PENDIDIKAN INKLUSIF TERHADAP PENYANDANG DISABILITAS DI SLB NEGERI KELEYAN BANGKALAN
DOI:
https://doi.org/10.38048/jpicb.v2i2.3876Keywords:
Anak Berkebutuhan Khusus, Pendidikan InklusifAbstract
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana Pendidikan inklusif di Sekolah Luar Biasa Negeri Keleyan Bangkalan yang mencakup analisis terhadap upaya yang telah dilakukan dan tantangan yang masih dihadapi untuk mengintegrasikan siswa penyandang disabilitas sepenuhnya dalam sistem pendidikan. Ini melibatkan evaluasi terhadap strategi pendidikan, fasilitas yang tersedia, serta kesadaran dan penerimaan sosial terhadap penyandang disabilitas. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif. Adapun dalam pengumpulan data peneliti menggunakan teknik pengumpulan data dengan melakukan wawancara dan observasi. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendidikan inklusif di SLB Negeri Keleyan Bangkalan ini telah membuat langkah signifikan dalam menyediakan akses pendidikan yang lebih adil dan inklusif bagi anak-anak penyandang disabilitas, termasuk tunanetra dan tunarungu. Melalui penyediaan fasilitas dan sumber daya khusus yang memenuhi kebutuhan belajar siswa penyandang disabilitas, sekolah telah berupaya memastikan bahwa setiap siswa memiliki kesempatan yang sama untuk belajar dan mengembangkan potensi mereka.
References
Afriani, A. B., Wilmanda, G., & Gamaradika, A. J. (2023). Difabel di Pusat: Artificial Intelligence dan Bazar Platform sebagai Medium Inklusif Sistem Edukasi. Prosiding Seminar Nasional Kemahasiswaan, 1(1), 1–9.
Andry B, A. (2023). Pentingnya Pendidikan Inklusif: Menciptakan Lingkungan Belajar yang Ramah Bagi Semua Siswa. Jurnal Kajian Pendidikan Dan Psikologi, 1(1), 12–19. https://doi.org/10.61397/jkpp.v1i1.10
Ardhika, R., & Syaifudin, M. (2022). Analisis Kebijakan Pemerintah Mengenai Sekolah Inklusif. Jurnal Inovasi Penelitian, 3(8), 7255-7258. https://doi.org/10.47492/jip.v3i8.2394
Asmara, T. L., Astutik, D., & Nurhadi. (2024). Strategi Sma Luar Biasa Negeri Temanggung Dalam Membangun Konsep Diri Positif Peserta Didik Penyandang Disabilitas Melalui Komunikasi Persuasif. Jurnal Pendidikan Inklusi Citra Bakti, 2(1), 32–44. https://doi.org/10.38048/jpicb.v2i1.3504
Azizah, S. A., Usman, A., Fauzi, M. A. R., & Rosita, E. (2023). Analisis Gaya Belajar Siswa dalam Menerapkan Pembelajaran Berdeferensiasi. Jurnal Teknologi Pendidikan, 1(2), 12. https://doi.org/10.47134/jtp.v1i2.74
Desa, M. V. (2022). Efektivitas Penerapan Model Komunikasi Total Bagi Anak Tunarungu di Bhakti Luhur. Jurnal Pelayanan Pastoral, 3(2), 120–126.
Dewi, D. P. (2018). Asesmen sebagai upaya tindak lanjut kegiatan identifikasi terhadap anak berkebutuhan khusus. Wahana, 70(1), 17–24.
Haris, H. and Khairuddin, K. F. (2021). Pelaksanaan Pedagogi Inklusif bagi Murid Berkeperluan Khas Masalah Pembelajaran. Malaysian Journal of Social Sciences and Humanities (MJSSH), 6(2), 197-210. https://doi.org/10.47405/mjssh.v6i2.666
Haryemi, I., & Harsiwi, N. E. (2023). Analisis Fasilitas Dan Kegiatan Pembelajaran Siswa Di SLB Negeri Keleyan. Jurnal Ilmiah dan Karya Mahasiswa, 1(3), 73–86. https://doi.org/10.54066/jikma.v1i3.378
Husna, F., Yunus, N. R., & Gunawan, A. (2019). Hak Mendapatkan Pendidikan Bagi Anak Berkebutuhan Khusus dalam Dimensi Politik Hukum Pendidikan. SALAM: Jurnal Sosial Dan Budaya Syar-I, 6(2), 207–222.
Isroini, S. P., & Harsiwi, N. E. (2024). Mengenal Anak Berkebutuhan Khusus: Proses Pembelajaran Anak Tuna Grahita Di SLB B Dan C Karya Bhakti Surabaya. Jurnal Pendidikan Inklusi Citra Bakti, 2(1), 75-83. https://doi.org/10.38048/jpicb.v2i1.3820
Lisyawati, E., Halimah, N., Khairunnisa, K., & Mulyanto, A. (2023). Optimalisasi Pengelolaan Pendidikan Inklusif. EduInovasi: Journal of Basic Educational Studies, 4(1), 671-687. https://doi.org/10.47467/edui.v4i1.5759
Lukman, F. I. (2022). Perancangan Learning Center Khusus Anak Penyandang Autisme dengan Pendekatan Arsitektur Perilaku di Kota Yogyakarta (PhD Thesis, Universitas Atma Jaya Yogyakarta). Universitas Atma Jaya Yogyakarta.
Maciver, D., Rutherford, M., Arakelyan, S., Kramer, J. M., Richmond, J., Todorova, L., & Finlayson, I. (2019). Participation of children with disabilities in school: A realist systematic review of psychosocial and environmental factors. PloS one, 14(1), 27-38.
Ndoya, M. K., Dhera, M. M., Awu, Y., & Nono, U. (2023). Efektivitas Pelatihan Bagi Guru Untuk Meningkatkan Kemampuan Identifikasi Anak Berkebutuhan Khusus Di Sekolah Inklusi. Jurnal Pendidikan Inklusi Citra Bakti, 1(1), 50–59. https://doi.org/10.38048/jpicb.v1i1.2104
Puspita, B. (2024). Evaluasi Pembelajaran Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Inklusi Citra Bakti, 2(1), 55–63. https://doi.org/10.38048/jpicb.v2i1.3236
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Tomlinson, C. A., & Strickland, C. A. (2005). Differentiation in practice: A resource guide for differentiating curriculum, grades 9-12. ASCD.
Una, L. M. W., Beku, V. Y., Soro, V. M., & Laksana, D. N. L. (2023). Pendekatan Layanan Pendidikan Bagi Anak Berkebutuhan Khusus. Jurnal Pendidikan Inklusi Citra Bakti, 1(2), 148–158. https://doi.org/10.38048/jpicb.v1i2.2133
Wijaya, M. M., & Supriyono, S. (2022). Pengembangan Pendidikan Inklusi: Argumentasi dan Tantangan Di Era Modern. MIMIKRI, 8(2), 415–431.
Zahra, L. (2023). Membangun masyarakat inklusi (Strategi Komunikasi Pemerintah Kota Yogyakarta dalam Meningkatkan Kesadaran Masyarakat terhadap Disabilitas Intelektual). Jurnal Representamen, 9(1), 9-17. https://doi.org/10.30996/representamen.v9i01.7487





