PENDIDIKAN ETIKA PERSPEKTIF IMMANUEL KANT DALAM PENDIDIKAN ISLAM DI ABAD 21
DOI:
https://doi.org/10.38048/jipcb.v11i3.3594Keywords:
ethical education, immanuel kant, Islamic educationAbstract
Artikel ini bertolak dari adanya gejala penurunan moralitas manusia dalam dunia pendidikan Islam pada abad ke-21, yang memiliki dampak yang signifikan terhadap pembentukan karakter peserta didik. Salah satu fenomena yang teramati adalah penurunan moral baik dari siswa maupun guru, seperti kasus penyalahgunaan narkoba, perkelahian antar siswa, dan intimidasi verbal dan nonverbal. Selain itu, banyak guru yang melakukan pelanggaran etik, seperti kekerasan terhadap siswa, ketidakhadiran, dan sikap kasar terhadap siswa. Kondisi ini mencerminkan kekurangan perilaku etis di lingkungan pendidikan. Kajian penelitian ini bertujuan untuk mengungkap konsep pendidikan etika perspektif Immanuel Kant dan relevansinya dalam pendidikan Islam abad ke-21. Data diperoleh dari hasil telaah terhadap beberapa buku, jurnal ilmiah yang terindeks Sinta, serta artikel lain yang relevan dengan kajian penelitian. Penelitian kualitatif ini metode studi kepustakaan dengan teknik analisis konten. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa: (1) menurut Immanuel Kant aspek utama pendidikan adalah etika, yang mengandung tiga prinsip etika deontologis, yaitu: nilai moral sebagai kewajiban fundamental, universalitas etika, dan pertimbangan moral sebelum melakukan segala sesuatu, (2) konsep pendidikan etika Immanuel Kant memiliki relevansi dengan pendidikan Islam di abad ke-21 tidak hanya berfokus pada pengajaran ilmu pengetahuan, keterampilan, maupun teknologi, tetapi juga membentuk anak didik menjadi pribadi yang berilmu, berakhlak mulia, dan bertanggung jawab.
References
‘Aabidah Ummu ‘Aziizah, U. H. S. A. A. B. (2022). The thought of Immanuel Kant and Its Implications in the Discourse of Moral Education. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 8(6), 100–110. https://doi.org/10.5281/zenodo.6442360
Abdullah, M. A. (2002). Antara Al-Ghazali dan Kant: Filsafat Etika Islam (Cet.1). Mizan.
Achmad, G. H. (2022). Pemikiran Filsafat Etik Immanuel Kant dan Relevansinya dengan Akhlak Islam. Alsys, 2(2), 324–339. https://doi.org/10.58578/alsys.v2i2.310
Asiyah, O. M., & Jazuli, M. F. (2022). Inovasi Pembelajaran PAI Abad 21. Ta’lim Diniyah: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 2(2), 170–182.
Aziz, M. (2018). Etika Akademis Dalam Pendidikan Islam. Jurnal Tarbiyah, 25(1). https://doi.org/10.30829/tar.v25i1.239
Bagaskara, R. (2019). Reorientasi Pemikiran Pendidikan KH. M. Hasyim Asy’ari: Etika dalam Pendidikan Islam. Islamuna: Jurnal Studi Islam, 6(2), 153–168. https://doi.org/10.19105/islamuna.v6i2.2545
Bayrak, Y. (2015). Kant’s View on Education. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 174, 2713–2715. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2015.01.956
Bhattacharyya, G. (2021). An Analysis of Kantian Ethics , Its Influence and Applicability in the Present Era of Artificial Intelligence. Journal Psychology and Education, 58(2), 5134–5146.
Biyanto, B. (2023). Youth Deradicalization Through Educational Institutions: Philosophical Perspective. Progresiva?: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam, 12(01), 35–52. https://doi.org/10.22219/progresiva.v12i01.25529
Chadidjah, S. (2020). Pendidikan Islam Abad 21 Perspektif Disipliner dan Interdisipliner. Jurnal Studi Islam, 1(1), 80–97.
Dedy, G., Putra, D., Made, I., Saputra, G. N., Agus Wardana, K., Hindu, U., Gusti, N. I., & Sugriwa, B. (2021). Paradigma Pendidikan Abab 21 Di Masa Pandemi Covid-19 (Tantangan Dan Solusi). Jurnal Pusat Penjaminan Mutu, 2(2), 2746–7074.
Durasa, H. (2023). Telaah Filsafat Moral Imanuel Kant dan Urgensinya dalam Pendidikan. Jurnal Filsafat Indonesia, 6(2), 231–237.
Effendi, R. (2020). Kewajiban dalam Pemikiran Immanuel Kant dan Relevansinya dengan Akhlak Islam. Jurnal Al-Aqidah, 12(2), 53–67. https://doi.org/10.15548/ja.v12i2.2272
Gufron, I. A. (2016). Menjadi Manusia Baik Dalam Perspektif Etika Keutamaan. Yaqhzan, 2, 99–112.
Gusmian, I. (2014). FILSAFAT MORAL IMMANUEL KANT Suatu Tinjauan Paradigmatik. Al-A’raf Jurnal Pemikiran Islam dan Filsafat, XI(2). https://doi.org/10.22515/ajpif.v11i2.1190
Hakim, L., Naufal, A., & Nabilatul W, T. (2023). The Innovation of Information and Communication Technologies in Contextual Teaching and Learning Models Based PAI Learning. 12(2), 275–290. https://doi.org/10.22219/progresiva.v12i02.28525
Hamzah, A., & Maharani, S. D. (2021). Lgbt Dalam Perspektif Deontologi Immanuel Kant. Jurnal Filsafat Indonesia, 4(1), 100–110. https://doi.org/10.23887/jfi.v4i1.30335
Undang-Undang Tentang Sistem Pendidikan Nasional, (2003).
Irvan, M. (2020). Implementasi Pendidikan Inklusif Sebagai Perubahan Paradigma Pendidikan Di Indonesia. Jurnal FKIP Unipa, 29, 67–78.
Jannah, N., Muliatie, Y. E., & Aminatuzzuhro, A. (2022). Diskursus Moral Hazard Sebagai Eksistensi Humanitarian Supply Chain Management Jaminan Kesehatan Di Kota Surabaya. Jurnal Apresiasi Ekonomi, 10(3), 268–275. https://doi.org/10.31846/jae.v10i3.483
Kahfi, A. (2022). Implementasi Profil Pelajar Pancasila dan Implikasinya terhadap Karakter Siswa di Sekolah. DIRASAH: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Dasar Islam, 5 (2), 138-151.
Kant, I. (2005). Critique of Practical Reason (Nurhadi (penerj.)). Pustaka Pelajar.
Kornilaev, L. (2023). SHS Web of Conferences: 12t h Kant-Readings Conference. Kant ’ s pedagogical thought problems of education, 1, 1–6.
Kusumawati, E. D., Kusmawati, F. H. W., & Shobah, A. J. N. (2023). Pendidikan Islam di Abad 21. ULIL ALBAB?: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(09), 4215–4220. https://doi.org/10.55799/jalr.v17i01.252
Malaifani, A. (2023). Analisis Krisis Pendidikan Karakter Remaja pada Era Globalisasi di Desa Mataru Barat, Nusa Tenggara Timur. PENSOS?: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Pendidikan Sosiologi, 1(1), 65–71. https://doi.org/10.59098/pensos.v1i1.936
Martin, J. G., Rojas, A. M., & Kralik, R. (2021). The Kantian Ethical Perspective Seen from the Existential Philosophy of Soren Kierkegaard’s Victor Eremita. Ethics & Bioethics, 11(1–2), 48–57. https://doi.org/doi:10.2478/ebce-2021-0003
Murtadlo, M. K. A., & Khobir, A. (2023). Pendidikan Moral Pandangan Immanuel Kant. Jurnal Basicedu, 7(4), 2251–2260. https://doi.org/10.31004/basicedu.v7i4.5371
Musfichin. (2023). Muhasabah sebagai Pengembangan Psikologi Islam. Jurnal Studia Insania, 11(2), 93–105. https://doi.org/10.18592/jsi.v11i2.12353
Muthmainnah, L. (2018). Tinjauan Kritis Terhadap Epistemologi Immanuel Kant (1724-1804). Jurnal Filsafat, 28(1), 74. https://doi.org/10.22146/jf.31549
Muthrofin, K., & Madekhan. (2023). Reformulasi Kurikulum Pendidikan Agama Islam: Suatu Keharusan di Era Digital. Attanwir?: Jurnal Keislaman dan Pendidikan, 14(2), 17–30. https://doi.org/10.53915/jurnalkeislamandanpendidikan.v14i2.434
Perdana, N. S. (2018). Implementasi Peranan Ekosistem Pendidikan Dalam Penguatan Pendidikan Karakter Peserta Didik. Refleksi Edukatika?: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 8(2), 184–191. https://doi.org/10.24176/re.v8i2.2358
Pujianti, E. (2022). Etika Dalam Pendidikan Agama Islam. Jurnal Mubtadiin, 8, 37–43.
Qolbi, Ahsana Zaida; Parinduri, D. A. (2023). Pelanggaran Moral Dan Etika Guru Dalam Proses Pembelajaran DIRA. Jurnal Sentra Pendidikan Anak Usia Dini, 2(1), 36–42. https://doi.org/https://doi.org/10.51544/sentra.v2i1.3571 36
Rafsel, T. (2016). Pentingnya Etika Dalam Pendidikan. Ta’dib, 17(2), 189–201. https://doi.org/10.31958/jt.v17i2.272
Rifa’i, A. (2019). Pendidikan Akhlak Dalam Keluarga (Tinjauan Normatif dalam Islam). Al-Madrasah: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 3(2), 235. https://doi.org/10.35931/am.v0i0.138
Rustiawan, H. (2020). Peranan Akal Terhadap Potensi Beragama. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 07(02), 209–221. http://jurnal.uinbanten.ac.id/index.php/geneologi/article/view/3680
Salim, N. Z., Siregar, M., & Mulyo, M. T. (2022). Rekonstruksi Pendidikan Karakter di Era Globalisasi: Studi Analisis Konsep Pemikiran Ibnu Miskawaih. Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah, 7(1), 28–39. https://doi.org/10.25299/al-thariqah.2022.vol7(1).9468
Salminawati. (2015). Etika Peserta Didik Perspektif Islam. Jurnal Tarbiyah, 22(1), 1–20. https://doi.org/Salminawati
Saputra, E. J., Fransiska, F., Dina, L. K., Sihombing, O. M., & Eric, M. (2023). Educational Music and Sounds Through the Lens of Theodor Adorno and Immanuel Kant. Journal Neosantara Hybrid Learning, 1(2), 154–172. https://doi.org/10.55849/jnhl.v1i2.181
Shah, T., & Ramavataram, D. V. S. S. (2022). Effects of perceived stress on lipid profile and BMI (body mass index) in health professional students of Sumandeep Vidyapeeth Deemed to be University, Vadodara. International journal of health sciences, 6(June), 5809–5816. https://doi.org/10.53730/ijhs.v6ns8.13595
Syafirna, F. (2023). Menganalisa Pemikiran Immanuel Kant ( Kritisisme Dan Implementasinya Dalam Pendidikan Islam ). Ta’wiluna: Jurnal Ilmu Al-Qur’an, Tafsir dan Pemikiran Islam, 4(2). https://doi.org/https://doi.org/10.58401/takwiluna.v4i2.1022
Tseng, P. E., & Wang, Y. H. (2021). Deontological or utilitarian? An eternal ethical dilemma in outbreak. International Journal of Environmental Research and Public Health, 18(16). https://doi.org/10.3390/ijerph18168565
Varheim, A., Skare, R., & Lenstra, N. (2019). Examining Libraries as Public Sphere Institutions: Mapping questions, methods, theories, findings, and research gaps. Library and Information Science Research, 41(2), 93–101. https://doi.org/10.1016/j.lisr.2019.04.001
Viktorahadi, B. (2022). Etika Al-Ghazalian dan Titik Temunya dengan Etika Kantian. Focus, 3(1), 43–52. https://doi.org/10.26593/focus.v3i1.5812
Weruin, U. U. (2019). Teori-Teori Etika Dan Sumbangan Pemikiran Para Filsuf Bagi Etika Bisnis. Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis, 3(2), 313. https://doi.org/10.24912/jmieb.v3i2.3384
Wijaya, N. R. Y. (2018). Etika Islam (Sebuah Kajian Sintesis Multidisipliner). Kariman, 06(01), 141–171. https://jurnal.inkadha.ac.id/index.php/kariman/article/view/38
Yulanda, A. (2023). Analisis Kritis Etika Immanuel Kant Dan Relevansinya Dengan Etika Islam. Jurnal Al-Aqidah, 15(1), 37–45.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2024 Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
