ANALISIS PENDIDIKAN INKLUSI SEBAGAI TEMPAT PEMBELAJARAN TERHADAP ANAK PENYANDANG ADHD DI SEKOLAH INKLUSI YOGYAKARTA
DOI:
https://doi.org/10.38048/jpicb.v1i1.2209Keywords:
Pendidikan Inklusi, ABK, ADHDAbstract
Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui peran sekolah inklusi sebagai tempat pengajaran terhadap anak yang menyandang ADHD. Penelitian memakai metode wawancara dan observasi langsung di sekolah inklusi Yogyakarta. Setelah data dikumpulkan, langkah yang dilakukan selanjutnya adalah menganalisis supaya dapat kesimpulan. Hasilnya adalah ADHD merupakan gambaran anak yang memiliki gangguan perilaku terlalu aktif (hiperaktif), perilaku impulsif, dan kesusahan dalam memperhatikan/ konsentrasi. Seringkali anak yang memiliki gangguan ini kesulitan dalam bergaul. ADHD dapat terlihat sejak usia 3 tahun. Fasilitas pendidikan yang dapat menunjang, memenuhi, menyediakan sarana dan prasarana yang lengkap sangat dibutuhkan oleh anak penyandang ADHD, seperti di sekolah inklusi. Anak ADHD di sekolah inklusi dapat meningkatkan keterampilan, meningkatkan konsentrasi, meningkatkan komunikasi, dan pengendalian diri. Jadi, pendidikan inklusi sangat dibutuhkan untuk perkembangan anak ADHD.
References
Atmaja, J. R. (2018). Pendidikan dan Bimbingan Anak Berkebutuhan Khusus. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Dedy Kustawan, B. H. (2013). Model Implementasi Pendidikan Iinklusif Ramah Anak. Jakarta Timur: PT. Luxima Metro Media.
Ilahi, M. T. (2013). Pendidikan Inklusif Konsep dan Aplikasi. Jogjakarta: Ar-ruzz Media.
Imam Yuwono, H. U. (2021). Pendidikan Inklusi. Yogyakarta: Deepublish.
Irdamurni. (2019). Pendidikan Inklusif Solusi dalam Mendidik Anak Berkebutuhan Khusus. Jakarta: Prenadamedia Group.
Kustawan, D. (2012). Pendidikan Inklusif dan Upaya Implementasinya. Jakarta Timur: PT Luxima Metro Media.
Laurensia Aptik Evanjeli, B. E. (2019). Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus. Yogyakarta: Sanata Dharma University Press.
Mirnawati, H. A. (2019). Pendidikan Anak ADHD. Yogyakarta: Deepublish.
Olivia, S. (2017). Pendidikan Inklusi untuk Anak-anak Berkebutuhan Khusus. Yogyakarta: Penerbit Andi.
Primadhani, S. W. (2015). Attention Deficit Hyperactivity Disorder: Diagnosis dan Pendekatan Holistik. J Agromed Unila; 2(3), 227.
Rasmitadila. (2020). Penyelenggaraan Pendidikan Inklusif. Depok: PT Rajagrafindo Persada.
Suharsiwi. (2017). Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus. Yogyakarta: CV Prima Print.
Thompson, J. (2010). Memahami Anak Berkebutuhan Khusus. Jakarta: Erlangga.

