IMPLEMENTASI METODE EXAMPLES NON EXAMPLES DALAM PEMBELAJARAN DARING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SD
DOI:
https://doi.org/10.38048/jipcb.v9i1.633Keywords:
metode examples non example, pembelajaran daring, kemampuan berpikir kritisAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh persoalan rendahnya kemampuan berpikiri kritis siswa kelas V Sekolah Dasar Dwijendra Denpasar. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa melalui implementasi metode examples non examples dalam pembelajaran daring untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas V SD Dwijendra Denpasar. Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang diadopsi dari Kurt Lewin 2011. Secara ringkas, penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, yang meliputi empat tahapan yaitu: perencanaan, pelaksanaan, observasi, refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Dwijendra Denpasar dengan jumlah siswa 39 orang siswa yang terdiri dari 18 siswa laki-laki dan 21 siswa perempuan. Metode yang digunakan dalam mengumpulkan data, yaitu test keterampilan berpikir kritis dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan dianalisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan persentase nilai rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa dan ketuntasan klasikal siswa sebesar 15,39% dari 61,53% pada siklus I kriteria cukup aktif menjadi 76,92% kriteria aktif pada siklus II menjadi 87,17%. Berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh dapat disimpulkan, bahwa implementasi metode examples non examples dalam pembelajaran daring dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas V SD.
References
Adinda. (2016). Thinking Skill Pengantar Menuju Berpikir Kritis. Suka Press.
Ardiyanti, F., & Winarti. (2013). Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Fenomena untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar. Kaunia, 9(2), 27–33.
Ardiyanti, Y. (2016). Berpikir Kritis Siswa Dalam Pembelajaran Berbasis Masalah Berbantuan Kunci Determinasi. JPI (Jurnal Pendidikan Indonesia), 5(2), 193. https://doi.org/10.23887/jpi-undiksha.v5i2.8544
Arikunto, S. (2011). Penelitian Tindakan Kelas. Bumi Aksara. https://doi.org/10.1057/cpt.2011.40
Dan, K., Siswa, E., Lingkungan, T., & Rahma, A. N. (2012). Pengembangan Perangkat Pembelajaran Model Inkuiri Berpendekatan Sets Materi Kelarutan Dan Hasilkali Kelarutan Untuk Menumbuhkan Keterampilan Berpikir Kritis Dan Empati Siswa Terhadap Lingkungan. Journal of Educational Research and Evaluation, 1(2).
Faridah, M. (2014). Penggunaan Model Sosiodrama dalam Keterampilan Berbicara siswa Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia. In . Implementasi Penerapan Kurikulum 2013 Dalam Pendidikan Nasional. Alfabeta.
Fika Amalia, N., & Endang Susilaningsih, dan. (2014). Pengembangan Instrumen Penilaian Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Sma Pada Materi Asam Basa. Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia, 8(2), 1380–1389.
Lau. (2011). An Introduction to Critical Thinking and Creativity. Jhon Wiley and Sons, Inc.
Ramli, M. (2017). Analisis Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Madrasah Aliyah Negeri di Kabupaten Magetan. 21(2000), 223–231.
Santika, I. G. N., Kartika, I. M., & Wahyuni, N. W. R. (2019). Pendidikan karakter: studi kasus peranan keluarga terhadap pembentukan karakter anak Ibu Sunah di Tanjung Benoa. Widya Accarya, 10(1).
Santika, I. G. N. (2017). Kepala Sekolah Dalam Konsep Kepemimpinan Pendidikan: Suatu Kajian Teoritis. Widya Accarya, 7(1). http://103.39.12.42/index.php/widyaaccarya/article/view/898
Santika, I. G. N. (2018). Strategi Meningkatkan Kualitas SDM Masyarakat Desa Padangsambian Kaja Melalui Pendidikan Karakter Berbasiskan Kepedulian Lingkungan Untuk Membebaskannya Dari Bencana Banjir. Widya Accarya, 9(1).
Santika, I. G. N. (2020a). Menggali dan Menemukan Roh Pancasila Secara Kontekstual. Lakeisha.
Santika, I. G. N. (2020b). Optimalisasi Peran Keluarga Dalam Menghadapi Persoalan Covid- 19 : Sebuah Kajian Literatur. Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial, 6(2), 127–137. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.23887/jiis.v6i2.28437
Santika, I. G. N. (2021a). Grand Desain Kebijakan Strategis Pemerintah Dalam Bidang Pendidikan Untuk Menghadapi Revolusi Industri 4.0. Jurnal Education and Development, 9(2), 369–377.
Santika, I. G. N. (2021b). Pendidikan Kewarganegaraan (Studi Komparatif Konstitusi Dengan UUD 1945). Lakeisha.
Santika, I. G. N., Kartika, I. M., Ayu, I. G., & Darwati, M. (2021). Reviewing The Handling Of Covid-19 In Indonesia In The Perspective Of The Pancasila Element Theory ( TEP ). Jurnal Etika Demokrasi (JED), 6(2), 40–51. https://doi.org/https://doi.org/10.26618/jed.v6i2.5272
Santika, I. G. N., & Suastika, I. N. (2022). Efforts of State-Owned Enterprises (SOE) in Disseminating Pancasila by Actualizing Tri Hita Karana (THK). Jurnal Etika Demokrasi (JED), 7(1), 14–27. https://doi.org/10.26618/jed.v
Santika, I. G. N., Suastra, I. W., & Arnyana, I. B. P. (2022). Membentuk karakter peduli lingkungan pada siswa sekolah dasar melalui pembelajaran ipa. Jurnal Education and Development, 10(1), 207–212. https://doi.org/https://doi.org/10.37081/ed.v10i1.3382
Susilowati, S., Sajidan, S., & Ramli, M. (2018). Keefektifan perangkat pembelajaran berbasis inquiry lesson untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa. Jurnal Penelitian Dan Evaluasi Pendidikan, 22(1), 49–60. https://doi.org/10.21831/pep.v22i1.17836
Swarniti, N. W. (2019). The Translation Procedures of Bible Translation. RETORIKA: Jurnal Ilmu Bahasa, 5(2), 187–196. https://doi.org/10.22225/jr.5.2.1277.187-196
Swarniti, N. W. (2021). Translation Methods Found in New Testament Bible of Mark ’ s Gospel. RETORIKA: Jurnal Ilmu Bahasa, 7(2), 172–179. https://doi.org/https://doi.org/10.22225/jr.7.2.3823.172-179
Thinking, C., On, S., Teaching, B., & Newspaper, U. (2009). Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Dalam Pembelajaran Biologi Menggunakan Media Koran. Jurnal Pendidikan Matematika Dan Sains, XIV(2), 111–114. https://doi.org/10.21831/jpms.v14i2.12438
Zulhelmi, Adlim, & Mahidin. (2017). Pengaruh Media Pembelajaran Interaktif Terhadap Peningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa. Jurnal Pendidikan Sains Indonesia (Indonesian Journal of Science Education), 5(1), 72–80.
