KESIAPAN FISIK DAN MANAJEMEN CEDERA SISWA PADA PROGRAM KELAS KHUSUS OLAHRAGA (KKO)

Authors

  • Muhammad Hafiz Ihsanul Haqqi Universitas Lambung Mangkurat, Indonesia
  • Sunarno Basuki Universitas Lambung Mangkurat, Indonesia
  • Aryadi Rachman Universitas Lambung Mangkurat, Indonesia
  • Fadli Suardhana Eka Putra Universitas Lambung Mangkurat, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38048/jor.v6i2.6926

Keywords:

Kesiapan Fisik, Manajemen Cedera, Kelas Khusus Olahraga, PACER Test

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya intensitas latihan siswa Program Kelas Khusus Olahraga (KKO) yang menuntut kesiapan fisik optimal dan manajemen cedera yang baik agar proses pembinaan olahraga berlangsung aman dan efektif. Kesiapan fisik diperlukan untuk mendukung daya tahan siswa dalam mengikuti latihan, sedangkan manajemen cedera penting untuk mencegah, menangani, dan memantau kondisi fisik selama aktivitas olahraga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan tingkat kesiapan fisik dan manajemen cedera siswa Program KKO di SMAN 2 Amuntai. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei. Sampel penelitian berjumlah 20 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dari populasi 40 siswa KKO tahun ajaran 2025/2026. Data kesiapan fisik dikumpulkan melalui Progressive Aerobic Cardiovascular Endurance Run (PACER Test), sedangkan data manajemen cedera dikumpulkan menggunakan kuesioner 32 item berbasis skala Likert. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa rata-rata, persentase, skor tertinggi, skor terendah, dan standar deviasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapan fisik siswa berada pada kategori cukup dengan rata-rata PACER Test sebesar 61,90; sebanyak 50% siswa berada pada kategori cukup. Sementara itu, manajemen cedera berada pada kategori baik, dengan rata-rata 125,75; sebanyak 55% siswa berada pada kategori baik dan 45% sangat baik. Kesimpulannya, kesiapan fisik siswa KKO masih perlu ditingkatkan, sedangkan manajemen cedera sudah tergolong baik sebagai dasar pembinaan olahraga yang aman serta kebutuhan latihan siswa KKO di sekolah secara berkelanjutan.

References

Abizar, A., Rachman, A., & Arifin, R. (2025). Pemahaman dan tindakan guru PJOK terhadap penanganan cedera di sekolah dasar. Jurnal Edukasi Citra Olahraga, 5(2), 146–153.

Al-Qahtani, M. A., Allajhar, M. A., Alzahrani, A. A., Asiri, M. A., Alsalem, A. F., Alshahrani, S. A., & Alqahtani, N. A. (2023). Sports-related injuries in adolescent athletes: A systematic review. Cureus, 15(11), e49392. https://doi.org/10.7759/cureus.49392

Bahtiar, A., Safari, I., & Fauzi, R. A. (2023). The level of physical strength towards the endurance of volleyball players at Senior High School 2 Martapura using the PACER test. Journal of Physical Education, Sport, Health and Recreation, 13(3), 421–426.

Fannany, M. Z., Basuki, S., & Shadiqin, A. (2023). Kinerja guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan dalam pelaksanaan pembelajaran di SMA Negeri Kecamatan Kandangan. Stabilitas: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga, 4(2), 146–151.

Juwita, J., Bendriyanti, R., Dewi, C., & Windoro, D. (2021). Manajemen pembelajaran dan penanganan cedera pada siswa. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 22–26.

Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia. (2022). Pedoman pelaksanaan tes kebugaran pelajar nusantara (TKPN).

Matthews, M. J., Kanungo, S., Baker, R. J., & Kenter, K. (2024). Exercise physiology: A review of established concepts and current questions. Physiologia, 4(2), 202–212. https://doi.org/10.3390/physiologia4020011

Prasetyo, N. R. D., Muryadi, A. D., & Rumpoko, S. S. (2021). Survei manajemen dan pembinaan prestasi kelas khusus olahraga (KKO) di SMP Negeri 1 Surakarta tahun 2020. Jurnal Ilmiah Penjas, 7(1), 1–17.

Rockliffe, P., Tapia-Serrano, M. A., Garcia-Gonzalez, L., Adamakis, M., Walsh, L., Bannon, A., Mulhall, E., Sherwin, I., O’Keeffe, B. T., Mannix-McNamara, P., & MacDonncha, C. (2024). The impact of typical school provision of physical education, physical activity and sports on adolescent physical health: A systematic literature review and meta-analysis. Adolescent Research Review, 9(4), 589–609. https://doi.org/10.1007/s40894-023-00231-x

Rofik, M. N., & Kafrawi, F. R. (2022). Tingkat pengetahuan penanganan cedera olahraga metode PRICES. Jurnal Kesehatan Olahraga, 10(2), 245–252.

Roldão da Silva, P., Castilho dos Santos, G., Marcio da Silva, J., Ferreira de Faria, W., Gonçalves de Oliveira, R., & Stabelini Neto, A. (2020). Health-related physical fitness indicators and clustered cardiometabolic risk factors in adolescents: A longitudinal study. Journal of Exercise Science & Fitness, 18(3), 162–167. https://doi.org/10.1016/j.jesf.2020.06.002

Shaumita, R. V., & Soenyoto, T. (2024). Survei manajemen pembinaan prestasi kelas khusus olahraga di SMAN 1 Bojong Kabupaten Pekalongan. Indonesian Journal for Physical Education and Sport, 5(1), 263–274.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

The Cooper Institute. (2017). FitnessGram administration manual: The journey to MyHealthyZone (5th ed.). Human Kinetics.

Warni, H., Arifin, S., Rahman, A., Syam, T., Hakim, R., & Fadillah, M. (2024). Cardiorespiratory endurance of students in physical education study programs. Jurnal Dunia Pendidikan, 10(1), 1–10.

Zhang, Z. X., Lai, J., Shen, L., & Krishna, L. (2024). Effectiveness of exercise-based sports injury prevention programmes in reducing injury rates in adolescents and their implementation in the community: A mixed-methods systematic review. British Journal of Sports Medicine, 58(12), 674–684. https://doi.org/10.1136/bjsports-2023-107717

Downloads

Published

2026-06-28

How to Cite

Ihsanul Haqqi, M. H., Basuki, S., Rachman, A., & Eka Putra, F. S. (2026). KESIAPAN FISIK DAN MANAJEMEN CEDERA SISWA PADA PROGRAM KELAS KHUSUS OLAHRAGA (KKO). Jurnal Edukasi Citra Olahraga, 6(2), 464–474. https://doi.org/10.38048/jor.v6i2.6926

Citation Check