PERBANDINGAN PENGARUH METODE CRYOTHERAPY DENGAN RECOVERY ACTIVE TERHADAP DENYUT NADI ATLET DAYUNG
DOI:
https://doi.org/10.38048/jor.v6i1.6523Keywords:
Metode Cryotherapy, Recovery Aktif, Denyut NadiAbstract
Olahraga prestasi menuntut beban latihan yang tinggi sehingga diperlukan strategi pemulihan yang tepat agar atlet terhindar dari kelelahan berlebih dan penurunan performa. Denyut nadi merupakan indikator fisiologis yang dapat digunakan untuk menilai kecepatan pemulihan sistem kardiovaskular setelah latihan. Penelitian ini bertujuan membandingkan pengaruh Cryotherapy dan Recovery Aktif terhadap penurunan denyut nadi atlet dayung di Makassar setelah latihan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif eksperimen dengan desain two group pre-test and post-test. Sampel terdiri dari 16 atlet dayung yang dibagi menjadi dua kelompok secara merata, yaitu 8 atlet menerima Cryotherapy dan 8 atlet menerima Recovery Aktif. Denyut nadi diukur menggunakan Pulse Oximeter sebelum dan sesudah latihan circuit training (9 gerakan, 1 menit per gerakan, jeda 30 detik, 3 set, istirahat 5 menit antar set). Analisis data meliputi statistik deskriptif, uji normalitas Kolmogorov-Smirnov, uji homogenitas Levene, serta uji-t. Hasil menunjukkan kedua metode efektif menurunkan denyut nadi secara signifikan (Cryotherapy p=0,001; Recovery Aktif p=0,000). Secara deskriptif, Cryotherapy menurunkan denyut nadi lebih besar (mean difference 98,38 bpm) dibanding Recovery Aktif (86,87 bpm) dengan selisih 11,51 bpm. Disimpulkan bahwa Cryotherapy dan Recovery Aktif sama-sama efektif, namun Cryotherapy lebih unggul dalam mempercepat pemulihan denyut nadi pasca latihan.
References
Arba, M. A., & Rahmatullah, W. (2025). Perbandingan metode pemulihan: Rendaman kaki di es vs. istirahat aktif pasca latihan lari 12 menit mahasiswa PKO UPRI. Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga: PEJUANG, 1(2), 40–51.
Arga, A. (2025). Analisis denyut nadi sebelum dan sesudah melakukan lari 12 menit mahasiswa Pendidikan Kepelatihan Olahraga Universitas Pejuang Republik Indonesia. Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga: PEJUANG, 1(2), 11–22.
Ascensão, A., Leite, M., Rebelo, A. N., Magalhães, S., & Magalhães, J. (2011). Effects of cold water immersion on the recovery of physical performance and muscle damage following a one-off soccer match. Journal of Sports Sciences, 29(3), 217–225.
Darmawan, S., Irsyad, M., Fauzia, S., & Setiawan, M. A. (2025). Tinjauan pustaka sistematis: Dampak active recovery terhadap penurunan denyut nadi pasca aktivitas olahraga. Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI), 6(1), 52–65.
Guralnik, J., Singleton, A., Frayling, T., & Melzer, D. (2025). BolaBasket Club Binung Sakti Sijunjung. Jurnal Fisiologi Gerak, 24(07), 78.
Catatan: Mohon cek ulang entri ini (judul, nama jurnal, volume/issue, dan halaman tidak lazim; kemungkinan salah salin sumber).
Ilyas, E. I. I., Souisa, M., Nasution, S. F., Berawi, K. N., Syaranamual, J., Zulaini, Z., … Permana, G. I. (2025). Olahraga sehat. Penerbit Widina.
Istyanto, F., & Rahmi, S. A. (2023). Manfaat aktivitas fisik terhadap kesehatan mental berbasis narrative literature review. Jurnal Kesehatan Madani Medika, 14(2), 182–192.
Koesherawati, T., Rejeki, H. S., & Samodra, Y. T. J. (2022). Percepatan recovery dengan indikator denyut nadi: Kaitannya dengan latihan yang telah dilakukan. Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi, 8(2), 386–396.
Mahmudah, M. (2025). Manfaat aktivitas fisik terhadap regenerasi mental dan pembentukan karakter siswa: Tinjauan literatur. Jurnal Salome: Multidisipliner Keilmuan, 3(3), 240–248.
Nugroho, S., Karyono, T. H., Dwihandaka, R., & Pambudi, D. K. (2020). Efektivitas terapi air hangat, dingin, dan kontras terhadap nyeri, kelelahan, dan daya tahan otot. Jurnal SPORTIF: Jurnal Penelitian Pembelajaran, 6(2), 466–482.
Putri, C. W., & Almeida, A. (2024). Penerapan strategi latihan fisik terstruktur untuk meningkatkan kebugaran jasmani siswa kelas X SMA swasta di Tapanuli Selatan. PENDALAS: Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengabdian Masyarakat, 4(1), 89–103.
Supriyono, S., & Magdalena, M. (2023). Hubungan antara aktivitas fisik, denyut nadi dan status gizi peserta pelatihan dasar calon pegawai negeri sipil Provinsi Jawa Tengah. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 12(05), 337–345.
Syahputri, A. R., Hura, D. P., Simanihuruk, R. N., & Lubis, R. H. (2025). Prinsip termodinamika dalam pengembangan teknologi cryotherapy untuk pengobatan cedera: Studi literatur. JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online), 13(2), 125–137.
Widiastuti, M., & Husnul, D. (2025). Efektivitas massage efflurage–ice dan ice bath suhu 15°C terhadap penurunan tingkat kelelahan fisik pada anggota Club Maggangka Sinjai Selatan. JURNAL ILARA: Jurnal Hasil Penelitian, Aplikasi Teori, Analisa, dan Pembahasan Kepustakaan tentang Keolahragaan, 16(4), 231–238.
Yamaguchi, G. C., & Rochmania, A. (2022). Pengaruh recovery active dan recovery passive terhadap perubahan kadar asam laktat dalam darah pada atlet. Jurnal Prestasi Olahraga, 5(5), 109–114.





