EFEKTIVITAS PROGRAM BANTUAN BEASISWA PENDIDIKAN DALAM MENGURANGI SISWA PUTUS SEKOLAH: TINJAUAN LITERATUR

Authors

  • Benediktus Rahawarin Universitas Negeri Jakarta, Indonesia
  • Masduki Ahmad Universitas Negeri Jakarta, Indonesia
  • Heni Rochimah Universitas Islam As-syafiiyah, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38048/jipcb.v12i4.5883

Keywords:

Beasiswa pendidikan, angka putus sekolah, keadilan sosial, tinjauan literatur, bidikmisi, pendampingan sosial

Abstract

Tinjauan literatur ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas program bantuan beasiswa pendidikan dalam mengurangi angka putus sekolah, dengan perhatian utama pada peserta didik atau mahasiswa dari komunitas ekonomi lemah. Kajian dilakukan menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) terhadap sejumlah studi nasional dan Internasional yang diterbitkan dalam kurun waktu 2010-2025. Temuan menunjukkan bahwa beasiswa yang dirancang berdasarkan kebutuhan ekonomi secara signifikan menurunkan angka putus sekolah, dibandingkan dengan skema berbasis prestasi akademik semata. Kajian ini juga membandingkan program beasiswa Indonesia (Bidikmisi/KIP-Kuliah) dengan model Internasional seperti Pell Grant di Amerika Serikat dan Education Maintenance Allowance (EMA) di Inggris. Meskipun Indonesia melalui Bidikmisi dan KIP-Kuliah telah mengadopsi pendekatan berbasis kebutuhan seperti Pell Grant dan EMA, implementasinya belum sekuat negara maju karena masih lemah dalam pendampingan dan akses informasi di lapangan. Inggris, lewat EMA, menargetkan siswa menengah dengan insentif kehadiran yang langsung memengaruhi partisipasi sekolah, sementara Indonesia lebih fokus ke pendidikan tinggi dengan skema afirmatif, namun belum menjangkau akar masalah sejak jenjang awal. Hal ini menggarisbawahi bahwa efektivitas beasiswa tak hanya ditentukan oleh desain skema, tetapi juga oleh presisi penargetan, intensitas pendampingan, dan konsistensi pelaksanaan di tingkat lokal. Hasil kajian ini diharapkan dapat memberikan arah kebijakan beasiswa yang lebih terbuka atau merangkul semua kalangan dan berkeadilan.

References

Ahmad, N., & Thompson, J. (2024). Financial aid and persistence in higher education: Revisiting the role of institutional support in student success. Studies in Higher Education, 49(2), 231–247. https://doi.org/10.1080/03075079.2023.2230198

Arianti, F., Nurdin, R., & Lestari, M. (2023). Dampak psikologis beasiswa terhadap mahasiswa penerima: Studi kasus di perguruan tinggi negeri. Jurnal Psikologi Pendidikan, 17(1), 55–66.

Asmirawati, N. (2023). Persepsi mahasiswa terhadap peran beasiswa dalam menyelesaikan studi (Studi di UIN Alauddin Makassar). Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan, 14(2), 103–112.

Chen, X., Zhang, Z., & Liu, Y. (2022). The role of financial aid and non-financial support in promoting student retention in higher education. Higher Education Research & Development, 41(2), 345–361. https://doi.org/10.1080/07294360.2021.1882401

Cruz-Netro, Z. G., & Martínez-Maldonado, C. E. (2024). Exploring school dropout dynamics: A case study using self-organizing maps. In Artificial Intelligence Applications in Education (pp. 243–258). Springer. https://doi.org/10.1007/978-3-031-69769-2_14

Dynarski, S. (2003). Does aid matter? Measuring the effect of student aid on college attendance and completion. American Economic Review, 93(1), 279–288. https://doi.org/10.1257/000282803321455287

Fenta, E. T., Endeshaw, D., Adal, O., & Tareke, A. A. (2025). Determinants of educational retention in Africa: A systematic review and meta-analysis. Systematic Reviews, 14(1), 1–18. https://doi.org/10.1186/s13643-025-02906-z

Haidir, M., & Setyari, P. (2019). Pendidikan dan mobilitas sosial di Indonesia. Jurnal Ilmu Sosial dan Politik, 22(3), 203–215.

Hapsari, R., Nugroho, Y., & Sari, T. (2018). Kontribusi beasiswa PPA dan kebiasaan belajar terhadap prestasi akademik mahasiswa di Universitas Sebelas Maret. Jurnal Pendidikan, 10(1), 80–88.

Heller, D. E., & Marin, P. (2002). Who should we help? The negative social consequences of merit-based scholarships. Harvard Civil Rights Project.

Henry, G. T., Rubenstein, R., & Bugler, D. T. (2015). Improving college access and success through merit-based scholarships: Evidence from the West Virginia PROMISE program. Journal of Policy Analysis and Management, 34(1), 155–183. https://doi.org/10.1002/pam.21784

Iflakhah, M., & Hafiyusholeh, M. (2021). Sistem pendukung keputusan penerimaan beasiswa Bidikmisi di UINSA dengan menggunakan Analytical Hierarchy Process (AHP). Axiom: Jurnal Pendidikan dan Matematika, 10(2), 188–197. https://doi.org/10.30821/axiom.v10i2.8837

Johnson, S. D., & Willging, P. A. (2004). Factors that influence students’ decision to drop out of online courses. Journal of Asynchronous Learning Networks, 8(4), 105–118.

Kholidah, K. A., & Widjayatri, R. D. (2025). Identifikasi penyebab anak putus sekolah: Studi literatur. Jurnal Jendela Cakrawala, 1(1), 8–16.

Kirom, M., Kadier, A., & Bilfaqih, Y. (2012). Sistem informasi manajemen beasiswa ITS berbasis sistem pendukung keputusan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process. Jurnal Teknik ITS, 1(1), A154–A159. https://doi.org/10.12962/j23373539.v1i1.1444

Li, D., Mattei, A., & Mealli, F. (2015). Evaluating the effect of university grants on student dropout: Evidence from a regression discontinuity design in Italy. Journal of the Royal Statistical Society: Series A, 178(4), 963–981. https://doi.org/10.1111/rssa.12104

Lister, K., & Velez, P. (2023). Beyond money: Exploring the psychosocial impact of scholarship programs on student engagement and academic confidence. International Journal of Educational Development, 102, 102832. https://doi.org/10.1016/j.ijedudev.2023.102832

Misra, A., Sadikin, H., & Adlina, R. (2022). Efektivitas program KIP-Kuliah dalam konteks sosial ekonomi mahasiswa miskin. Jurnal Kebijakan Pendidikan, 11(2), 77–93.

Purwanto, T., & Sukadana, I. W. (2016). Faktor penyebab putus sekolah di Indonesia. Jurnal Pendidikan Sultan Agung, 3(2), 176–189.

Rahmawati, L., Suryani, D., & Hasanah, U. (2019). Pendekatan holistik dalam program beasiswa untuk siswa miskin. Jurnal Sosial Humaniora, 10(4), 298–310.

Rahmawati, N., Yusuf, A. M., & Lestari, I. (2019). Pengaruh bantuan pendidikan terhadap retensi mahasiswa miskin. Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 11(2), 89–97.

Ridho, A., & Hasan, M. (2021). Pengaruh tekanan ekonomi terhadap prestasi akademik siswa kurang mampu. Jurnal Pendidikan dan Ekonomi, 14(2), 112–124.

Sidauruk, R., Yuniarti, D., & Tarigan, J. (2021). Pemetaan akses pendidikan di daerah tertinggal di Indonesia. Jurnal Pembangunan Daerah, 6(1), 21–35.

Siregar, T., Maulida, D., & Hapsari, V. (2025). Kendala implementasi Program Indonesia Pintar di wilayah perdesaan. Jurnal Pemerataan Pendidikan, 5(1), 40-53.

Springer, M., Contreras, D., & Reyes, L. (2024). The impact of scholarship loss on college persistence: Evidence from Chile. Latin American Economic Review, 33(1), 1-22. https://doi.org/10.1186/s40503-024-00100-5

Suhendar, E., Wijaya, R., & Hartati, N. (2023). Distribusi guru dan keadilan pendidikan di Indonesia. Jurnal Administrasi Pendidikan, 15(1), 70–84.

Thongvanh, K., Viere, A. L., Larson, N. J., & Dries, D. J. (2025). Advanced practice provider fellowship-An effective approach to onboarding and retention in high acuity trauma, critical care, and emergency general surgery. The Journal for Nurse Practitioners, 21(4), 512–519. https://doi.org/10.1016/j.nurpra.2025.03.007

Zia, R., Mahmud, H., & Latif, K. (2025). Merit-based scholarships and academic performance: Evidence from Southeast Asia. Asian Journal of Education Research, 18(2), 145-159.

Downloads

Published

2025-11-20

How to Cite

Rahawarin, B., Ahmad, M., & Rochimah, H. (2025). EFEKTIVITAS PROGRAM BANTUAN BEASISWA PENDIDIKAN DALAM MENGURANGI SISWA PUTUS SEKOLAH: TINJAUAN LITERATUR. Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti, 12(4), 1053–1067. https://doi.org/10.38048/jipcb.v12i4.5883

Citation Check