KEBERLANJUTAN PENDIDIKAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DITINJAU DARI ANAK YANG MENGALAMI ADHD
DOI:
https://doi.org/10.38048/jpicb.v3i2.3831Keywords:
Attention Deficit Hyperactivity Disorder, Keberlanjutan Pendidikan, Kendala Pendidikan, Upaya PendidikanAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeksripsikan bagaimana keberlanjutan pendidikan anak berkebutuhan khusus yaitu Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD), kendala keberlanjutan pendidikan anak berkebutuhan khusus, upaya menindaklanjuti anak ADHD di MI Nashrul Fajar Semarang serta pengetahuan tambahan mengenai karakteristik fisik anak ADHD, pelatihan anak ADHD, kendala keberlanjutan anak ADHD, psikoterapi anak ADHD, serta upaya untuk menindaklanjuti anak ADHD. Subjek penelitian ini adalah guru kelas pengampu anak berkebutuhan khusus kelas IV MI Nashrul Fajar Semarang. Metode penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan wawancara dan observasi. Jenis pendekatan penelitian kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dengan program pembelajaran khusus ABK, maka pembelajaran ABK dapat lebih baik, akan tetapi faktor penghambat yaitu tidak adanya guru yang secara khusus untuk mengani anak ABK. Faktor penyebabnya yaitu kurangnya kesadaran orang tua, tidak terjalinnya hubungan sekolah dengan sekolah SLB. dan kurangnya kesediaan guru dalam bidang ABK untuk mengajar. Upaya yang dilakukan untuk keberlanjutan pendidikan yaitu memberikan kesadaran bagi guru, orang tua dan masyarakat akan pentingnya pendidikan untuk anak ABK.
References
Abidin, M. (2023). Analysis of hyperactive child behavior and handling efforts in education. Al-ltizam: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 8(1), 25-46.
Arsida, N & Suryadi. (2017). Kajian keberlanjutan pendidikan anak berkebutuhan khusus ditinjau dari karakteristik fisik daerah dan sosial masyarakat di daerah tertinggal kecamatan ranah batahan kabupaten pasaman barat. Jurnal Counseling Care, 1(2), 78-89.
Avrilly, C., Kusmawati, A., Nurdiani, K. A., & Aqilah, R. (2024). Analisis pola asuh orang tua dalam penanganan anak ADHD: (attention deficit hyperactivity disorder). Concept: Journal of Social Humanities and Education, 3(1), 248-252.
Fakhiratunnisa, S. A., Pitaloka, A. A. P., & Ningrum, T. K. (2022). Konsep dasar anak berkebutuhan khusus. Masaliq, 2(1), 26–42. https://doi.org/10.58578/masaliq.v2i1.83
Fauzan, H. N., Francisca, L., Asrini, V. I., Fitria, I., & Firdaus, A. A. (2021). Sejarah pendidikan anak berkebutuhan khusus (abk) menuju inklusi. Pensa, 3(3), 496-505.
Hafiansyah, M. B., & Rasyidina, Y. G. (2024). Identifikasi anak berkebutuhan khusus dan cara penanganan guru kepada anak berkebutuhan khusus serta kebijakan kepala sekolah. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 2(1), 16-16.
Hanifah, N., Magfiroh, N. H., & Assa’diy, A. A. (2024). Analisa efektivitas metode montessori terhadap kemampuan atensi anak ADHD. Aulad: Journal on Early Childhood, 7(2), 434-444.
Jaya, H., Hambali, M., & Fakhrurrozi, F. (2023). Transformasi pendidikan: peran pendidikan berkelanjutandalam menghadapi tantangan abad ke-21. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, 6(4), 2416–2422.
Karlenata, H., & Mutiara, Z. T. (2024). Pembelajaran pada anak adhd. EJIP: Educational Journal of Innovation and Publication, 3(1), 37-51.
Mauliddiyah, I & Permata, S.D. (2025). Strategi pembelajaran untuk anak berkebutuhan khusus disekolah dasar inklusif. Jurnal Pendidikan Inklusi Citra Bakti, 3(1), 33–41. https://doi.org/10.38048/jpicb.v3i1.4841
Megaputri, R. A., & Rusmawan. (2023). Analisis pendidikan inklusi sebagai tempat pembelajaran terhadap anak penyandang ADHD di sekolah inklusi yogyakarta. Jurnal Pendidikan Inklusi Citra Bakti, 1(1), 117–121. https://doi.org/10.38048/jpicb.v1i1.2209
Ningrum, S. P., & Rusmawan. (2023). Analisa kendala guru dalam menghadapi anak berkebutuhan khusus attention deficit hyperactivity disorder di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Inklusi Citra Bakti, 1(2), 159–166. https://doi.org/10.38048/jpicb.v1i2.2409
Nuwa, A. A., Ngadha, C., Longa, V. M., Una, Y., & Wau, M. P. (2023). Mengenali dan memahami karakteristik pada anak berkebutuhan khusus di tingkat sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Inklusi Citra Bakti, 1(2), 191–202. https://doi.org/10.38048/jpicb.v1i2.2117
Qondias, D., Bhaghi, F. N., & Anastasia Azi. (2025). Analisis kesulitan belajar pada anak berkebutuhan khusus pada sekolah luar biasa negeri bajawa. Jurnal Pendidikan Inklusi Citra Bakti, 3(1), 102–115. https://doi.org/10.38048/jpicb.v3i1.5604
Rafitaka, A., Karini, S. M., & Supratiwi, M. (2018). Pengaruh pelatihan brain gym terhadap peningkatan kemampuan konsentrasi pada anak adhd. Jurnal Psikohumanika, 10(2), 1-14. http://psikohumanika.setiabudi.ac.id/index.php
Rosyad, A., & Tarihoran, N. A. (2022). Model dan strategi pembelajaran anak adhd (attention deficit hyperactivity disorder). Journal of Innovation Research and Knowledge, 2(3), 591-600.
Saputri, M. A., Widianti, N., Lestari, S. A., & Hasanah, U. (2023). Ragam anak berkebutuhan khusus. Childhood Education: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 38-53.
Silitonga, T., Purba, Y., Munthe, H., & Herlina, E. S. (2023). Karakteristik anak berkebutuhan khusus. Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 2(3), 11155-11179.
Suradi, F. M., Prasetyo, T., & Rasmitadila, R. (2022). Pelayanan belajar bagi anak ADHD selama pembelajaran daring di sekolah dasar inklusif. Buletin Ilmiah Pendidikan, 1(1), 1-10.
Susanto, B. D., & Sengkey, L. S. (2016). Diagnosis dan penanganan rehabilitasi medik pada anak dengan attention deficit hyperactivity disorder. Jurnal Biomedik: JBM, 8(3), 51-64
Syifa, D., Rahayu, G. A., Marshanda, S., & Muna, N. R. (2024). Mengenal anak berkebutuhan khusus: autisme dan adhd. ALMURTAJA: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 3(1), 14-22.
Ulpa, M., & Selian, S. N. (2025). Peran guru dalam mengembangkan strategi pembelajaran untuk anak adhd. Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 4(3), 5866-5877.
Wijaya, D. S. (2025). Attention deficit hyperactivity disorder (ADHD) pada anak. Jurnal Medika Hutama, 6(3), 4217-4222.





