TINJAUAN PEMBELAJARAN VISUAL EKSPRESIF DALAM PROGRAM PENDIDIKAN INKLUSIF
DOI:
https://doi.org/10.38048/jipcb.v7i2.96Keywords:
pembelajaran seni rupa, visual ekspresif, program inklusifAbstract
Artikel ini diarahkan untuk menjawab tiga permasalahan, yaitu pengertian, unsur dan kegunaan pembelajaran visual ekspresif dalam program pendidikan inklusif yang berdasarkan hasil studi pustaka tentang Dalam mengkaji tiga persoalan tersebut, penulis menggunakan metode kajian pustaka dari beberapa sumber yang merupakan hasil penelitian baik dari buku teks, jurnal maupun artikel, melalui tahapan: 1) Menelaah karya-karya ilmiah hasil penelitian sebelumnya yang terkait. 2) Mengklasifikasikan atau mengelompokkan konsep-konsep terhadap bahan-bahan bacaan. 3) Mendeskripsikan ulang dalam bentuk analisis terhadap karya ilmiah sebelumnya yang relevan 4) Menyajikan dalam bentuk tabel atau matriks 5) Mengambil saripati. Kegunaan Temuan penelitian ini adalah model hipotetik tentang pembelajaran seni rupa visual ekspresif dalam program pendidikan inklusif, yaitu siswa regular dan siswa disabilitas belajar bersama, berekspresi, berkreasi, berapresiasi dan memiliki makna dalam kehidupan sehari-hari tidak hanya dalam bentuk pengetahuan (konsepsi) dan keterampilan (ekspresi), melainkan memiliki makna yang dalam berupa sikap (apresiasi).
References
Bertens, K. (2016). Psikoanalisis Sigmund Freud. Jakarta: Gramedia
Budayaku, Seni. (2017). Gambar Ekspresif, Pengertian, Asas dan Kegunaan. https://www.senibudayaku.com/2017/03/gambar-ekspresif-pengertian-asas-dan-kegunaan.html?m=1# (diakses pada 20 Mei 2020).
Budiyanto, dkk. (2010). Modul Pelatihan Pendidikan Inklusi. Jakarta: Kementerian Pendidikan Nasional.
Budi Utomo, Kamsijo. (2009). Silabus, Handout, dan Media Pembelajaran Strategi Pembelajaran Seni Rupa
B. S. Mayers. (1993). The History of Art, dalam Humar Sahman, Mengenali Dunia Seni Rupa, Semarang: IKIP Semarang Press
Hasdir, Muhammad. (2019). Seniman Ekspresionisme di Indonesia. Desain Komunikasi Vsual Makassar : Universitas Negeri Makassar https://www.academia.edu/41280139/Seniman_Ekspresionisme_di_Indonesia
Helaludin, dan Syawal Syahrul. (2018). Psikoanalisis Sigmund Freud dan Implikasinya Dalam Pendidikan. Banten: UIN Sultan Maulana Hasanuddin. Researchgate.net https://www.researchgate.net/publication/323535054_Psikoanalisis_Sigmund_Freud_dan_Implikasinya_dalam_Pendidikan/link/5a9a57750f7e9be379640c45/download
Irawan, P. dkk. (1997). Teori Belajar, Motivasi dan Keterampilan Mengajar. Bahan Ajar Program pengembangan Keterampilan Dasar Tehnik Instruksional untuk Dosen Muda. Jakarta. Universitas Terbuka.Iskandar, P. (2000). Alam Pikiran Seniman. Bandung: Yayasan Popo Iskandar.
Irfan, Nurmuslim. (2013). seni lukis ekpresionisme. Dipetik dari Academia Edu Web Site: https://www.academia.edu (diakses pada 20 Mei 2020).
Ismiyanto, PC S. (2009). Perencanaan Pembelajaran Seni Rupa. GBPP-Silabus, RPP, dan Handout Mata Kuliah Jurusan Seni Rupa FBS Unnes. Jurusan Seni Rupa.
Kamaril, C. (2000). Pendidikan Seni Rupa/Kerajinan Tangan. Universitas Terbuka. Jakarta.
Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).Penjelasan Visual, Ekspresif. www.kbbi.web.id
Lowenfeld, Victor dan Brittain, W. Lambert. (1975). Creative and Mental Growth. Six Edition
Maryati, Kun dan Juju Suryawati. (2014). Sosiologi 1:Kelompok Pemintan Ilmu-Ilmu Sosial. Jakarta. Esis Erlangga.
MIF Baihaqi, M & Sugiarmin, M. (2006). Memahami dan Membantu Anak ADHD. Bandung : PT. Refika Aditama Badriya, Yaya. (2017). Cabang Seni Rupa – Contoh dan Penjelasannya. Ilmuseni.com. https://ilmuseni.com/seni-rupa/cabang-seni-rupa
Pamadhi, Hajar, dkk. (2012). Seni Keterampilan Anak. Tanggerang Selatan: Universitas Tebuka
P. Hallahan, Daniel dkk. (2009). Exceptional Learners: An Introduction to Special
Education. Boston: Pearson Education.
Raha, septian. (2013). Ekspresionisme. (Online). Academia Edu Web Site: https://www.academia.edu.Ekspresioni sme.doc. (diakses pada 20 Mei 2020).
Rondhi, Moh. dan Anton Sumartono. (2002). Tinjauan Seni Rupa 1. Semarang: Universitas Negeri Semarang.
Romadecade. (2020). Pengertian Seni Rupa. https://www.romadecade.org/pengertian-seni-rupa/#! (diakses pada 20 Mei 2020).
Saiful Haq. (2008). Jurus-jurus Menggambar & Mewarnai dari Nol. Yogyakarta: Mitra Barokah Abadi Press.
Soedarso S.P. (2000). Sejarah Perkembangan Seni Rupa Modern. Jakarta: Studio Delapan Puluh Enterprise bekerja sama dengan Badan Penerbit ISI Yogyakarta.
Sumanto. (2006). Pengembangan Kreativitas Senirupa Anak SD. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Direktorat Ketenagaan Perguruan Tinggi.
UNESCO dan PLAN Indonesia. 2006. Deklarasi Dunia tentang Pernyataan Salamanca Pendidikan untuk Semua, Jomtien tahun 1990. Kompendium Perjanjian, Hukum, dan Peraturan Menjamin Semua Anak Memperoleh Kesamaan Hak untuk Kualitas Pendidikan dalam Cara Inklusif. Jakarta: UNESCO Office.
Utami, dewi. (2020). Pendidikan Seni Dalam Kurikulum Sekolah. https://utamidewir.blogspot.com/2020/01/pendidikan-seni-dalam-kurikulum-sekolah.html?m=1
Jurnal / Skripsi/ Tesis/ Disertasi:
Arochmanty, Rosalina Tia. (2018). Kegiatan Seni Terapeutik di Semata Galerry Pada Anak Disleksia. Bandung: Institut Teknologi Bandung. https://digilib.itb.ac.id/index.php/gdl/view/31295
Ayunda, Diah Wardhana. (2014). Kekhasan Karya Lukis Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Inklusif. http://eprints.uny.ac.id/20547/
Cevirgen, Ayse dkk. (2018). Pengaruh Pendidikan Seni Rupa Pada Anak Dengan Gangguan Spektrum Autisme (ASD). Researchgate.net. https://www.researchgate.net/publication/323259290_THE_INFLUENCE_OF_VISUAL_ARTS_EDUCATION_ON_CHILDREN_WITH_ASD
Mareza, Lia. (2018). Strategi Model Pembelajaran Seni Rupa Bagi Anak Berkebutuhan Khusus. Psychopolitan Jurnal Psikologi. Universitas Muhammadiyah Purwokerto. http://jurnal.univrab.ac.id/index.php/psi/article/view/511
Mareza, Lia. (2017). Pendidikan Seni Budaya dan Prakarya (SBdP) Sebagai Strategi Intervensi Umum Bagi Anak Berkebutuhan Khusus. Researchgate.net https://www.researchgate.net/publication/315301093_Pendidikan_Seni_Budaya_dan_Prakarya_SBdP_Sebagai_Strategi_Intervensi_Umum_Bagi_Anak_Berkebutuhan_Khusus
Restu, Vika. (2015). Pengembangan Program Layanan Pendidikan Inklusif. http://repository.upi.edu/21070/
Round, Alicia dkk. (2017). Menggunakan Seni Visual Untuk Mendorong Anak-Anak Dengan Gangguan Spektrum Autisme Untuk Mengkomuniskasikan Perasaan dan Emosi Mereka. Researchgate.net https://www.researchgate.net › publication › 320
Susanto, Didi. (2018). Pembelajaran Seni Rupa Untuk Anak Berkebutuhan Khusus Jenjang SMA di SLB Perwari Ulak Karang. Repository unp. http://repository.unp.ac.id/21668/
Zufrida, Vella. (2012). Peningkatan Hasil Belajar Menggambar Ekspresi Melalui Metode Ekspresi Bebas Pada Siswa Kelas II SD Negeri 02 Pesucen Kabupaten Pemalang. Digilib Unnes : Universitas Negeri Semarang. https://lib.unnes.ac.id/18171/
