STRATEGI PEMBELAJARAN KREATIF DALAM PENDIDIKAN INKLUSI DI JENJANG SEKOLAH DASAR
DOI:
https://doi.org/10.38048/jpicb.v2i2.3890Keywords:
Inklusi, Kreatif, PembelajaranAbstract
Artikel ini bertujuan untuk memberikan penjelasan tentang metode kreatif untuk pendidikan inklusi, khususnya untuk siswa di Sekolah Dasar Luar Biasa Negeri Sukoharjo yang memprioritaskan keterampilan motorik dan kemampuan untuk berinteraksi dengan orang lain. Data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi, dan metode kualitatif digunakan untuk menyusun artikel ini. Tinjauan pustaka adalah dasar analisis proses. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru dapat menggunakan strategi pembelajaran yang kreatif untuk meningkatkan penggunaan materi pembelajaran, sasaran, alat, metode, evaluasi, dan lingkungan pembelajaran siswa, berbagai strategi pembelajaran dapat digunakan oleh siswa ABK di tingkat dasar, termasuk pengajaran remedial, deduktif, induktif, heuristik, ekspositori, klasikal, kooperatif, dan perubahan perilaku. Disarankan kepada guru untuk mengeksplorasi media pembelajaran bagi siswa dengan kebutuhan khusus seperti teka-teki.
This article aims to provide an explanation of creative methods for inclusive education, especially for students at the Sukoharjo State Special Elementary School who prioritize motor skills and the ability to interact with other people. Data was collected through interviews and observations, and qualitative methods were used to compile this article. Literature review is the basis of process analysis. The findings from this study indicate that educators have the potential to enhance the utilization of educational resources, objectives, tools, techniques, assessments, and learning atmospheres through the implementation of innovative teaching methods. Diverse instructional approaches, ranging from remedial and deductive to inductive and heuristic techniques, can be employed to accommodate elementary-level students with special needs. Collaborative learning, behavior modification, and other methods are also beneficial. Moreover, it is suggested that teachers explore alternative learning aids like puzzles to cater to the unique needs of these students.
References
Agustin, S. (2022). Pengembangan Teknik Ligapo untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kreatif Siswa Inklusi pada Pembelajaran Tematik Sekolah Dasar. Edudikara: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 7(1), 43–52. https://doi.org/10.32585/edudikara.v7i1.276
Amalia, G., Ramadhani, N., Novitasari, S., & Rostika, D. (2024). Strategi Pendidikan Inklusi Agar Menciptakan Pembelajaran Inovatif di Jenjang Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(3), 32007–32012. https://doi.org/10.31004/jptam.v7i3.12227
Amalia, N. (2015). Penerapan Strategi Pembelajaran Everyone Is a Teacher Here Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Ips Kelas Iv Sd Negeri I Tempursari Klaten Tahun 2013 / 2014. Profesi Pendidikan Dasar, 1(1), 63–70.
Angreni, S., & Sari, R. T. (2022). Analisis Pembelajaran Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Dasar Inklusi Kota Padang. Jurnal Cakrawala Pendas, 8(1), 94–102. http://dx.doi.org/10.31949/jcp.v6i1.3487
Dinatha, N.M., Qondias, D., Laksana, D.N.L., Dhena, G.V.A., Meme, Y.O. (2024). Science Learning Strategies in Elementary Schools. International Journal of Instructions and Language Studies, 1(2), 25-34. https://doi.org/10.25078/ijils.v1i2.3190
Haug, P. (2017). Understanding inclusive education: ideals and reality. Scandinavian Journal of Disability Research, 19(3), 206–217. https://doi.org/10.1080/15017419.2016.1224778
Ismawati, I. (2020). Peningkatan Hasil Belajar Pada Pembelajaran Tematik Terpadu Pada Muatan Bahasa Indonesia Dengan Menggunakan Model Kooperatif Tipe Make a Match di Kelas IV SDN 3/IX Senaung. Jurnal Literasiologi, 3(2), 14–27. https://doi.org/10.47783/literasiologi.v3i2.88
Mareza, L. (2018). Strategi dan Model Pembelajaran Seni Rupa bagi Anak Berkebutuhan Khusus. Psychopolytan, 1(2), 86–97.
Meilyani, Adawiyah Nasution, M., & Rizki Wandani, R. (2023). Karakteristik Mata Pelajaran Seni Budaya Dan Keterampilan (SBK). Journal Of Social Science Research, 3(4), 4476–4486.
Minsih, M., & D, A. G. (2018). Peran Guru Dalam Pengelolaan Kelas. Profesi Pendidikan Dasar, 1(1), 20. https://doi.org/10.23917/ppd.v1i1.6144
Muhafidin, M. (2016). Pembelajaran Membaca Pemahaman Pada Siswa Kelas V SD Negeri 1 Cidempet Kecamatan Arahan Kabupaten Indramayu. Profesi Pendidikan Dasar, 3(1), 66–70. https://doi.org/10.23917/ppd.v3i1.2030
Mustaqim, R. (2024). Manajemen Pendidikan Yang Mengakomodasi Anak Berkebutuhan Khusus Melalui Pendekatan Holistik. Jurnal Pendidikan Inklusi Citra Bakti, 2(1), 21–31. https://doi.org/10.38048/jpicb.v2i1.3495
Puspita, B. (2024). Evaluasi Pembelajaran Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Inklusi Citra Bakti, 2(1), 55–63. https://doi.org/10.38048/jpicb.v2i1.3236
Putri, S. A., Julita, F. F., Sari, R. R., Yana, D., Fitri, D.Y.A., Wismanto. (2024). Metode Pengajaran Kreatif Dalam Pendidikan Inklusi di Tingkat Madrasah Ibtidaiyah. Harmoni Pendidikan: Jurnal Ilmu Pendidikan, 1(2), 127–134. https://doi.org/10.62383/hardik.v1i2.191
Qondias, D., Arnyana, I. B. P., Dantes, N., Lasmawan, W. (2022). Designing Multicultural Problem-Based Learning Model in 2013 Curriculum. In Proceedings of the 5th International Conference on Learning Innovation and Quality Education (ICLIQE '21). Article 63, 1–4. https://doi.org/10.1145/3516875.3516950
Qondias, D., Dhiu, K., Dinatha, N., Mere, V., Wea, H., & Weti, M. (2024). Pendampingan Permainan Edukatif Untuk Membentuk Keterampilan Sosial Anak Usia Dini. Alamtana: Jurnal Pengabdian Masyarakat UNW Mataram, 5(1), 1-9. Retrieved from https://ejournalunwmataram.org/index.php/jaltn/article/view/2172
Sari, D. (2015). Pembelajaran Remedial terhadap Kemampuan Menulis Permulaan Anak Autis. Jurnal Pendidikan Khusus, 7(3), 2–3.
Septiari, D. P. A., & Wijaya, I. K. W. B. (2023). Mengembangkan Literasi Humanistik Siswa Sekolah Dasar Melalui Pembelajaran IPA. Dharmas Education Journal (DE_Journal), 4(1), 119–126. https://doi.org/10.56667/dejournal.v4i1.930
Suastika, I. N. (2022). Implementasi Kurikulum 2013 (Idealisme dan Tantangan Membangun Kualitas Pendidikan). Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha, 10(2), 291–300. https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJPP/article/view/46959
Wulandari, R. S., & Hendriani, W. (2021). Kompetensi Pedagogik Guru Sekolah Inklusi di Indonesia (Suatu Pendekatan Systematic Review). Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran, 7(1), 143. https://doi.org/10.33394/jk.v7i1.3152
Yasa, R. B., & Julianto, J. (2018). Evaluasi Penerapan Pendidikan Inklusi di Sekolah Dasar di Kotamadya Banda Aceh dan Kabupaten Pidie. Gender Equality: International Journal of Child and Gender Studies, 3(2), 120–135. https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/equality/article/view/3448
Yunaini, N. (2021). Model Pembelajaran Anak Berkebutuhan Khusus Dalam Setting Pendidikan Inklusi. Journal Of Elementary School Education (JOESE), 1(1), 18–25. https://doi.org/10.52657/jouese.v1i1.1326
Yustiana, S., & Ulia, N. (2019). Pengembangan Instrumen Penilaian Diri Berbasis Pembelajaran Kontekstual. Profesi Pendidikan Dasar, 1(2), 179–188. https://doi.org/10.23917/ppd.v1i2.8998





