ANALISIS HUBUNGAN ANTARA DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI DAN KOORDINASI MATA-TANGAN DENGAN KEMAMPUAN JUMP SERVICE BOLA VOLI ATLET PUTRA

Authors

  • Usamah Daffa Inzaghi Universitas Negeri Malang, Indonesia
  • Yulingga Nanda Hanief Universiras Negeri Malang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38048/jor.v6i1.6298

Keywords:

Daya Ledak Otot Tungkai, Koordinasi Mata-Tangan, Jump Service, Bola Voli

Abstract

Jump service merupakan salah satu teknik krusial dalam permainan bola voli yang menuntut perpaduan kemampuan fisik dan koordinasi gerak. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara daya ledak otot tungkai dan koordinasi mata–tangan dengan kemampuan jump service, sekaligus menilai kontribusi relatif masing-masing variabel pada atlet bola voli putra Klub JVC Kota Malang. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif-korelasional. Sampel penelitian terdiri atas 31 atlet putra berusia 16–18 tahun yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen meliputi tes vertical jump untuk mengukur daya ledak otot tungkai, tes lempar tangkap bola (wall toss test) untuk menilai koordinasi mata–tangan, serta tes kemampuan jump service sebagai variabel terikat. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji linearitas, dan uji korelasi Pearson dengan bantuan IBM SPSS versi 25. Hasil menunjukkan adanya hubungan signifikan antara daya ledak otot tungkai dan kemampuan jump service (r = 0,454; p = 0,010). Koordinasi mata–tangan juga memiliki hubungan signifikan dengan kekuatan asosiasi yang lebih besar (r = 0,672; p < 0,001) terhadap kemampuan jump service. Temuan ini menegaskan bahwa koordinasi mata–tangan merupakan faktor yang lebih dominan dalam menentukan keberhasilan jump service, sementara daya ledak otot tungkai tetap berperan sebagai faktor pendukung. Dengan demikian, peningkatan kemampuan jump service pada atlet bola voli putra sebaiknya diprioritaskan pada pengembangan koordinasi mata–tangan, disertai latihan daya ledak otot tungkai untuk menopang gerakan eksplosif. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pelatih dalam menyusun program latihan yang lebih terarah dan efektif.

References

Addivinola, S., Cereda, F., & Aliberti, S. (2021). Teaching method to improve eye-hand coordination in volleyball serve. Journal of Human Sport and Exercise, 16(Proc4), 1713–1722. https://doi.org/10.14198/jhse.2021.16.Proc4.18

Alminni, C., D’Isanto, T., D’Elia, F., & Altavilla, G. (2019). Test of the jump service spin in volleyball. Sport Mont, 17(3), 105–108. https://doi.org/10.26773/smj.191010

Andara, M. S., Ratimiasih, Y., & Hudah, M. (2021). Pembinaan prestasi cabang olahraga bola voli di Klub Bina Taruna Kota Semarang tahun 2021. STAND: Journal Sports Teaching and Development, 2(1), 8–13. https://doi.org/10.36456/j-stand.v2i1.3531

Ertanto, R., Supriyadi, M., & Syafutra, W. (2021). Hubungan kekuatan otot lengan dan koordinasi mata-tangan dengan kemampuan servis bawah bola voli siswa. Gelanggang Olahraga: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga (JPJO), 5(1), 9–21. https://doi.org/10.31539/jpjo.v5i1.2850

Hidayat, T., Mulyana, M., & Hidayah, N. (2022). Kontribusi power tungkai dan power lengan terhadap kecepatan jumping servis bola voli atlet Porda Kabupaten Sukabumi 2022. Jurnal Kepelatihan Olahraga, 14(2), 124–131. https://doi.org/10.17509/jko-upi.v14i2.50557

Iskandar. (2014). Hubungan koordinasi mata-tangan dengan servis atas bola voli mahasiswa putra Penjaskes IKIP-PGRI Pontianak. Jurnal Pendidikan Olah Raga, 3(2), 146–155. https://journal.ikippgriptk.ac.id/index.php/olahraga/article/view/126

Khaidir, F., & Aziz, I. (2020). Hubungan kekuatan otot lengan dan koordinasi mata-tangan dengan ketepatan servis atas atlet Club Sultanika Putri Minas. Jurnal Patriot, 2(1), 129–139.

MacKenzie, S., Kortegaard, K., LeVangie, M., & Barro, B. (2012). Evaluation of two methods of the jump float serve in volleyball. Journal of Applied Biomechanics, 28(5), 579–586. https://doi.org/10.1123/jab.28.5.579

Mardela, R., & S. A. (2019). Koordinasi mata-tangan dengan kemampuan tim Universitas Negeri Padang. Performa, 3(1), 28–47. https://performa.ppj.unp.ac.id/index.php/kepel/article/view/74

Mel’nik, A. (2016). The analyses of efficiency of a power serve in jump depending on the accuracy of its performance in the competitive activity of volleyball players. ????????????? ???????-?????????? ??????, 5(55), 53–56. https://doi.org/10.15391/snsv.2016-5.009

Nailufar, N., & Hartono, M. (2022). Manajemen pembinaan prestasi klub bola voli Mitra Kencana Semarang tahun 2021. Indonesian Journal for Physical Education and Sport, 3(1), 311–317. https://doi.org/10.15294/inapes.v3i1.48030

Pratama, E. P., & Alnedral. (2018). Kontribusi daya ledak otot tungkai dan koordinasi mata tangan terhadap ketepatan smash bolavoli. Jurnal JP&O: Jurnal Pendidikan dan Olahraga, 1(1), 135–140. http://jpdo.ppj.unp.ac.id/index.php/jpdo/article/view/170

Pratama, I. G. W., Tirtayasa, K., Pinatih, G. N. I., Adiatmika, P. G., Muliarta, M., & Griadhi, P. A. (2019). Pelatihan plyometric dengan depth jump meningkatkan daya ledak otot tungkai lebih besar daripada pelatihan standing jump pada pemain bola voli putra. Sport and Fitness Journal, 43–50. https://doi.org/10.24843/spj.2018.v06.i03.p07

Rachmalia, D. S., Susilawati, D., & Lengkana, A. S. (2022). Profil kondisi fisik atlet bola voli pada Klub Tectona Kota Bandung. Journal of SPORT (Sport, Physical Education, Organization, Recreation, and Training), 6(2), 91–100. https://doi.org/10.37058/sport.v6i2.6375

Raihanati, E., & Wahyudi, A. (2021). Tingkat keterampilan teknik dasar bermain bola voli pra junior putri di Kabupaten Kudus. Indonesian Journal for Physical Education and Sport, 2(1), 222–229. https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/inapes

Downloads

Published

2026-02-22

How to Cite

Inzaghi, U. D., & Hanief, Y. N. (2026). ANALISIS HUBUNGAN ANTARA DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI DAN KOORDINASI MATA-TANGAN DENGAN KEMAMPUAN JUMP SERVICE BOLA VOLI ATLET PUTRA. Jurnal Edukasi Citra Olahraga, 6(1), 35–44. https://doi.org/10.38048/jor.v6i1.6298

Citation Check