MENERAPKAN PEMBELAJARAN LOKAL YANG SEDERHANA UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS BELAJAR DI SEKOLAH DASAR
DOI:
https://doi.org/10.38048/jcm.v1i2.6582Keywords:
Local-based learning, simple learning, learning quality, elementary school, qualitative researchAbstract
Pembelajaran di sekolah dasar perlu dirancang secara kontekstual agar mampu meningkatkan kualitas belajar siswa. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melalui penerapan pembelajaran lokal yang sederhana dengan memanfaatkan lingkungan dan budaya setempat sebagai sumber belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pembelajaran lokal yang sederhana serta dampaknya terhadap kualitas belajar siswa di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang dilaksanakan di SD Bobou. Subjek penelitian meliputi guru kelas, kepala sekolah, serta pihak-pihak yang terlibat langsung dalam proses pembelajaran. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara. Data dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran lokal yang sederhana mampu meningkatkan kualitas belajar siswa dari aspek kognitif, afektif, dan psikomotor. Pembelajaran yang memanfaatkan lingkungan sekitar dan benda-benda sederhana membuat siswa lebih mudah memahami materi, lebih aktif dalam proses pembelajaran, serta menunjukkan sikap positif terhadap belajar dan lingkungan. Meskipun terdapat kendala seperti perbedaan kemampuan siswa dan keterbatasan waktu perencanaan pembelajaran, penerapan pembelajaran lokal yang sederhana tetap dinilai efektif dan relevan untuk diterapkan di sekolah dasar. Dengan demikian, pembelajaran lokal yang sederhana dapat dijadikan sebagai alternatif strategi pembelajaran untuk meningkatkan kualitas belajar siswa sekolah dasar.
References
Arifin, Z. (2020). Pengembangan Pembelajaran Kontekstual di Sekolah Dasar. Bandung: Alfabeta.
Aulia, N. D., Pratiwi, A., Nuri, A. Y., Rahmah, R., Nasution, A. M., & Yusnaldi, E. (2025). Integrasi Kearifan Lokal dalam Pembelajaran IPS di SD Untuk Membentuk Karakter Cinta Budaya. Education Achievement: Journal of Science and Research, 29-39. https://www.pusdikra-publishing.com/index.php/jsr/article/view/2232
Etika, A. D., Setiadi, A. E., & Qurbaniah, M. (2024). Meta Analisis Media Pembelajaran Biologi Berbasis Potensi Lokal terhadap Hasil Belajar Siswa. SAP (Susunan Artikel Pendidikan), 9(1), 28-35. http://dx.doi.org/10.30998/sap.v9i1.22240
Fahrieyah, L. (2024). Pembelajaran Kontekstual Dalam Pendidikan Islam. Jurnal Ilmiah Multidisipin, 2(2), 95-103. http://ejournal.lumbungpare.org/index.php/jim/article/view/198
Hidayah, H., Suwarningsih, T., Judijanto, L., Janah, R., Pujowati, M., Apriyanto, A., ... & Efitra, E. (2025). Strategi Pembelajaran di Sekolah Dasar. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.
Imaduddin, I., & Sundi, V. H. (2024). Penggunaan Bahan Ajar Tematik Berbasis Kearifan Lokal Guna Meningkatkan Semangat Belajar Siswa. SEMNASFIP. https://jurnal.umj.ac.id/index.php/SEMNASFIP/article/view/23655
Kemendikbud. (2022). Panduan Implementasi Kurikulum Merdeka. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Kemendikbudristek. (2022). Panduan Implementasi Kurikulum Merdeka. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Kurniawan, F., & Fitri, M. (2021). Penerapan Model Pembelajaran Kontekstual Berbasis Kearifan Lokal untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa. Jurnal Pendidikan Dasar Fajar, 2(1), 1-10.
Laana, D. L. (2025). Pendekatan Sistematis Dalam Administrasi Dan Manajemen Kurikulum Untuk Mencapai Pembelajaran Holistik. Inculco Journal of Christian Education, 5(1), 47-60. https://www.e-journal.stakanakbangsa.ac.id/index.php/ijce/article/view/234
Lestari, N. (2021). Integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 9(2), 112–121.
Mea, F. (2024). Peningkatan efektivitas pembelajaran melalui kreativitas dan inovasi guru dalam menciptakan kelas yang dinamis. Inculco Journal of Christian Education, 4(3), 252-275. https://www.e-journal.stakanakbangsa.ac.id/index.php/ijce/article/view/190
Muhartini, M., Mansur, A., & Bakar, A. (2023). Pembelajaran kontekstual dan pembelajaran problem based learning. Lencana: Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan, 1(1), 66-77. https://ejurnal.politeknikpratama.ac.id/index.php/Lencana/article/view/881
Mulyati, M. (2019). Menciptakan pembelajaran menyenangkan dalam menumbuhkan peminatan anak usia dini terhadap pelajaran. Alim, 1(2), 277-294.
Murwani, G. G. (2022). Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Permainan Tradisional Suka Pin Baru Untuk Kelas V (Doctoral dissertation, Universitas Islam Sultan Agung). http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/27189
No, J. R. M. (2023). Pendidikan Karakter Melalui Pembelajaran Hybrid Berbasis Kearifan Lokal Untuk Mengembangkan Potensi Siswa. Journal on Education, 6(01), 1102-1110. https://www.academia.edu/download/103753277/2589.pdf
Pantiwati, Y., Kurniawan, R., & Handayani, N. (2021). Contextual Teaching and Learning (CTL) dan Penguatan Nilai-Nilai Kearifan Lokal dalam Pembelajaran Biologi. Jurnal Inovasi Pendidikan Sains, 12(1), 15-25.
Pujaningtyas, S. W., Kartakusumah, B., & Lathifah, Z. K. (2019). Penerapan Model Experiential Learning Pada Sekolah Alam untuk Menciptakan Pembelajaran Yang Menyenangkan. Tadbir Muwahhid, 3(1), 40-52.
Putra, G. I., & Nurcahyo, H. (2023). Integrasi Nilai Budaya dalam Kurikulum Pendidikan: Upaya Mencegah Erosi Identitas Lokal di Era Digital. Jurnal Kajian Pendidikan dan Kebudayaan, 9(1), 45-60.
Qudwatullathifah, R. N., Nugraha, T. A., & Miftahurrohmah, C. (2025). Strategi Guru Dalam Menginternalisasi Nilai-Nilai Kearifan Lokal Untuk Penguatan Karakter Siswa Sekolah Dasar. Prima Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 6(1), 20-28. https://e-journal.uniflor.ac.id/index.php/JPM/article/view/5235
Rizqi, M. (2023). Perubahan Sosial Budaya Dalam Modernisasi Dan Teknologi Dipandang Dari Proses Belajar. Jurnal Dinamika Sosial Budaya, 25(2), 233-239. https://journals.usm.ac.id/index.php/jdsb/article/download/7304/3693
Sarumaha, M., Telaumbanua, K., & Harefa, D. (2024). Pendidikan berbasis kearifan lokal Nias Selatan: Membangun identitas budaya pada generasi muda. Jurnal Education and Development, 12(3), 663-668. https://journal.ipts.ac.id/index.php/ED/article/view/6585
Sudarmin. (2015). Education for Sustainable Development untuk Pembelajaran Sains Berbasis Kearifan Lokal. Semarang: UNNES Press.
Suryana, D. (2018). Pendidikan Anak Usia Dini Berbasis Kearifan Lokal. Jakarta: Kencana.
Susanti, L. (2019, February). Pengembangan Kreativitas Siswa Melalui Potensi Budaya Lokal dalam Pembelajaran Seni Tari. In Prosiding Seminar Nasional Program Pascasarjana Universitas PGRI Palembang.
Wahyuni, A. (2024). Media pembelajaran berbasis kebudayaan lokal pada pembelajaran anak usia dini. Kiddo: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 743-753. https://ejournal.iainmadura.ac.id/index.php/kiddo/article/view/12929
Widiastuti, S. (2012). Pembelajaran proyek berbasis budaya lokal untuk menstimulasi kecerdasan majemuk anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak 1(1) https://journal. uny. ac. id/v3/jpa
Zahwa, F. A., & Syafi’i, I. (2022). Pemilihan pengembangan media pembelajaran berbasis teknologi informasi. Equilibrium: Jurnal Penelitian Pendidikan Dan Ekonomi, 19(01), 61-78. http://journal.uniku.ac.id/index.php/Equilibrium/article/view/3963
Zuriah, N., Sunaryo, H., & Yusuf, N. (2016). IbM guru dalam pengembangan bahan ajar kreatif inovatif berbasis potensi lokal. Jurnal Dedikasi, 13.