STRATEGI SMA LUAR BIASA NEGERI TEMANGGUNG DALAM MEMBANGUN KONSEP DIRI POSITIF PESERTA DIDIK PENYANDANG DISABILITAS MELALUI KOMUNIKASI PERSUASIF
DOI:
https://doi.org/10.38048/jpicb.v2i1.3504Keywords:
penyandang disabilitas, Konsep diri, Pandangan, Komunikasi PersuasifAbstract
Stigmatisasi adalah proses sosial dalam memberikan sebuah label negatif terhadap sesuatu, Penyandang disabilitas sebagai individu yang memiliki hambatan tak jarang mendapatkan pelabelan negatif dari masyarakat. Adanya pelabelan negatif memberikan pengaruh kepada konstruksi sosial konsep diri penyandang disabilitas. Adanya penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi warga sekolah di SMA Luar Biasa Negeri Temanggung dalam membangun konsep diri positif peserta didik difabel melalui proses komunikasi yang sifatnya persuasif. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif dengan maksud untuk menggambarkan gejala-gejala serta fakta atas kejadian yang terjadi mengenai obyek penelitian yaitu konsep diri peserta didik penyandang disabilitas di SMALB Negeri Temanggung. Teknik pengumpulan data di dalam penelitian ini menggunakan tiga cara yaitu wawancara, observasi, dan studi pustaka serta teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling. Sedangkan analisis data pada penelitian ini menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada peserta didik penyandang disabilitas SMALB Negeri Temanggung dalam membangun konsep diri melalui 3 proses yaitu peserta didik membayangkan bagaimana pandangan orang lain terhadap dirinya, peserta didik membayangkan bagaimana penilaian orang lain terhadap dirinya, dan dari adanya pandangan dan penilaian yang diberikan peserta didik mencoba mendefinisikan dirinya melalui perasaan yang dimiliki. Pandangan dan penilaian yang diberikan masyarakat merujuk kepada adanya pembatasan sosial terhadap peserta didik, sehingga di dalam lingkungan sosial peserta didik memiliki kesadaran bahwa dirinya berbeda dan menutup diri dari lingkungan sosial. Komunikasi persuasif digencarkan oleh SMALB Negeri Temanggung untuk membentuk konsep diri positif karena sifatnya dapat memberikan pengaruh kepada pemikiran dan perilaku peserta didik.
References
Adnyani, S & Soetjiningsih, C.H. (2021). Hubungan Konsep Diri dengan Kematangan Karier pada Remaja Penyandang Disabilitas Daksa. Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia, 6(2), 185-198. https://doi.org/10.23887/jurnal_bk.v6i2.724
Ardi, S. & Vionel, I. (2022). Strategi Komunikasi Persuasif Penyandang Disabilitas Tunagrahita dalam Meningkatkan Kemampuan Interaksi Sosial (SLB Nur Rachman Lubuk Alung). Jurnal Sakato Ekasakti Law Review, 1(2), 67–78. https://doi.org/10.31933/jselr.v1i2.646
Arifin, U., Anshori, M.S. (2023). Eksplorasi Strategi Komunikasi Persuasif Taman Baca Masyarakat (TBM) Untuk Meningkatkan Literasi Baca di Masa Pandemic Covid-19: (Studi Kasus TBM Rumah Kreatif Sahabat Nusantara Pulau Ende). Journal Of Communication Science, 5(2), 208-221. https://doi.org/10.36761/kagangakomunika.v5i2.3037
Biagi, M & Uyun, M. (2023). Konsep Diri, Optimisme, dan Kepercayaan Diri Pada Siswa SMA Negeri 3 Palembang. Motiva: Jurnal Psikologi, 6(1), 35-43. https://doi.org/10.31293/mv.v6i1.6731
Christy, N. J., & Oktavianti, R. (2021). Pengaruh Komunikasi Persuasif Guru terhadap Motivasi Belajar Siswa Saat Pandemi COVID-19. Koneksi, 5(1), 187–193. https://doi.org/10.24912/kn.v5i1.10231
Costa, R.O. (2022). Pengaruh Komunikasi Persuasif Guru terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik Sekolah Alam Tunas Mulia. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(3), 4794-4804. https://doi.org/10.31004/edukatif.v.4i3.2809
Hafizah, H., & Ambiyar, A. (2021). Hubungan Konsep Diri dan Kepercayaan Diri Dengan Hasil Belajar Simulasi Komunikasi dan Digital Siswa. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dan Pembelajaran, 5(1), 49–55. https://doi.org/10.23887/jipp.v5i1.31693
Hagi, H. J. (2023). Revitalisasi Pendidikan Karakter melalui strategi komunikasi persuasif pasca pembelajaran daring: Revitalisasi Pendidikan Karakter melalui strategi komunikasi persuasif pasca pembelajaran daring. Komsospol, 3(1), 1–12. https://doi.org/10.47637/komsospol.v3i1.707
Haque, R. A., Susanto, D., Damayanti, S.D & Apriliani, R. (2023). Hubungan Konsep Diri dengan Kepercayaan Diri Siswa Berprestasi Kelas XI di SMK. PD ABKIN JATIM Open Journal System, 3(2), 107-116. https://doi.org/10.1234/pdabkin.v3i2.158
Irvan, M., & Jauhari, M. N. (2018). Implementasi Pendidikan Inklusif Sebagai Perubahan Paradigma Pendidikan dii Indonesia. Buana Pendidikan: Jurnal Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Unipa Surabaya, 14(26), 175–187. https://doi.org/10.36456/bp.vol14.no26.a1683
Lystiarini, K., Mardiati Agustin, I., & Riani, A. L. (2022). Implementasi Teori Aksi dalam Pemberdayaan Masyarakat melalui KUBE (Kelompok Usaha Bersama) sebagai Salah Satu Upaya Peningkatan Konsep Diri Disabilitas. Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 153–159. https://doi.org/10.56359/kolaborasi.v2i2.40
Marista, W., Ferdiansyah, M., & Nurlela, N. (2021). Pengaruh Bimbingan Kelompok dengan Teknik Diskusi dalam Meningkatkan Konsep Diri Positif Siswa. Syifaul Qulub: Jurnal Bimbingan Dan Konseling Islam, 2(2), 65-72. https://doi.org/10.32505/syifaulqulub.v2i2.3112
Oktariani, & Syaputri, E. (2022). Meningkatkan Konsep Diri Positif Untuk Penyesuaian Diri Pada Remaja di Panti Asuhan. Servitium Smart Journal, 1(1), 25–29. https://doi.org/10.31154/servitium.v1i1.2
Pradana, D. P & Aji, G. G. (2019). Strategi Komunikasi Pemberdayaan Masyarakat Penyandang Disabilitas Intelektual (Studi Kasus pada Kelompok Swadaya Masyarakat Sambung Roso Simbatan, Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Magetan). The Commercium, 1(2). Retrieved from https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/Commercium/article/view/26815
Rahmah, A. N., Nasution, F. S. M., Salsabila, N. A., Nafisah, S., & Abdillah, T. K. (2024). Sosialisasi Membentuk Konsep Diri untuk Pengasuhan yang Positif pada Anak di Era Digital. Jurnal Pengabdian Inovatif Masyarakat, 1(1), 19–27. https://doi.org/10.62759/jpim.v1i1.48
Saputro, Y. A & Sugiarti, R. (2021). Dukungan Sosial Teman Sebaya dan Konsep Diri terhadap Penyesuaian Diri pada Siswa SMA Kelas X. Philanthropy Journal of Psychology, 5(1), 59-72. http://dx.doi.org/10.26623/philanthropy.v5i1.3270
Singarimbun, J. (2020). Pengaruh Komunikasi Persuasif Guru Terhadap Kesadaran Belajar Siswa di SMP Negeri 4 Desa Pantai Cermin Kecamatan Tanjung Pura. Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique, 2(2), 63-69. https://doi.org/https://doi.org/10.62144/jikq.v2i2.31
Sukardi, M., & Rakhmatullah, V. N. (2024). Strategi Komunikasi Persuasif Guru BK dalam Mengatasi Kenakalan Siswa di SMAN 1 Alas Barat. ARZUSIN, 4(1), 180-191. https://doi.org/10.58578/arzusin.v4i1.2463
Valeri, N., Andriani, O., Priyono & Putri, K.D. (2024). Konsep Diri Penyandang Disabilitas (Siswa Kelainan Fisik) di SDN 59/II Benit. Jurnal Ilmiah Research Student, 1(3), 488-492. https://doi.org/10.61722/jirs.v1i3.623

