TANTANGAN GURU DALAM MENGINTEGRASIKAN MODEL PEMBELAJARAN DEEP LEARNING DI SDK NGEDUKELU

Authors

  • Melania Tuna STKIP Citra Bakti
  • Theresia Avila Menge Lelo STKIP Citra Bakti
  • Valentina Yunita Rey STKIP Citra Bakti
  • Yohanes Berchmans Walona STKIP Citra Bakti
  • Yosefina Uge Lawe STKIP Citra Bakti

DOI:

https://doi.org/10.38048/jcm.v1i1.6498

Keywords:

Deep Learning, Kompetensi Guru, Sekolah Dasar, Kurikulum Merdeka

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi pembelajaran deep learning di SDK Ngedukelu, Kabupaten Ngada, serta mengidentifikasi pemahaman guru, praktik pembelajaran, dan hambatan yang dihadapi dalam penerapannya. Pembelajaran deep learning menekankan proses berpikir tingkat tinggi melalui aktivitas analisis, refleksi, dan pengaitan konsep dengan situasi nyata. Pendekatan ini mendukung orientasi Kurikulum Merdeka yang berfokus pada pengembangan kompetensi dan kemandirian belajar siswa. Namun, penerapannya di sekolah dasar yang berada pada konteks geografis dan sarana terbatas masih menyisakan berbagai tantangan.

Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik wawancara, observasi kelas, dan analisis dokumen pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki pemahaman dasar mengenai konsep deep learning, tetapi belum mampu menerapkannya secara utuh dalam pembelajaran. Proses belajar masih didominasi metode ceramah, aktivitas eksploratif siswa terbatas, dan asesmen autentik belum diterapkan secara konsisten. Hambatan utama meliputi minimnya pelatihan praktis, keterbatasan fasilitas belajar, serta beban administrasi yang cukup tinggi sehingga mengurangi waktu guru dalam merancang pembelajaran mendalam. Temuan ini menegaskan perlunya peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan aplikatif dan pendampingan berkelanjutan agar pembelajaran deep learning dapat diterapkan lebih optimal. Dukungan sekolah dalam penyediaan sumber belajar dan lingkungan belajar yang kondusif juga menjadi faktor penting.

References

Anggrayni, P., Rahayu, S., Wawo, A., & Lede, M. (2025). Analisis kompetensi guru dalam merancang pembelajaran deep learning pada Kurikulum Merdeka. Jurnal Pengembangan Profesi Pendidik, 4(1), 1–18.

Biggs, J. (1999). What the student does: Teaching for enhanced learning. Higher Education Research & Development, 18(1), 57–75. https://doi.org/10.1080/0729436990180105

Giyanto, B. (2023). Implementasi kebijakan komunitas belajar dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Jurnal Penyuluhan Administrasi Publik, 7(2).

Hasanah, U., & Pujiati, D. (2023). Tantangan guru sekolah dasar dalam implementasi pembelajaran deep learning. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 9(3), 201–214.

Hattie, J., & Donoghue, G. (2016). Learning strategies: A synthesis and conceptual model. npj Science of Learning, 1, 16013. https://doi.org/10.1038/npjscilearn.2016.13

Jamilatun, N., & Faruq, A. (2023). Mindful, meaningful, and joyful learning: Model deep learning untuk siswa sekolah dasar. Jurnal Inovasi Pembelajaran SD, 5(1), 45–60.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. (2025). Naskah akademik pembelajaran mendalam

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. (2025). Pembelajaran mendalam

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. (2025). Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2025

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Panduan pembelajaran dan asesmen pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah

Lestari, T., & Wahyuningtyas, D. T. (2023). Analisis penerapan asesmen autentik dalam Kurikulum Merdeka Belajar di sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(1), 45–60.

Marton, F., & Säljö, R. (1976). On qualitative differences in learning: I—Outcome and process. British Journal of Educational Psychology, 46(1), 4–11. https://doi.org/10.1111/j.2044-8279.1976.tb02980

Mutmainnah, S., Adrias, A., & Zulkarnaini, M. (2024). Deep learning approach to improve conceptual understanding in primary mathematics learning. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 12(2), 115–130.

Nurdiana, L. (2025). Implementasi pembelajaran deep learning di sekolah dasar: Pendekatan reflektif dan kontekstual. Pustaka Pendidikan Nusantara.

Rahmawati, Y., Mu’ti, A., Suyanto, & Herianingtyas, N. L. R. (2025). Pembelajaran mendalam: Transformasi pembelajaran menuju pendidikan bermutu. Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan, 18(1). https://doi.org/10.24832/jpkp.v18i1.1281

Rohim, D., & Rigianti, H. A. (2023). Hambatan guru kelas IV dalam mengimplementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 7(5), 2801–2814.

Sucipto, S., & Sukri, M. (2024). Tantangan implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar: Systematic literature review. Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 12(1). https://doi.org/10.20961/jkc.v12i1.84353

Syoleha, I. (2025). Peran komunitas belajar dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Journal of Inclusive Education and Public Policy, 1(1).

Zebua, E. N. K. (2024). Analisis prinsip dan peran asesmen autentik pada proses pembelajaran Kurikulum Merdeka. Edukasi: Jurnal Pendidikan, 2(1).

Downloads

Published

2026-01-01