STUDI KOMPARATIF MINAT DAN MOTIVASI ANAK USIA SEKOLAH TERHADAP OLAHRAGA BOLABASKET DI PERKOTAAN DAN PEDESAAN

Authors

  • Ristawati Universitas Negeri Semarang, Indonesia
  • Tandiyo Rahayu Universitas Negeri Semarang, Indonesia
  • Setya Rahayu Universitas Negeri Semarang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38048/jor.v5i3.6257

Keywords:

Minat, Motivasi, Bolabasket, Anak Usia Sekolah

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan tingkat minat serta motivasi anak usia sekolah (6–19 tahun) terhadap olahraga bola basket di wilayah perkotaan dan pedesaan Kabupaten Bantaeng. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan melibatkan 57 responden, terdiri dari 20 anak di wilayah kota dan 37 anak di wilayah desa. Pemilihan sampel dilakukan dengan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berbasis skala Likert yang mengukur indikator minat dan motivasi, dilengkapi dengan dua pertanyaan terbuka dan observasi non-partisipan. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif, dilanjutkan dengan uji Independent Sample t-test untuk menguji perbedaan rata-rata antar kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata minat anak kota (41,25) lebih tinggi dibandingkan anak desa (27,57), begitu pula dengan rata-rata motivasi (kota = 43,75; desa = 31,78). Uji t-test mengonfirmasi adanya perbedaan signifikan pada kedua variabel tersebut (minat: t = 5,397; p < 0,05; motivasi: t = 6,188; p < 0,05). Tingginya minat dan motivasi anak kota dipengaruhi oleh faktor dukungan sosial, paparan media, serta ketersediaan fasilitas olahraga yang memadai. Sebaliknya, anak-anak desa menghadapi berbagai kendala seperti terbatasnya sarana, minimnya pelatihan terstruktur, dan rendahnya literasi olahraga. Temuan ini menunjukkan perlunya strategi pembinaan yang lebih adil dan kontekstual, termasuk penyediaan fasilitas olahraga di pedesaan dan promosi olahraga bola basket di sekolah dan komunitas.

References

Ainley, M., Hidi, S., & Berndorff, D. (2002). Interest, learning, and the psychological processes that mediate their relationship. Journal of Educational Psychology, 94(3), 545–557. https://doi.org/10.1037/0022-0663.94.3.545

Deci, E. L., & Ryan, R. M. (1985). Conceptualizations of intrinsic motivation and self-determination. In E. L. Deci & R. M. Ryan (Eds.), Intrinsic motivation and self-determination in human behavior (pp. 11–40). Springer.

Hulleman, C. S., & Harackiewicz, J. M. (2009). Promoting interest and performance in high school science classes. Science, 326(5958), 1410–1412. https://doi.org/10.1126/science.1177067

Jajiyah, N. K., Gumilar, A., Hambali, B., & Negara, J. D. K. (2024). Analisis kualitas hidup siswa sekolah menengah berdasarkan aktivitas olahraga dan demografi wilayah. Jurnal Pendidikan Olahraga, 14(1), 13–19. https://doi.org/10.21831/jpo.v14i1.23145

Kaban, E. S., Supriadi, A., & Dewi, R. (2022). Analisis pengelolaan dan pembinaan olahraga bolabasket Perbasi Karo. Jurnal Pedagogik Olahraga, 8(02), 1–6.

McDaniel, M. A., Waddill, P. J., Finstad, K., & Bourg, T. (2000). The effects of text-based interest on attention and recall. Journal of Educational Psychology, 92(3), 492–502. https://doi.org/10.1037/0022-0663.92.3.492

Nugraha, P. D., & Pratama, E. B. (2019). Survei pembinaan prestasi atlet bolabasket kelompok umur di bawah 16 dan 18 tahun pada tim bolabasket kota dan kabupaten Madiun tahun 2018. Journal Sport Area, 4(1), 240–247. https://doi.org/10.18052/jsa.v4i1.206

O’Keefe, P. A., & Linnenbrink-Garcia, L. (2014). The role of interest in optimizing performance and self-regulation. Journal of Experimental Social Psychology, 53, 70–78. https://doi.org/10.1016/j.jesp.2014.03.006

Perkins, D. F., & Noam, G. G. (2007). Characteristics of sports-based youth development programs. New Directions for Youth Development, 2007(115), 75–84. https://doi.org/10.1002/yd.224

Pujianto, F. A. E., Ma’mun, A., Nugraha, R., Syarifatunnisa, S., & Anira, A. (2025). Youth sport values: A comparative analysis between urban and rural students. Jurnal Keolahragaan, 13(1), 18–28. https://doi.org/10.21070/jk.v13i1.329

Putro, B. N. (2020). Basketball as an alternative method to learn social competence. Gelanggang Pendidikan Jasmani Indonesia, 4(1), 1–7. https://doi.org/10.17977/um040v4i1p1-7

Sansone, C., & Smith, J. L. (2000). Interest and self-regulation: The relation between having to and wanting to. In C. Sansone & J. L. Smith (Eds.), Intrinsic and extrinsic motivation: The search for optimal motivation and performance (pp. 341–372). Elsevier.

Slameto. (2010). Belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya (1st ed.). Rineka Cipta.

Sudijono, A. (2012). Pengantar statistik (5th ed.). Raja Grafindo Persada.

Sulistianta, H., Siswoyo, J., & Kurniawan, C. (2022). Analisis manajemen Persatuan Bolabasket Seluruh Indonesia Provinsi Lampung. Journal of Sports Education (JOPE), 4(2), 164–172.

Yusuf, R. A., Muhsanah, F., Cakke, S., Amirah, A. D., Patimah, S., & Awalia, N. (2022). Physical activity among adolescents in urban and rural areas in South Sulawesi, Indonesia: Exploring the influence of environmental factors. Journal of Aafiyah Health Research (JAHR), 3(2), 107–120. https://doi.org/10.31887/jahr.2022.3.2.107

Zeng, H. Z. (2021). An exploratory study on characters and relationships among participation motivations and related elements of youth basketball players. European Journal of Physical Education and Sport Science, 6(10). https://doi.org/10.46827/ejpe.v6i10.3533

Downloads

Published

2025-10-26

How to Cite

Ristawati, Rahayu, T., & Rahayu, S. (2025). STUDI KOMPARATIF MINAT DAN MOTIVASI ANAK USIA SEKOLAH TERHADAP OLAHRAGA BOLABASKET DI PERKOTAAN DAN PEDESAAN. Jurnal Edukasi Citra Olahraga, 5(3), 498–510. https://doi.org/10.38048/jor.v5i3.6257

Citation Check