TANTANGAN PENERAPAN PEDAGOGI DALAM PEMBELAJARAN PADA SISWA SMP
DOI:
https://doi.org/10.38048/jipcb.v10i2.1337Keywords:
pedagogi, guru, siswa, belajarAbstract
Penerapan pedagogi pada kurikulum merdeka belajar harus diperhatikan agar tujuan pembelajaran dapat tercapai sesuai dengan yang diharapkan. Berbagai hal terkait harus diperhatikan agar kendala dan hambatan dalam proses pembelajaran dapat diminimalisir. Kompetensi pedagogi seorang guru harus terus ditingkatkan mengingat bahwa guru harus dapat mengenali dan memahami siswa nya dengan baik. Dengan dilakukan nya observasi akan terlihat bagaimana penerapan pedagogi dalam kurikulum merdeka belajar. Yang mana dalam hal ini dapat terlihat berbagai hal yang perlu diperbaiki dan menjadi hal yang harus diperhatikan oleh setiap pihak terkait. Pembelajaran yang diberikan harus mengunakan strategi dan metode yang tepat agar siswa dapat lebih mudah dalam memahami pembelajaran.Suasana belajar yang kondusif memberikan dampak pada proses pembelajaran sehingga dalam penerapan pedagogi banyak hal yang perlu diperhatikan guru untuk dapat menjadikan pembelajaran yang inovatif yang menyenangkan bagi siswa, sehingga siswa tidak bosan dan meningkatkan motivasi siswa untuk belajar.
References
Alfath, A., Azizah, F. N., & Setiabudi, D. I. (2022). Pengembangan Kompetensi Guru dalam Menyongsong Kurikulum Merdeka Belajar. Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan, 1(2), 42-50.
Anwar, B. (2018). Kompetensi pedagogik sebagai agen pembelajaran. Jurnal Shaut Al-Arabiyah, 6(2), 114-125.
Fauzi, F. Y., Arianto, I., & Solihatin, E. (2013). Peran guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dalam upaya pembentukan karakter peserta didik. Jurnal PPKn UNJ Online, 1(2), 1-15
Fibra, N. P., & Indrawadi, J. (2021). Kendala-Kendala dalam Penyusunan dan Pelaksanaan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Program Merdeka Belajar. Journal of Education, Cultural and Politics, 1(2), 70-76.
Gusniwati, M. (2015). Pengaruh kecerdasan emosional dan minat belajar terhadap penguasaan konsep matematika siswa SMAN di Kecamatan Kebon jeruk. Formatif: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA, 5(1).
Hamdi, S., & Triatna, C. (2022). KURIKULUM MERDEKA DALAM PERSPEKTIF
Hamdi, S., Triatna, C., & Nurdin, N. (2022). Kurikulum Merdeka dalam Perspektif Pedagogik. SAP (Susunan Artikel Pendidikan), 7(1), 10-17.
Izza, A. Z., Falah, M., & Susilawati, S. (2020). Studi literatur: Problematika evaluasi pembelajaran dalam mencapai tujuan pendidikan di era merdeka belajar. Prosiding Konferensi Ilmiah Pendidikan, 1, 10-15.Jurnal Al Mabhats, 5(1), 77-103.
Larasati, V., & Gafur, A. (2018). Hubungan kompetensi pedagogis dan kompetensi profesional guru PPKn dengan prestasi belajar siswa sekolah menengah. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 15(1), 45-51.
Mones, A. Y., Masitoh, S., & Nursalim, M. (2022). MERDEKA BELAJAR: SEBUAH LEGITIMASI TERHADAP KEBEBASAN DAN TRANSFORMASI PENDIDIKAN (Sebuah Tinjauan Pedagogi Kritis Menurut Paulo Freire). JURNAL YAQZHAN: Analisis Filsafat, Agama dan Kemanusiaan, 8(2), 302-311.
Mulyasa, H. E. (2021). Menjadi guru penggerak merdeka belajar. Bumi Aksara.
Musfah, J. (2012). Peningkatan kompetensi guru: Melalui pelatihan dan sumber belajar teori dan praktik. Kencana.
Nurasiah, I., Marini, A., Nafiah, M., & Rachmawati, N. (2022). Nilai Kearifan Lokal: Projek Paradigma Baru Program Sekolah Penggerak untuk Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila. Jurnal Basicedu, 6(3), 3639-3648.PEDAGOGIK. SAP (Susunan Artikel Pendidikan, 7(1).
Peterson, W. (2008). Deskripsi Kemampuan Mengajar Guru dan Faktor-Faktor yang mempengaruhinya.
Putra, E. E. (2022, August). Implementasi Kurikulum Merdeka Untuk Pemulihan Pembelajaran (Kurikulum Paradigma Baru di Sekolah Penggerak). In Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Kimia (Vol. 1, No. 1, pp. 1-5).
Rahayu, R., Rosita, R., Rahayuningsih, Y. S., Hernawan, A. H., & Prihantini, P. (2022). Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di Sekolah Penggerak. Jurnal Basicedu, 6(4), 6313-6319.Sociology Teachers’ Opportunities and Challenges in Facing “Merdeka Belajar” Curriculum in the Fourth Industrial Revolution (Industry 4.0). Society, 8(2), 732–753. https://doi.org/10.33019/society.v8i2.234
Susilana, R., & Riyana, C. (2008). Media pembelajaran: hakikat, pengembangan, pemanfaatan, dan penilaian. CV. Wacana Prima.
Syafiq, Z. Z., Zaky, F. A., Erliani, S., Rahayu, P., Tanjung, W. K., Hasibuan, D. F., ... & Nasution, I. (2022). Upaya Meningkatkan Kompetensi Pedagogik Guru dalam Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK), 4(6), 4688-4696.
Syaparuddin, S., Meldianus, M., & Elihami, E. (2020). Strategi pembelajaran aktif dalam meningkatkan motivasi belajar pkn peserta didik. Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 1(1), 30-41.
Yamin, M., & Syahrir, S. (2020). Pembangunan pendidikan merdeka belajar (telaah metode pembelajaran). Jurnal Ilmiah Mandala Education, 6(1).
Yuhastina, Y., Parahita, B. N., Astutik, D., Ghufronudin, G., & Purwanto, D. (2020). Sociology Teachers' Opportunities and Challenges in Facing “Merdeka Belajar” Curriculum in the Fourth Industrial Revolution (Industry 4.0). Society, 8(2), 732-753. DOI: 10.33019/society.v8i2.234
Yuli, N. (2020). Faktor-faktor yang mempengaruhi Kompetensi Pedagogik Guru.
