IMPROVING UNDERSTANDING OF FRACTION CONCEPTS THROUGH PROBLEM BASED LEARNING ASSISTED BY MANIPULATIVE MEDIA FOR FIFTH GRADE STUDENTS

Authors

  • Ainul Mardiyah Universitas Terbuka, Indonesia
  • Dek Ngurah Laba Laksana STKIP Citra Bakti, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38048/jipcb.v13i3.6906

Keywords:

Conceptual understanding, mathematics education, fraction learning, manipulative media, problem-based learning

Abstract

This research is motivated by the low conceptual understanding of fifth grade students on fractions, which are often taught abstractly. This study aims to improve fifth grade students mathematics learning outcomes on fraction operations by implementing an innovative Problem Based Learning (PBL) learning model assisted by manipulative media. This Classroom Action Research (CAR) involved 24 participants consisting of 15 male students and 9 female students. The implementation procedure follows the systematic stages of PBL, which include real-world problem orientation, organizing students into groups, assisting investigations using folded paper media, and presenting work. Data were collected through student activity observation sheets and learning outcome tests, then analyzed using quantitative and qualitative descriptive data analysis techniques. The results of the action showed a significant increase in learning outcomes. The average student score before the action (pre-cycle) was 62.5, increasing to 81.2 after the action. Direct interaction with concrete media has been shown to increase the activeness and visual understanding of fraction concepts in a classical manner compared to conventional methods. The conclusion of this study is that the PBL model supported by manipulative media successfully facilitated the construction of students mathematical understanding through meaningful learning experiences. This research provides a practical contribution as a reference for learning innovation for elementary school teachers in reducing the abstractness of mathematics material through the TPACK approach and concrete media. Follow up activities are directed at developing variations of manipulative media for other mathematics materials to maintain the quality of learning.

References

Attard, C., & Holmes, K. (2022). Eksplorasi praktik guru yang mempengaruhi keterlibatan siswa dengan matematika di sekolah dasar. Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika, 34(4), 781–801.https://doi.org/10.1007/s13394-021-00366-w

Barbieri, CA, Miller-Cotto, D., & Booth, JL (2021). Kurang positif, lebih negatif: Pengaruh miskonsepsi pecahan terhadap pengetahuan konseptual dan prosedural. Jurnal Psikologi Pendidikan, 113(4), 712–726.https://doi.org/10.1037/edu0000618

Carbonneau, KJ, Marley, SC, & Selig, JP (2021). Meta-analisis efikasi manipulatif konkret untuk hasil pendidikan. Educational Psychology Review, 33(2), 699–723.https://doi.org/10.1007/s10648-020-09538-2

Doabler, CT, Clarke, B., Kosty, D., Kurtz-Nelson, E., Fien, H., Smolkowski, K., & Baker, SK (2021). Menguji kemanjuran intervensi tingkat 2 pada pemahaman siswa kelas satu tentang konsep bilangan bulat dan pecahan. Jurnal Penelitian tentang Efektivitas Pendidikan, 14(2), 342–367.https://doi.org/10.1080/19345747.2020.1862375

Fitriani, D. (2023). Peningkatan ketuntasan hasil belajar matematika operasi pecahan melalui penerapan model konstruktivistik. Jurnal Inovasi Pembelajaran Dasar, 7(1), 45–56.

Fuchs, LS, Malone, AS, Gilbert, JK, Powell, SR, & Wang, AY (2022). Memperbaiki pemahaman pecahan bagi siswa dengan kesulitan matematika: Peran proses kognitif. Exceptional Children, 88(3), 241–259.https://doi.org/10.1177/00144029211051512

Gasteiger, H., & Bruns, J. (2023). Perancah yang berbeda dalam pendidikan matematika awal: Bagaimana objek konkret mendukung pengembangan konseptual. Jurnal Internasional Pendidikan Sains dan Matematika, 21(5), 1431 1453.https://doi.org/10.1007/s10763-022-10311-x

Hidayat, A., & Utami, S. (2021). Model pembelajaran berbasis masalah untuk meningkatkan kemandirian belajar dan kemampuan pemecahan masalah siswa sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 5(3), 1422–1432.https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i3.911

Hosnan, M. (2022). Pendekatan inovatif dalam pembelajaran abad 21: Teori dan aplikasi pada pendidikan dasar rekonstruksi matematika SD . PT Bumi Aksara.

Laski, EV, & Siegler, RS (2024). Pembelajaran dari manipulatif: Kerangka konseptual dan tinjauan representasi konkret dan virtual. Psikolog Pendidikan, 59(1), 18–35.https://doi.org/10.1080/00461520.2023.2285112

Lestari, S., Handayani, T., & Nugroho, A. (2020). Berpikir keterampilan berpikir kreatif melalui sintaks pembelajaran berbasis masalah di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Matematika, 8(2), 112–125.

Lewis, KE, & Lynn, FM (2021). Mengakses konsep pecahan: Alat visual-spasial dan siswa dengan kesulitan belajar. Jurnal Perilaku Matematika, 62, Artikel 100863.https://doi.org/10.1016/j.jmathb.2021.100863

Mulyani, E. (2024). Kombinasi model pembelajaran aktif dan media taktil untuk merediksi miskonsepsi pecahan pada siswa kelas V. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Dasar, 12(1), 89–101.

Namkung, JM, & Bricko, N. (2021). Pengaruh pembelajaran berbasis masalah terhadap kinerja pecahan dan kecemasan matematika siswa berprestasi rendah. Penelitian dan Praktik Gangguan Belajar, 36(2), 121–134.https://doi.org/10.1111/ldrp.12245

Ningsih, R. (2022). Pengaruh pendekatan kontekstual berbasis masalah terhadap motivasi dan minat belajar matematika siswa. Jurnal Riset Pendidikan Dasar, 4(2), 201–214.

Piaget, J. (2021). Psikologi kecerdasan (edisi ke-2) Routledge.https://doi.org/10.4324/9781003168171

Pratama, MA (2023). Efektivitas model PBL terhadap retensi memori jangka panjang konsep pecahan di sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar, 7(2), 310–319.https://doi.org/10.23887/jisd.v7i2.56112

Ramadhani, R., & Fitri, Y. (2020). Merancang masalah autentik dalam model pembelajaran matematika berbasis masalah materi pecahan. Jurnal Elemen, 6(1), 74–89.https://doi.org/10.29408/jel.v6i1.1731

Reinhold, S., Hofer, S., Berkowitz, M., & Vogel, S. (2021). Peran keterampilan spasial dan gender dalam pemahaman pecahan anak sekolah dasar. Jurnal Psikologi Pendidikan, 113(5), 903–920.https://doi.org/10.1037/edu0000493

Resnick, I., Newcombe, NS, & Jordan, NC (2023). Dari konkret ke abstrak: Mengembangkan penguasaan konsep pecahan menggunakan alat spasial dan fisik di kelas sekolah dasar. Kognisi dan Instruksi, 41(2), 185–209.https://doi.org/10.1080/07370008.2022.2111124

Roessger, KM, Daley, BJ, & Hafez, DA (2022). Pengaruh pembelajaran berbasis masalah kontekstual terhadap penalaran matematika dan retensi pengetahuan di pendidikan dasar. Ilmu Instruksional, 50(3), 411–435.https://doi.org/10.1007/s11251-022-09581-2

Rusman. (2021). Model-model pembelajaran: Menerangkan profesionalisme guru (edisi ke-3). PT RajaGrafindo Persada.

Saputra, H., Wijaya, M., & Kusuma, A. (2025). Jembatan kognitif dalam pembelajaran pecahan tidak seperti di kelas V sekolah dasar: Studi tindakan kolaboratif. Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif (JPMI), 8(1), 12–25.

Sari, DP, & Rahayu, C. (2022). Hambatan visualisasi konsep pecahan abstrak dan solusinya menggunakan media manipulatif kertas origami. Jurnal Jendela Pendidikan, 2(3), 415–427.https://doi.org/10.57008/jjp.v2i03.281

Shin, M., & Bryant, DP (2024). Meningkatkan pengetahuan konseptual pecahan pada siswa sekolah dasar yang berisiko mengalami kesulitan matematika: Sintesis studi intervensi. Remedial and Special Education, 45(1), 32–45.https://doi.org/10.1177/07419325231178491

Tian, J., & Siegler, RS (2022). Pembelajaran pecahan di sekolah dasar: Memprediksi prestasi matematika di masa depan dan memahami lintasan perkembangan. Perspektif Perkembangan Anak, 16(2), 94–101.https://doi.org/10.1111/cdep.12447

Vamvakoussi, X., Van Dooren, W., & Verschaffel, L. (2023). Bias bilangan asli dalam pembelajaran pecahan: Sebuah studi intervensi menggunakan pembelajaran berbasis masalah dan kolaborasi antar teman sebaya. Pembelajaran dan Instruksi, 85, Artikel 101742.https://doi.org/10.1016/j.learninstruc.2023.101742

Wijaya, A., & Hadi, S. (2022). Mengkontekstualisasikan pembelajaran matematika melalui kearifan lokal: Pengaruh PBL berbasis etnomatematika terhadap keterampilan pemecahan masalah siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Matematika, 13(2), 291–310.https://doi.org/10.22342/jme.v13i2.pp291-310

Wulandari, T. (2024). Mereduksi kecemasan matematis (kecemasan matematika) materi pecahan siswa sekolah dasar menggunakan model pembelajaran berbasis masalah. Jurnal Pendidikan Dasar, 9(2), 143–155.

Zhang, X., & Rittle-Johnson, B. (2024). Pengembangan pengetahuan konseptual dan prosedural tentang pecahan: Sebuah studi longitudinal di kelas atas sekolah dasar. Psikologi Pendidikan Kontemporer, 76, Artikel 102241.https://doi.org/10.1016/j.cedpsych.2023.102241

Zulkifli, M. (2021). Dinamika kerja kelompok heterogen dalam pemecahan masalah matematika materi operasi hitung pecahan siswa kelas V. Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar, 5(4), 312–324.

Downloads

Published

2026-08-24

How to Cite

Mardiyah, A., & Laba Laksana, D. N. (2026). IMPROVING UNDERSTANDING OF FRACTION CONCEPTS THROUGH PROBLEM BASED LEARNING ASSISTED BY MANIPULATIVE MEDIA FOR FIFTH GRADE STUDENTS. Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti, 13(3), 718–728. https://doi.org/10.38048/jipcb.v13i3.6906

Citation Check