPA dengan metode demonstrasi pada siswa sekolah dasar. Dharmas Education Journal, 3(2), 238–247. https://doi.org/10.56667/dejournal.v3i2.803
Hsieh, P. A. J., & Cho, V. (2011). Comparing e-learning tools’ success: The case of instructor–student interactive vs. self-paced tools. Computers & Education, 57(3), 2025–2038. https://doi.org/10.1016/j.compedu.2011.05.002
Khotimah, N. U. (2025). Efektivitas metode demonstrasi dalam meningkatkan hasil belajar IPA. Wahana Didaktika, 17(1). https://doi.org/10.31851/wahanadidaktika.v17i1.2379
Lestari, Y. (2022). Keterampilan proses sains dalam pembelajaran IPA. Jurnal Ilmu Pendidikan, 12(4), 200–215.
Nugroho, T. (2021). Pengembangan media pembelajaran IPA berbasis IT. Alfabeta.
Permana, H. (2020). Kreativitas guru dalam pembelajaran. Citra Pustaka.
Prasetyo, E. (2023). Inovasi media pembelajaran untuk IPA. Jurnal Teknologi Pendidikan, 8(5), 99–110.
Rahma, A. (2023). Kurikulum pendidikan IPA: Konsep dan implementasi. Pelita Ilmu.
Santoso, H. (2021). Peran guru sebagai fasilitator dalam pembelajaran interaktif. Jurnal Pengajaran Modern, 15(3), 78–89.
Setiawan, R. (2019). Peran lingkungan belajar dalam motivasi siswa. Jurnal Pendidikan Lingkungan, 3(1), 45–55.
Suharto, B. (2020). Efektivitas metode demonstrasi pada pembelajaran IPA. Jurnal Pendidikan IPA, 7(2), 123–135.
Syafira, H. (2021). Peran guru sebagai motivator dalam meningkatkan minat belajar siswa.
Widodo, A. (2023). Metode demonstrasi dan peningkatan motivasi belajar siswa. Pena Buku.
Wibowo, A., et al. (2019). Pendidikan sepanjang hayat: Strategi dan implementasi. Graha Ilmu.
Yuliana, S. (2021). Komunikasi efektif antara guru dan siswa. Edu Publika.