PENDAMPINGAN MUSIK KREATIF DI UPTD SMPN SATAP 1 BAJAWA MENGHADAPI KETERBATASAN FASILITAS PENDUKUNG DAN KETERBATASAN JUMLAH SISWA
DOI:
https://doi.org/10.38048/jcm.v1i2.6755Keywords:
musik kreatif, pembelajaran seni musik, keterbatasan fasilitas, kreativitas siswaAbstract
Pembelajaran seni musik di sekolah sering menghadapi berbagai kendala, terutama keterbatasan fasilitas pendukung dan jumlah peserta didik yang relatif sedikit. Kondisi ini berpotensi menghambat proses pembelajaran serta pengembangan kreativitas dan kepercayaan diri siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pendampingan musik kreatif sebagai strategi adaptif guru dalam mengatasi keterbatasan fasilitas pembelajaran seni musik di UPTD SMPN Satap 1 Bajawa serta dampaknya terhadap kreativitas, motivasi, dan kepercayaan diri siswa. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan penelitian lapangan. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, dokumentasi, dan refleksi guru. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendampingan musik kreatif yang menekankan eksplorasi, improvisasi, dan pemanfaatan alat sederhana mampu menciptakan pembelajaran musik yang aktif dan bermakna. Keterbatasan fasilitas tidak menjadi penghambat utama, melainkan mendorong munculnya kreativitas, kerja sama, kepercayaan diri, serta motivasi belajar siswa. Dengan demikian, pendampingan musik kreatif dapat menjadi alternatif pembelajaran seni musik yang efektif, khususnya di sekolah dengan keterbatasan sarana dan prasarana.
References
Ardi, R., & Ekadayanti, W. (2024). Pengembangan bahan ajar musik berbasis kreativitas untuk meningkatkan motivasi belajar siswa sekolah dasar. Arus Jurnal Sosial dan Humaniora, 4(2), 884–894.
Astuti, N., & Rahman, A. (2022). Pembelajaran seni musik berbasis kontekstual di sekolah menengah pertama. Jurnal Pendidikan Seni, 12(1), 33–41.
Damayanti, L., & Susanto, H. (2021). Kreativitas siswa dalam pembelajaran musik melalui pendekatan eksploratif. Jurnal Seni Musik, 10(2), 97–105.
Gordon, E. E. (2021). Learning sequences in music: Skill, content, and patterns. GIA Publications.
Hadi, S., & Wulandari, D. (2023). Pembelajaran seni musik berbasis lingkungan sekolah. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 8(3), 211–219.
Hidayat, R., & Rohidi, T. R. (2021). Pembelajaran seni musik berbasis kreativitas di sekolah menengah. Jurnal Pendidikan Seni, 11(2), 85–94.
Iskandar, M., & Fitriani, L. (2020). Pembelajaran musik kreatif untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa SMP. Jurnal Pendidikan Musik, 9(1), 14–22.
Kemdikbudristek. (2022). Capaian pembelajaran mata pelajaran seni budaya. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Kemdikbudristek. (2023). Panduan pembelajaran seni budaya pada Kurikulum Merdeka. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Kodály, Z. (2020). The selected writings of Zoltán Kodály (reprint ed.). Boosey & Hawkes.
Lestari, P., & Nugroho, A. (2023). Pemanfaatan alat musik nonkonvensional dalam pembelajaran seni musik di sekolah. Jurnal Seni dan Pendidikan, 15(1), 45–54.
Mardiana, S., & Putra, A. (2024). Pendampingan seni musik berbasis kreativitas di sekolah daerah terpencil. Jurnal Pengabdian Pendidikan, 5(1), 12–21.
Nurhayati, E., & Ramadhan, F. (2022). Strategi pembelajaran musik pada sekolah dengan keterbatasan sarana. Jurnal Pendidikan Humaniora, 7(2), 144–152.
Prasetyo, B., & Putri, D. A. (2020). Pembelajaran musik kreatif sebagai strategi peningkatan motivasi belajar siswa SMP. Jurnal Pendidikan Musik, 9(2), 101–110.
Pratama, A., & Yuliana, R. (2021). Pembelajaran vokal dasar pada siswa sekolah menengah pertama. Jurnal Pendidikan Musik, 10(2), 63–71.
Putri, S. R., & Safrina, R. (2024). The application of the Kodály method in instilling children’s musicianship. Jurnal Penelitian Musik, 5(1), 1–10.
Rahmawati, I., & Hasanah, U. (2021). Pembelajaran seni musik berbasis praktik di sekolah menengah. Jurnal Ilmu Pendidikan, 13(3), 201–209.
Sari, M., & Wahyuni, E. (2024). Pendekatan musik kreatif dalam mengatasi keterbatasan sarana pembelajaran seni. Jurnal Pengabdian dan Inovasi Pendidikan, 4(1), 22–31.
Setiawan, D., & Kurniawan, A. (2022). Pengembangan kreativitas siswa melalui pembelajaran seni musik. Jurnal Pendidikan Kreatif, 6(2), 88–96.
Situmorang, R., & Lumbantoruan, J. (2023). Musik kreatif sebagai media penguatan karakter siswa. Jurnal Pendidikan Karakter, 5(2), 117–125.
Sudirman, A., & Purnomo, S. (2021). Pembelajaran musik berbasis aktivitas kelompok kecil. Jurnal Pendidikan Seni, 11(1), 55–63.
Sulastri, T., & Hendra, M. (2020). Pembelajaran ritme dan tempo pada siswa SMP. Jurnal Seni Musik, 9(1), 41–49.
Suryani, D., & Maulana, I. (2022). Inovasi pembelajaran seni budaya di sekolah menengah. Jurnal Pendidikan Inovatif, 4(2), 90–99.
Utami, R., & Fadillah, A. (2023). Pendampingan seni musik untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(1), 34–42.
Wibowo, H., & Ananda, R. (2024). Creative music learning in limited educational facilities. Journal of Arts Education, 7(1), 55–64.
Widodo, S., & Hartono, Y. (2021). Pembelajaran musik berbasis eksplorasi bunyi lingkungan. Jurnal Pendidikan Seni, 11(3), 133–142.
Yanti, N., & Lestari, D. (2020). Pembelajaran seni musik untuk pengembangan kreativitas siswa. Jurnal Pendidikan Dasar, 14(2), 99–107.
Yuliana, S., & Prabowo, D. (2022). Model pembelajaran musik kreatif di sekolah menengah pertama. Jurnal Pendidikan Seni dan Budaya, 6(1), 1–9.
Zainuddin, M., & Hakim, L. (2023). Strategi pembelajaran seni budaya di daerah dengan keterbatasan fasilitas. Jurnal Pendidikan Daerah, 5(2), 66–75.
Zubaidah, S., & Rahman, F. (2024). Creativity-based music education in secondary schools. International Journal of Music Education, 42(1), 89–98.