PROFIL KUALITAS BERPIKIR INOVATIF GURU DI SEKOLAH MENENGAH ATAS
DOI:
https://doi.org/10.38048/jipcb.v10i3.947Keywords:
kualitas berpikir, berpikir inovatif, guru SMAAbstract
Pemikiran yang inovatif merupakan proses kognitif yang menjadi kompetensi penting dan merupakan kebutuhan yang harus dimiliki di abad ke 21 ini. Di bidang pendidikan berpikir inovatif dapat membantu guru dan siswa bisa dengan mudah beradaptasi pada kemajuan teknologi yang terus berkembang. Penelitian yang dilakukan ini memiliki tujuan untuk melihat kualitas berpikir inovatif guru di SMA Negeri 1 Kayan Hilir dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif. Instrumen yang dipergunakan yaitu soal angket sebanyak 19 soal yang terdiri dari 4 indikator yaitu guru mengamati, bertanya, mempunyai jaringan/ forum dalam hal mengembangkan diri dan guru melakukam eksperimen. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 22 orang yang merupakan guru-guru di SMA Negeri 1 Kayan Hilir. Pengumpulan data melalui survey angket dianalisis menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan mengkonversikan data pada skala likert. Melalui penelitian yang dilakukan maka rata-rata kualitas berpikir inovatif yang diperoleh dari rata-rata seluruh indikator adalah 76,02. Kesimpulan yang diperoleh adalah kualitas berpikir inovatif guru di SMA Negeri 1 Kayan Hilir sudah baik (mean = 76,02).
References
Afwan, B., Suryani, N., & Ardianto, D. T. (2020). Analisis Kebutuhan Pembelajaran Sejarah Di Era Digital. Proceding Literasi Dalam Pendidikan Di Era Digital Untuk Generasi Milenial, 1(1), 9.
Asbari, M., Wijayanti, L. M., Hyun, C. C., Imelda, D., Yanthy, E., & Purwanto, A. (2020). Hard Skills atau Soft Skills: Manakah yang lebih penting bagi inovasi guru. Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 4(1), 1–20. https://doi.org/10.33487/edumaspul.v4i1.333
Berkup, S. B. (2014). Working with generations X and Y In generation Z period: Management of different generations in business life. Mediterranean Journal of Social Sciences, 5(19), 218–229. https://doi.org/10.5901/mjss.2014.v5n19p218
Code, J., Ralph, R., & Forde, K. (2020). Pandemic designs for the future : perspectives of technology education teachers during. 121(5), 419–431. https://doi.org/10.1108/ILS-04-2020-0112
Firmadani, F. (2020). Media Pembelajaran Berbasis Teknologi Sebagai Inovasi Pembelajaran Era Revolusi Industri 4.0. Prosiding Konferensi Pendidikan Nasional, 2(1), 93–97. http://ejurnal.mercubuana-yogya.ac.id/index.php/Prosiding_KoPeN/article/view/1084/660
González‐pérez, L. I., & Ramírez‐montoya, M. S. (2022). Components of Education 4.0 in 21st Century Skills Frameworks: Systematic Review. Sustainability (Switzerland), 14(3), 1–31. https://doi.org/10.3390/su14031493
Iriansyah, H. S. (2020). Upaya Guru dalam Mengatasi Kejenuhan Belajar Peserta Didik di Masa Pandemi Putri Hanina 1 , Aiman Faiz 2 , Dewi Yuningsih3. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan STKIP Kusuma Negara II, 1(1), 1–6.
Morad, S., Ragonis, N., & Barak, M. (2021). The validity and reliability of a tool for measuring educational innovative thinking competencies. Teaching and Teacher Education, 97(2001). https://doi.org/10.1016/j.tate.2020.103193
Mutiaramses, M., S, N., & Murni, I. (2021). Peran Guru Dalam Pengelolaan Kelas Terhadap Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar. Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 6(1), 43–48. https://doi.org/10.23969/jp.v6i1.4050
N, S., & K, I. (2020). Inovasi Pendidikan Dalam Peningkatan Strategi Mutu Pendidikan.
Nordfors, D., Cerf, V., & Senges, M. (2018). Disrupting Unemployment. May, 117. https://doi.org/10.13140/RG.2.1.1006.0406
Peschl, H., Deng, C., & Larson, N. (2021). Entrepreneurial thinking: A signature pedagogy for an uncertain 21st century. International Journal of Management Education, 19(1), 100427. https://doi.org/10.1016/j.ijme.2020.100427
Priatna, T. (2018). Inovasi Pembelajaran Pai Di Sekolah Pada Era Disruptive Innovation. Jurnal Tatsqif, 16(1), 16–41. https://doi.org/10.20414/jtq.v16i1.158
Rahayu, R., Iskandar, S., & Abidin, Y. (2022). Inovasi Pembelajaran Abad 21 dan Penerapannya di Indonesia. Jurnal Basicedu, 6(2), 2099–2104. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i2.2082
Rahmatullah, A. S., Mulyasa, E., Syahrani, S., Pongpalilu, F., & Putri, R. E. (2022). Digital era 4.0. Linguistics and Culture Review, 6, 89–107. https://doi.org/10.21744/lingcure.v6ns3.2064
Retnawati, H., Yogyakarta, U. N., Djidu, H., & Kartianom, K. (2019). TEACHERS ’ KNOWLEDGE ABOUT HIGHER-ORDER THINKING SKILLS AND. April. https://doi.org/10.33225/pec/18.76.215
Rowikarim, A. (2017). Mengajar Yang Efektif Menjadi Penentu Kualitas Seorang Guru. Jurnal Pendidikan UNIGA, 7(1), 40–50.
Supriadi, D. (2017). Implementasi Manajemen Inovasi dan Kreatifitas Guru dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran. 1(2).
Suryawati, E., & Osman, K. (2018). Contextual Learning : Innovative Approach towards the Development of Students ’ Scientific Attitude and Natural Science Performance. 14(1), 61–76. https://doi.org/10.12973/ejmste/79329
Suswandari, M. (2019). COOPERATIVE LEARNING: STRATEGI PENGEMBANGAN INOVASI PENDIDIKAN DI INDONESIA. Journal of Boromarjonani College of Nursing Suphanburi, 2(1), 40–54.
Yuliandri, M. (2017). Pembelajaran Inovatif di Sekolah Berdasarkan Paradigma Teori Belajar Humanistik. Journal of Moral and Civic Education, 1(2), 101–115. https://doi.org/10.24036/8851412020171264
