CHILDFREE DALAM PERSPEKTIF MAHASISWA GEN Z: ANALISIS TEORI PILIHAN RASIONAL
DOI:
https://doi.org/10.38048/jipcb.v12i2.5394Keywords:
Childfree, Gen Z, Pilihan Rasional, Mahasiswa, Nilai SosialAbstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pandangan mahasiswa Generasi Z tentang keputusan hidup ChildFree dalam pendekatan kualitatif dan kerangka teori yang dipilih secara rasional. Konsepsi Childfree sekarang dimulai sebagai pilihan hukum dalam masyarakat modern, terutama kehidupan generasi muda. Studi ini terdiri dari 20 siswa dari berbagai universitas semi-terstruktur di Indonesia. Responden dipilih dengan teknik purposive sampling di mana siswa aktif antara usia 18 dan 25 siap untuk memahami masalah kebebasan anak dan memastikan pandangan reflektif. Pendekatan ini bertujuan untuk memastikan kedalaman dan relevansi data. Data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik untuk mengklarifikasi motivasi dan implikasi sosial di balik keputusan untuk tidak memiliki anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar anak -anak yang disurvei dikaitkan dengan pertimbangan ekonomi tanpa anak, kemandirian pribadi, motivasi mental, dan persepsi ekologis. Yang lain menolak keputusan ini tentang alasan nilai -nilai budaya dan agama. Studi ini menyimpulkan bahwa keputusan umur anak -anak adalah hasil dari pertimbangan rasional dengan perhitungan kerugian, nilai pribadi dan pengaruh struktural. Penemuan ini memperkaya pemahaman kita tentang dinamika nilai keluarga di era digital dan membuka ruang penelitian baru yang terkait dengan identitas, gender, dan keputusan kehidupan generasi muda.
References
Anisa, N., Nurhayati, A., & Fitriani, D. (2023). Media sosial dan normalisasi gaya hidup childfree di kalangan Gen Z. Jurnal Komunikasi Kontemporer, 11(1), 51–62. https://jurnal.komunikasikontemporer.id/index.php/jkk/article/view/123
Beck, U., & Beck-Gernsheim, E. (2002). Individualization: Institutionalized individualism and its social and political consequences. SAGE Publications. https://us.sagepub.com/en-us/nam/individualization/book226496
Becker, G. S. (1993). A treatise on the family (Enlarged ed.). Harvard University Press. https://www.hup.harvard.edu/catalog.php?isbn=9780674906990
Blumer, H. (1969). Symbolic interactionism: Perspective and method. University of California Press. https://www.ucpress.edu/book/9780520056763/symbolic-interactionism
Braun, V., & Clarke, V. (2019). Reflecting on reflexive thematic analysis. Qualitative Research in Sport, Exercise and Health, 11(4), 589–597. https://doi.org/10.1080/2159676X.2019.1628806
Coleman, J. S. (1990). Foundations of social theory. Harvard University Press. https://www.hup.harvard.edu/catalog.php?isbn=9780674312265
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications. https://us.sagepub.com/en-us/nam/qualitative-inquiry-and-research-design/book246896
Dewi, A. N. (2021). Perempuan dan pilihan hidup tanpa anak: Kajian feminisme dan otonomi tubuh. Jurnal Gender dan Sosial, 9(2), 145–160. https://doi.org/10.24843/jgs.2021.v9.i2
Fatimah, S., & Yuliana, R. (2022). Pandangan masyarakat terhadap pasangan childfree: Studi sosiologis di kota Bandung. Jurnal Sosiologi Reflektif, 16(1), 33–47. https://ejournal.unisba.ac.id/index.php/sosiologireflektif/article/view/4567
Herlinawati, A., Syahputra, R., & Rahayu, D. (2021). The rise of childfree lifestyle among millennials in Indonesia. Jurnal Sosiologi Reflektif, 15(2), 212–225. https://ejournal.unisba.ac.id/index.php/sosiologireflektif/article/view/4321
Lee, Y., & Zvonkovic, A. (2022). Youth perspectives on delaying or opting out of parenthood. Journal of Family Issues, 43(6), 1398–1417. https://doi.org/10.1177/0192513X211058267
Mead, G. H. (1934). Mind, self, and society. University of Chicago Press. https://press.uchicago.edu/ucp/books/book/chicago/M/bo20099389.html
Nugraheni, P., & Widiastuti, R. (2021). Konstruksi sosial perempuan karier terhadap pilihan hidup childfree. Jurnal Perempuan dan Anak, 3(2), 101–115. https://jurnalperempuandanak.org/index.php/jpa/article/view/89
Nurhaliza, M. (2023). Childfree dan media sosial: Analisis wacana dalam komunitas daring. Komunika: Jurnal Ilmu Komunikasi, 17(1), 47–60. https://jurnal.uinsgd.ac.id/index.php/komunika/article/view/7890
Palinkas, L. A., Horwitz, S. M., Green, C. A., Wisdom, J. P., Duan, N., & Hoagwood, K. (2015). Purposeful sampling for qualitative data collection and analysis in mixed method implementation research. Administration and Policy in Mental Health and Mental Health Services Research, 42(5), 533–544. https://doi.org/10.1007/s10488-013-0528-y
Pratiwi, L., & Rachmah, D. (2022). Motif ekonomi dan psikologis dalam keputusan childfree di kalangan milenial urban. Jurnal Sosiologi Kontemporer, 4(2), 98–112. https://doi.org/10.21009/jsk.042.2022
Puspitasari, R., & Diniyati, R. (2020). Narasi childfree di media sosial: Perspektif Gen Z terhadap peran gender. Jurnal Komunikasi dan Media, 7(1), 67–78. https://jurnal.unpad.ac.id/komunikasidanmedia/article/view/5678
Putri, M. D., & Setiawan, B. (2021). Preferensi Gen Z terhadap kehidupan keluarga: Antara tradisi dan rasionalitas. Jurnal Pemuda dan Sosial, 3(1), 55–68. https://jurnalpemudadasosial.org/index.php/jps/article/view/345
Schippers, M. (2016). Beyond monogamy: Polyamory and the future of polyqueer sexualities. NYU Press. https://nyupress.org/9781479801596/beyond-monogamy/
Sugihartati, R., Anggraeni, M. D., & Fatimah, S. (2020). Konstruksi gender dalam preferensi pernikahan dan anak: Studi mahasiswa Surabaya. Masyarakat: Jurnal Sosiologi, 25(1), 39–56. https://jurnal.ui.ac.id/index.php/mjs/article/view/1234
Wulandari, T. (2021). Childfree dan persepsi sosial di era digital: Analisis wacana media Instagram. Jurnal Ilmu Komunikasi Digital, 2(3), 75–89. https://jurnal.komunikasidigital.ac.id/index.php/jikd/article/view/567
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
