PENGARUH AKTIVITAS FISIK JOGGING TERHADAP PENURUNAN KADAR GLUKOSA PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II
DOI:
https://doi.org/10.38048/jor.v6i1.6524Keywords:
Diabetes Melitus Tipe II, Jogging, Kadar Glukosa Darah, Aktivitas FisikAbstract
Diabetes melitus tipe II merupakan masalah kesehatan global yang terus meningkat dan memerlukan pengelolaan komprehensif melalui terapi medis serta intervensi gaya hidup. Aktivitas fisik aerobik seperti jogging berpotensi membantu menurunkan kadar glukosa darah melalui peningkatan sensitivitas insulin dan pemanfaatan glukosa oleh otot. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aktivitas fisik jogging terhadap penurunan kadar glukosa darah pada pasien Diabetes Melitus Tipe II. Metode penelitian menggunakan desain eksperimen one group pretest–posttest tanpa kelompok kontrol. Penelitian dilaksanakan pada April–Mei di wilayah kerja Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Banua, Kecamatan Bungin. Sampel berjumlah 14 pasien dipilih dengan teknik purposive sampling. Intervensi berupa jogging 3 kali per minggu selama 12 kali pertemuan, durasi 20–30 menit per sesi dengan intensitas ringan hingga sedang. Kadar glukosa darah diukur menggunakan glukometer digital sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan rerata glukosa pretest 231,71 mg/dL dan posttest 221,07 mg/dL dengan penurunan rerata 10,64 mg/dL. Uji paired sample t-test menunjukkan perbedaan bermakna (p=0,000). Kesimpulan: jogging menurunkan kadar glukosa darah secara statistik, namun rerata posttest masih >200 mg/dL sehingga kontrol glikemik belum optimal dan memerlukan dukungan pengaturan pola makan serta pemantauan kesehatan terstruktur.
References
Alamsyah, N. F., Kushartanti, B. M. W., Rahman, A., & Arimbi. (2021). Comparison of the effectiveness of glucose and sucrose against general endurance of the hockey players Faculty of Sport Science, Makassar State University. In Proceedings of the 7th International Conference on Research, Implementation, and Education of Mathematics and Sciences (ICRIEMS 2020) (Vol. 528, pp. 153–158). Atlantis Press. https://doi.org/10.2991/assehr.k.210305.024
Arini, R. A. (2019). Pengaruh jogging terhadap perubahan kadar glukosa darah pada atlet hoki FIK UNM [Skripsi, Universitas Negeri Makassar]. Universitas Negeri Makassar Repository. http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/14057
Aulia, E. P. (2022). Pengaruh jogging terhadap penurunan kadar glukosa darah pasien diabetes melitus tipe II di wilayah kerja Puskesmas Wek I [Karya ilmiah/skripsi]. (Informasi institusi/penerbit dan tautan tidak tersedia).
Bistara, D. N., Setiawan, A. H., Ikwan, M., Savitri, A. D., & Susanti, S. (2025). Optimalisasi manajemen diabetes mellitus melalui edukasi kesehatan berbasis komunitas dan pendekatan spiritual. Community Development in Health Journal, 92–104.
Budianto, R. E., Linawati, N. M., Arijana, I. G. K. N., Wahyuniari, I. A. I., & Wiryawan, I. G. N. S. (2022). Potensi senyawa fitokimia pada tumbuhan dalam menurunkan kadar glukosa darah pada diabetes melitus. Jurnal Sains dan Kesehatan, 4(5), 548–556.
Colberg, S. R., Sigal, R. J., Yardley, J. E., Riddell, M. C., Dunstan, D. W., Dempsey, P. C., Horton, E. S., Castorino, K., & Tate, D. F. (2016). Physical activity/exercise and diabetes: A position statement of the American Diabetes Association. Diabetes Care, 39(11), 2065–2079. https://doi.org/10.2337/dc16-1728
Dayaningsih, D., & Putri, S. D. (2024). Penerapan jogging untuk menurunkan kadar gula darah puasa pada penderita diabetes melitus tipe 2 di keluarga wilayah Puskesmas Sekaran Semarang. Jurnal Siti Rufaidah, 2(3), 74–92.
Fadhilah, A., & Fauzi, A. (2025). Pencegahan dan pengendalian diabetes melitus melalui pilihan nutrisi dan diet pada ibu-ibu PKK Desa Batan, Banyudono, Boyolali. Abdi Geomedisains, 51–58.
Indriyani, E., Ludiana, L., & Dewi, T. K. (2023). Penerapan senam kaki diabetes melitus terhadap kadar glukosa darah pada penderita diabetes mellitus di Puskesmas Yosomulyo. Jurnal Cendikia Muda, 3(2), 252–259.
Kahn, B. B., & Flier, J. S. (2000). Obesity and insulin resistance. The Journal of Clinical Investigation, 106(4), 473–481.
Rediningsih, D. R., & Lestari, I. P. (2022). Riwayat keluarga dan hipertensi dengan kejadian diabetes melitus tipe II. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Indonesia, 3(1), 8–13.
Rusnoto, S. K. (2016). Penurunan kadar gula darah pada penderita diabetes melitus. Jurnal Ilmu Keperawatan, 7(Dm), 1–23.
Soelistijo, S. (2021). Pedoman pengelolaan dan pencegahan diabetes melitus tipe 2 dewasa di Indonesia 2021. (Informasi penerbit/organisasi dan tautan dokumen belum dicantumkan).
Sriyono, G. H., Hamim, N., & Narsih, U. (2023). Perbedaan efektivitas aktivitas jogging dan senam aerobik terhadap kadar gula darah sewaktu pria remaja. Jurnal Health Sains, 4(1), 74–82. https://doi.org/10.46799/jhs.v4i1.817
Syamsuriah, S., Fachruddin, I. I., & Amir, S. (2025). Perilaku pencegahan dan pengendalian hipertensi melalui intervensi berbasis komunitas sebagai strategi: Literatur review. Nusantara Hasana Journal, 5(6), 205–218.





