ANALISIS KETERLIBATAN ORANG TUA TERHADAP LIFE SKILL ATLET BULU TANGKIS USIA REMAJA
DOI:
https://doi.org/10.38048/jor.v6i2.6974Keywords:
Atlet Remaja, Bulu Tangkis, Kecakapan Hidup, Keterlibatan Orang TuaAbstract
Bulu tangkis tidak hanya berperan sebagai olahraga prestasi, tetapi juga menjadi sarana pengembangan kecakapan hidup atlet remaja. Dalam proses pembinaan, keterlibatan orang tua dapat mendukung perkembangan psikososial atlet, meskipun bentuk keterlibatan yang kurang tepat berpotensi menimbulkan tekanan. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan keterlibatan orang tua dengan kecakapan hidup atlet bulu tangkis remaja di PB Trisula Surabaya. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei. Sampel terdiri atas 30 atlet berusia 13–18 tahun yang dipilih dari populasi 120 atlet menggunakan teknik purposive sampling. Data keterlibatan orang tua dikumpulkan menggunakan Parent Involvement in Sport Questionnaire, sedangkan kecakapan hidup diukur menggunakan Life Skills Scale for Sport. Data dianalisis dengan statistik deskriptif dan korelasi Spearman’s Rho karena sebagian data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor total keterlibatan orang tua tidak berhubungan signifikan dengan skor total kecakapan hidup, tetapi memperlihatkan kecenderungan positif (? = 0,337; p = 0,068). Perilaku mengatur berhubungan positif dan signifikan dengan keterampilan sosial (? = 0,390; p = 0,033) dan komunikasi interpersonal (? = 0,432; p = 0,017). Keterlibatan aktif juga berhubungan positif dan signifikan dengan komunikasi interpersonal (? = 0,376; p = 0,040). Sementara itu, tekanan orang tua tidak berhubungan signifikan dengan seluruh dimensi kecakapan hidup, meskipun sebagian besar menunjukkan arah korelasi negatif. Disimpulkan bahwa keterlibatan orang tua yang terstruktur dan suportif berkaitan dengan beberapa kecakapan sosial atlet, sedangkan tekanan berlebihan perlu dihindari dalam pembinaan atlet remaja mereka.
References
Azzahra, S. F., Hudain, M. A., & Alwi, A. (2025). Character building of athlete through badminton sport. Journal Olympic (Physical Education, Health and Sport), 5(2), 106–113.
Budiharjo, S., & Raharjo, H. P. (2023). Pembinaan prestasi bulutangkis PB Exotic Simo Kabupaten Boyolali. Indonesian Journal for Physical Education and Sport, 4(2), 127–134. https://doi.org/10.15294/inapes.v4i2.69533
Chaku, N., & Davis-Kean, P. E. (2024). Positioning adolescence in the developmental timeline. Journal of Research on Adolescence, 34(4), 1191–1200. https://doi.org/10.1111/jora.12928
Finishia, S. H. (2024). Peran orang tua dalam mendukung prestasi atlet. In Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Mental Peserta Didik (pp. 238–244). Universitas Negeri Semarang.
Harwood, C. G., Knight, C. J., Thrower, S. N., & Berrow, S. R. (2019). Advancing the study of parental involvement to optimise the psychosocial development and experiences of young athletes. Psychology of Sport and Exercise, 42, 66–73. https://doi.org/10.1016/j.psychsport.2019.01.007
Jannah, M., Susanto, I. H., & Mustar, Y. S. (2022). Hubungan dukungan orang tua dengan motivasi berlatih atlet karate Gokasi. Jurnal Porkes, 5(1), 117–129. https://doi.org/10.29408/porkes.v5i1.5456
Kim, D. S., Jin, H., & Bae, J. (2025). Role of parenting attitudes and basic psychological needs in life skills development and transfer among Korean student-athletes. Scientific Reports, 15(1), 1–12. https://doi.org/10.1038/s41598-025-85944-w
Kramers, S., Thrower, S. N., Steptoe, K., & Harwood, C. G. (2023). Parental strategies for supporting children’s psychosocial development within and beyond elite sport. Journal of Applied Sport Psychology, 35(3), 498–520. https://doi.org/10.1080/10413200.2022.2043486
Nahm, F. S. (2016). Nonparametric statistical tests for the continuous data: The basic concept and the practical use. Korean Journal of Anesthesiology, 69(1), 8–14. https://doi.org/10.4097/kjae.2016.69.1.8
Nicaise, V., & Lienhart, N. (2025). Is the perception of the frequency of use of parental pressure and directive behaviors related to elite adolescent athletes’ burnout, emotions, and motivation? European Journal of Sport Science, 25(11), 1–10. https://doi.org/10.1002/ejsc.70034
Noor, M. S., Husaini, Puteri, A. O., Rosadi, D., Anhar, V. Y., Laily, N., & Fatimah, H. (2020). Buku panduan kesehatan reproduksi pada remaja. Mine.
Rahtawu, A., Kristiyanto, A., & Purnama, S. K. (2018). Peran partisipasi orang tua terhadap atlet remaja dalam kompetisi olahraga. Prosiding Seminar Nasional IPTEK Olahraga (SENALOG), 1(1), 1–7. https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/semnassenalog/article/view/194
Siswanto, B., Soegiyanto, K. S., Sugiharto, & Sulaiman. (2019). Peran orang tua dalam meningkatkan olahraga prestasi. In Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana UNNES (pp. 650–654). Universitas Negeri Semarang.
Sulistiyono, Nugroho, S., Nasrulloh, A., Gula, L. P., Mulyawan, R., Pradana, S., & Yudhistira, D. (2024). The importance of coach leadership behavior and parent involvement in developing life skills in young athletes: An investigation in sports development. International Journal of Human Movement and Sports Sciences, 12(3), 592–597. https://doi.org/10.13189/saj.2024.120316
Sumroti, N. A., & Himawan, D. A. (2023). Kondisi fisik olahraga bulutangkis. Jurnal Kesehatan Olahraga, 11(2), 125–132. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-kesehatan-olahraga/article/view/52431
Vanagosi, K. D. (2016). Peran orang tua dalam pencapaian prestasi atlet panahan Kabupaten Badung pada PORPROV XI tahun 2015. Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi, 2(1), 87–91.
Vetter, T. R. (2017). Descriptive statistics: Reporting the answers to the 5 basic questions of who, what, why, when, where, and a sixth, so what? Anesthesia & Analgesia, 125(5), 1797–1802. https://doi.org/10.1213/ANE.0000000000002471





