PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP IPA DAN KINERJA ILMIAH SISWA SMP MELALUI PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS EKSPERIMEN
Keywords:
Pemahaman Konsep IPA, Kinerja Ilmiah, Pendekatan Saintifik, EksperimenAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis peningkatan pemahaman konsep IPA siswa melalui penggunaan pendekatan saintifik berbasis eksperimen. (2) menganalisis peningkatan kinerja ilmiah siswa melalui penggunaan pendekatan saintifik berbasis eksperimen. Penelitian ini merupakan penelitian pra eksperimen dengan desain penelitian One Shot Case Study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMPK Yos Soedarso Ende yang berjumlah 47 orang dan sampel yang diambil sebanyak 25 orang siswa. Teknik pengambilan sampel tersebut menggunakan purposive sampling. Data yang diperoleh dari sampel penelitian tersebut adalah berupa nilai pemahaman konsep IPA pada pokok bahasan getaran dan gelombang dan nilai kinerja ilmiah. Uji statistik yang digunakan adalah uji t satu sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terjadi peningkatan pemahaman konsep IPA siswa setelah menggunakan pendekatan saintifik berbasis eksperimen (thitung= 8,837, p > 0,05) 1) terjadi peningkatan kinerja ilmiah siswa setelah menggunakan pendekatan saintifik berbasis eksperimen (thitung= 5,300, p > 0,05).
References
Abdullah, S., & Abbas, M. (2006). The effect of inquiry-based computer simulation with cooperative learning on scientific thinking and conceptual understanding. Malaysian Online Journal of Instructional Technology, 3(2). 1-16.
Abidin. (2014). Desain sistem pembelajaran dalam konteks kurikulum 2013. Bandung: Refika Aditama.
Anderson, O. W., & Krathwohl, D. R. (2001). A taxonomy for learning teaching and assessing. New York: Addison Wesley Longman.
Arikunto, Suharsimi. (2013). Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Depdiknas. (2003). Pelayanan professional kurikulum 2004: Model pelatihan dan pengembangan silabus. Jakarta : Balitbang Depdiknas.
Depdiknas. (2006). Standar kompetensi kelulusan dan kompetensi dasar untuk SMP/Mts. Jakarta: Dirjen Dikdasmen.
Diani, R. (2016). Pengaruh pendekatan saintifik berbantukan LKS terhadap hasil belajar fisika peserta didik Kelas XI SMA Perintis 1 Bandar Lampung. Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika ‘Al-BiRuNi’, 5(1) 83-93. DOI: 10.24042/jpifalbiruni.v5i1.108.
Fauziah R., Abdullah, A., & Hakim, D. (2013). Pembelajaran saintifik elektronika dasar berorentasi pembelajaran berbasis masalah. Jurnal Invotec, 9 (2) 165-178.
Firman, Baedhowi & Wiedhi, M., (2018). Efektivitas pendekatan saintifik untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Forum Ilmu Sosial 45 (1), 1-9. DOI: https://doi.org/10.15294/fis.v44i1.12987.
Gardner, H. 1999. The dicipline mind: What all students should understand. New York: Simon & Schuster Inc.
Hamzah dan Nurdin. (2013). Belajar dengan pendekatan paikem. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Indriyanti, Efy Mulyasari, & Sudarya, Y. (2017). Penerapan pendekatan saintifik untuk meningkatkan keterampilan bertanya siswa kelas V Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 2 (2) 13-25.
Irwandi, (2012), Pengaruh Pendekatan Kontekstual Dalam Pembelajaran Biologi Melalui Strategi Inquri dan Masyarakat Belajar Pada Siswa dengan Kemampuan Awal Berbeda Terhadap Hasil Belajar Kognitif di SMA Negeri Kota Bengkulu. Jurnal kependidikan Triadik 12 (1) 33-41
Kemendikbud. (2013). Pendekatan scientific (Ilmiah) dalam pembelajaran. Jakarta: Kemendikbud.
Jaya, G. W., Patisik, B., Sembel, E.K.R.N., Subagya, L., & Yunus M. (2014). Penerapan pendekatan saintifik melalui metode eksperimen pada pembelajaran fisika siswa kelas X MIA 3 SMA Negeri 1 Tenggarong (Materi Suhu dan Kalor). Jurnal Saintifika, 16 (2) 22-29.
Longworth, N. (1999). Making life long learning work: learning cities for a learning century.London: Kogan page imited.
Marjan, J. (2014). Pengaruh pembelajaran pendekatan saintifik terhadap hasil belajar biologi dan keterampilan proses sains siswa MA Mu’allimat Nw Pancor Selong Kabupaten Lombok Timur Nusa Tenggara Barat, E-journal Program Pascasarjana Universitas Pendidikan Ganesha Program Studi Pendidikan IPA, 4(1).
Musfiqon dan Nurdyansyah (2015). Pendekatan pembelajaran saintifik. Sidoarjo: Nizamia Learning Center.
Santyasa, I W. (2004). Pengaruh model dan seting pembelajaran terhadap remidiasi miskonsepsi, pemahaman konsep, dan hasil belajar fisika siswa SMU. Disertasi (tidak diterbitkan). Program Pasca Sarjana Program Studi Teknologi Pembelajaran, Universitas Negeri Malang.
Santrock, J. W. (2008). Psikologi pendidikan. Terjemahan: Educational Psychology, oleh: Kencana. Jakarta: Prenada Media Group.
Semiawan, C., Tangyong, A. F., Matahelemual, Y., & Suseloardjo, W. (1988). Pendekatan keterampilan proses. Jakarta: PT Gramedia.
Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta
Trianto. (2013). Model Pembelajaran terpadu. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Wenning, C. J. (2006). A Framework for teaching the nature of science. Journal of Physics Teacher Education Online. 3(3). 3-10.
