ANALISIS KESULITAN BELAJAR MATEMATIKA MAHASISWA PGSD

Authors

  • Paltiman Lumban Gaol Universitas Halmahera, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38048/jipcb.v9i1.647

Keywords:

kesulitan belajar, matematika SD

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh mahasiswa secara umum mengalami berbagai masalah dalam mengikuti mata kuliah pembelajaran matemarika SD. Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui Faktor Kesulitan Belajar Matematika Mahasiswa PGSD. Metode Penelitian menggunakan jenis penelitian pengembangan dengan dengan pendekatan penelitian pengembangan instrumen dengan analisis faktor eksploratori. Sampel dalam penelitian ini merupakan mahasiswa PGSD Uniera angkatan 2021 berjumlah 38 mahasiswa. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. Berdasarkan perhitungan data empiris uji coba rata-rata validitas instrumen uji coba sebesar 0,78 reliabilitas instrumen sebesar 0,911. Faktor-faktor kesulitan belajar matematika mahasiswa terdiri dari 12 faktor yaitu; 1) pengaruh psikologi mahasiswa; 2) faktor mahasiswa sering mengantuk; 3) penglihatan mata; 4) bermain hp dengan teman yang suka bolos kuliah; 5) media pembelajaran yang menyebabkan mahasiswa malas belajar; 6) dosen sering marah 7) mahasiswa sering tidak buat tugas; 8) kurang kontrol oleh dosen; 9) Ketidaksediaan ATK mahasiswa; 10) Metode mengajar dosen yang membosankan; 11) Aktivitas belajar yang hanya mencatat sehingga mahasiswa malas dan banyak bermain; 12) kurang kerjasama sesama antar mahasiswa.

References

Agusnadi, A. (2014). Efektivitas pemberian sanksi bagi siswa pada pelanggaran tata tertib di SMP 2 Kapuas Timur Kabupaten Kapuas. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 4(8).
Lerner, R. M., Johnson, S. K., & Buckingham, M. H. (2015). Relational developmental systems?based theories and the study of children and families: Lerner and Spanier (1978) revisited. Journal of Family Theory & Review, 7(2), 83-104.
Mardapi, D. 2012. Pengukuran Penilaian dan Evaluasi Pendidikan. Yogyakarta: Nusa Medika
Masroza, F. (2013). Prevalensi anak berkesulitan belajar di sekolah dasar se Kecamatan Pauh Padang. Jurnal Ilmiah Pendidikan Khusus, 1(1), 215-227.
Poerwadarminta, W. J. S. (2007). Kamus umum bahasa indonesia edisi ketiga. Jakarta: Balai Pustaka.
Purwanto, E. (2014). Model motivasi trisula: sintesis baru teori motivasi berprestasi. Jurnal Psikologi, 41(2), 218-228.
Purwanto. 2007. Instrumen Penelitian Sosial dan Pendidikan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Slameto. 2013. Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta
Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Pendidikan. Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D. Bandung: Alfabeta.
Suharsimi, A. 2013. Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
Suwangsih, E., Putri, H. E., Widodo, S., & Ikhwanudin, T. (2018). Pengembangan Model Pembelajaran Konsep Bilangan Bagi Anak Dengan Mathematics Learning Disability di Sekolah Dasar Inklusi. IndoMath: Indonesia Mathematics Education, 1(1), 1-18.
Ulya, R., Amir, A., & Yaunin, Y. (2018). Association Between Psychological Profile And Academic Achievement of Midwifery Students. Journal of Midwifery, 3(2), 1-10.
Widoyoko, E. P. 2012. Teknik Penyusunan Instrumen Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Downloads

Published

2022-03-27

How to Cite

Gaol, P. L. (2022). ANALISIS KESULITAN BELAJAR MATEMATIKA MAHASISWA PGSD. Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti, 9(1), 179–189. https://doi.org/10.38048/jipcb.v9i1.647

Issue

Section

Articles

Citation Check