PENGARUH VARIASI LATIHAN TABATA TERHADAP KECEPATAN TENDANGAN SABIT ATLET PENCAK SILAT KKO

Authors

  • Muhammad Lintang Terate Universitas Negeri Semarang, Indonesia
  • Ipang Setiawan Universitas Negeri Semarang , Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38048/jor.v6i1.6350

Keywords:

Kecepatan Tendangan Sabit, Latihan Tabata, Pencak Silat

Abstract

Kecepatan tendangan sabit (tendangan C) merupakan komponen penting dalam pencak silat kategori tanding karena menentukan efektivitas serangan dan peluang perolehan poin. Observasi pada atlet pencak silat KKO SMA Negeri 3 Pati menunjukkan tendangan sabit masih mudah terbaca, ditangkis, bahkan ditangkap lawan, yang mengindikasikan kecepatan tendangan belum optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi latihan Tabata terhadap kecepatan tendangan sabit pada atlet pencak silat KKO SMA Negeri 3 Pati. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-eksperimental rancangan one group pretest–posttest. Sampel berjumlah 16 atlet (sampling jenuh). Kecepatan tendangan diukur sebagai jumlah tendangan sabit valid yang dilakukan dalam 10 detik. Intervensi berupa variasi Tabata selama 4 minggu (8 pertemuan) dengan protokol 20 detik kerja : 10 detik istirahat (8 siklus), menggunakan drill tendangan sabit tunggal bergantian (minggu 1–2) dan kombinasi step-in serta tendangan beruntun (minggu 3–4). Hasil menunjukkan rata-rata skor meningkat dari 17,94 menjadi 21,69 dengan gain 3,75 tendangan/10 detik (±20,9%) dan seluruh atlet mengalami peningkatan. Uji t berpasangan menunjukkan perbedaan signifikan (t = 12,47; df = 15; p < 0,001) dengan effect size sangat besar (d = 4,36). Disimpulkan bahwa variasi latihan Tabata efektif meningkatkan kecepatan tendangan sabit pada atlet pelajar, meski diperlukan penelitian lanjutan dengan kelompok kontrol untuk memperkuat generalisasi temuan.

References

Apriliyanto, R. (2020). Pengaruh pelatihan speed, agility, quickness (SAQ) terhadap kecepatan reaksi penjaga gawang sepakbola. Competitor: Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga, 12(2), 120. https://doi.org/10.26858/cjpko.v12i2.13792

Arif, M. (2021). Pengaruh latihan plyometric terhadap kecepatan tendangan T atlet pencak silat Tapak Suci. [Nama jurnal tidak dicantumkan], 1. https://doi.org/10.37905/dej.v1i1.521

Arrafiudin, M., Setiawan, I. (2024). The influence of leg muscle strength on the anticipation of takedown slam techniques in athlete Tapak Suci Brebes District. [Nama jurnal tidak dicantumkan], 16(3), 1959–1967.

Astutik, R. D., & Setiawan, I. (2022). Indonesian Journal for Physical Education and Sport, 3(3). https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/inapes

Borge, S. (2021). What is sport? Sport, Ethics and Philosophy, 15(3), 308–330. https://doi.org/10.1080/17511321.2020.1760922

Coretti, M., Nahas, N., Bianco, G., & Cidral-Filho, F. J. (2025). An integrative review of the effects of high-intensity interval training on the autonomic nervous system. Sports Medicine and Health Science, 7(2), 77–84. https://doi.org/10.1016/j.smhs.2024.08.002

Eler, N., & Acar, H. (2018). The effects of the rope jump training program in physical education lessons on strength, speed and VO?max in children. Universal Journal of Educational Research, 6(2), 340–345. https://doi.org/10.13189/ujer.2018.060217

Munandar, R. A., & Fauqi, A. (2022). Pengaruh Tabata training dan high intensity interval training terhadap peningkatan kekuatan otot tungkai. JIME, 8(3), 2422–2426. https://doi.org/10.36312/jime.v8i2.3681

Pratama, R., & Trilaksana, A. (2018). Perkembangan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) tahun 1948–1973. E-Journal Pendidikan Sejarah, 6(3), 1–10.

Podung, B., & Langitan, F. (2023). Efektivitas metode latihan lompat jongkok berbeban dan tanpa beban terhadap tendangan pencak silat. [Nama jurnal tidak dicantumkan], 4(02), 290–296.

Sajoto, M. (2021). Pengaruh latihan pliometrik terhadap hasil tendangan bola siswa sekolah sepak bola IKIP Semarang. Jurnal Ilmu Pendidikan, 6(1), 31–41.

Sukadiyanto, S. (2010). Stress dan cara menguranginya. Jurnal Cakrawala Pendidikan, 1(1), 55–66. https://doi.org/10.21831/cp.v1i1.218

Tudor, O. (1999). Periodization training for sports. Human Kinetics.

Van der Kruk, E., den Braver, O., Schwab, A. L., van der Helm, F. C. T., & Veeger, H. E. J. (2016). Wireless instrumented klapskates for long-track speed skating. Sports Engineering, 19(4), 273–281. https://doi.org/10.1007/s12283-016-0208-8

Yuda, B., & Setiawan, I. (2024). Profil kepercayaan diri atlet pada Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional. Indonesian Journal for Physical Education and Sport (Issue 1). https://journal.unnes.ac.id/journals/inapes

Downloads

Published

2026-02-22

How to Cite

Terate, M. L., & Setiawan, I. (2026). PENGARUH VARIASI LATIHAN TABATA TERHADAP KECEPATAN TENDANGAN SABIT ATLET PENCAK SILAT KKO. Jurnal Edukasi Citra Olahraga, 6(1), 55–65. https://doi.org/10.38048/jor.v6i1.6350

Citation Check