PENGEMBANGAN MODEL LATIHAN PASSING ATAS PERMAINAN BOLA VOLI SEBAGAI AKTIVITAS BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN PJOK DI SMP
DOI:
https://doi.org/10.38048/jor.v1i3.495Keywords:
model latihan passing, permainan bola voli, aktivitas belajarAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk: mengembangkan dan memvalidasi kelayakan model latihan passing atas permainan bola voli yang sesuai sebagai aktivitas belajar siswa dalam pembelajaran PJOK di SMP Kelas VIII. Desain penelitian dan pengembangan ini berfokus pada pembuatan produk, sehingga langkah-langkah penelitian disesuaikan dengan kondisi, kebutuhan, dan keadaan di lapangan yang terdiri dari 7 langkah, yaitu: (1) penelitian produk yang telah ada (studi literatur dan penelitian lapangan), (2) perencanaan pengembangan produk, (3) pengujian internal desain ke I (validasi ahli), (4) revisi desain produk ke I, (5) pengujian internal desain ke II (validasi ahli), (6) revisi desain produk ke II, (7) Produk akhir. Pengumpulan data penelitian menggunakan instrumen, angket skala nilai pada hasil observasi dan dokumentasi penelitian, yang digunakan oleh ahli dalam tahap validasi ahli (uji kelayakan). Analisis data menggunakan teknik analisis data deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah 1) Model latihan passing atas bola voli yang terdiri dari empat bentuk latihan, yang dilengkapi dengan bentuk gerakan latihan yang bervariasi serta keseluruhan waktu latihan yang dibutuhkan mulai dari peregangan pemanasan, latihan inti dan pendinginan dengan jumlah pengulangan pada masing-masing bagian dan bentuk latihan dan disusun dalam sebuah buku pedoman yang diberi judul: “Panduan model latihan passing atas permainan bola voli sebagai aktivitas belajar siswa dalam pembelajaran PJOK di SMP kelas VIII. 2) Produk pengembangan memenuhi kategori “Layak” untuk digunakan sebagai aktivitas latihan passing atas bola voli, yang meliputi: Kesederhanaan latihan, keamanan latihan, biaya dan perlengkapan latihan, kemenarikan model latihan, serta respon dan hasil latihan, berdasarkan uji internal desain validasi ahli yang terdiri dari tiga orang ahli yaitu dua ahli akademisi dan satu praktisi guru PJOK dan dilakukan sebanyak dua kali proses validasi.
References
Budiwanto. (2012). Metodologi Latihan Olahraga. Malang: Universitas Negeri Malang (UM PRESS).
Degeng. (2002). Ilmu Pengajaran Taksonomi Variabel. Jakarta: Depdikbud direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Proyek Pengembangan Lembaga Pendidikan dan Tenaga Kependidikan.
Furqon, Hidayatulah. (2006). Mendidik Anak dengan Bermain. Surakarta. UNS Press.
Kosasih, E. (1985). Olahraga Teknik dan Program Latihan. Jakarta: Akademika Persindo.
PBVSI (2005). Peraturan Permainan Bola voli. Jakarta : PBVSI.
Pranopik M. Risa. (2017). Pengembangan Variasi Latihan Smash Bola Voli. Jurnal Prestasi. Vol 1. No 1 Hal. 32
Sugiyono, dkk.(2009). Metode Pengembangan Kognitif. Jakarta: Universitas Terbuka.
Sugiyono,(2013).Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D. Bandung: Afabeta.
Sumarno, Alim. (2012). Penelitian Kausalitas Komparatif. Surabaya: e-learning Unesa.
Tapo, Y. B. O. (2017). Pengembangan Model Latihan Olahraga Pernapasan Untuk Pemeliharaan Kesehatan Kardiorespirasi. (Thesis S2 Versicetak) Ilmu Keolahragaan Progran Pascasarjana UNY.
Wani Bernabas. 2020 Pengembangan Perangkat Pembelajaran Model Arias
Materi Teknik Dasar Permainan Tenis Meja Bagi Siswa
Sekolah Menengah Pertama. STKIP Citra Bakti. Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti. p-ISSN 2355-5106 || e-ISSN 2620-6641





