STIMULASI KEMAMPUAN BERCERITA ANAK USIA DINI MELALUI MEDIA BONEKA TANGAN DI TK NEGERI MAUWARU

Authors

  • Elisabeth Tantiana Ngura STKIP Citra Bakti, Indonesia
  • Puput Diana Yasin STKIP Citra Bakti, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38048/jcpa.v5i3.6800

Keywords:

Anak Usia Dini, Boneka Tangan, Kemampuan Bercerita, Perkembangan Bahasa

Abstract

Kemampuan bercerita merupakan salah satu aspek perkembangan bahasa yang perlu distimulasi sejak usia dini. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan stimulasi kemampuan bercerita anak melalui penggunaan media boneka tangan di TK Negeri Mauwaru. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas delapan anak kelompok B berusia 5–6 tahun. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi selama kegiatan pembelajaran, kemudian dianalisis dengan mengelompokkan hasil pengamatan berdasarkan indikator kemampuan bercerita, menyajikan data secara deskriptif, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media boneka tangan mampu menarik perhatian dan mendorong keterlibatan anak dalam kegiatan bercerita. Kemampuan yang tampak meliputi keberanian berbicara, kelancaran menggunakan kalimat sederhana, penggunaan kosakata yang lebih beragam, kemampuan menyusun urutan cerita sederhana, serta penggunaan ekspresi dan intonasi sesuai dengan tokoh yang dimainkan. Sebagian anak masih memerlukan pertanyaan penuntun dan bantuan guru untuk melanjutkan cerita. Dengan demikian, media boneka tangan dapat digunakan sebagai media pembelajaran alternatif untuk menstimulasi kemampuan bercerita anak usia dini. Temuan penelitian ini terbatas pada delapan anak dalam satu kegiatan pembelajaran di TK Negeri Mauwaru.

References

Alfitriani, L., Satriana, M., & Maghfirah, F. (2025). Pengaruh media boneka tangan terhadap kemampuan berbicara anak usia 5–6 tahun. Aulad: Journal on Early Childhood, 8(1), 302–311.

Amal, A. (2023). Pengaruh penerapan metode bercerita dengan boneka tangan terhadap kemampuan berbicara anak di Taman Kanak-Kanak Permata Bunda Desa Barangpalie Kecamatan Lanrisang Kabupaten Pinrang. Jurnal Pendidikan Anak, 7(1) 34-46

Amiliya, R., & Hasanah, R. (2026). Pengaruh metode bercerita terhadap kemampuan berbicara anak usia 5–6 tahun. PAUD Lectura: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 9(2), 130–140.

Anbarwati, D. A., Hilmiyati, F., & Farhurohman, O. (2021). Pengembangan media boneka tangan untuk meningkatkan kemampuan berbicara siswa. Al-Mudarris: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam, 4(2), 153–166.

Ariani, S., Asmarany, A., Herawati, E., Ririn, R., & Watini, S. (2023). Implementasi model SIUUL dalam mengembangkan kemampuan bercerita menggunakan boneka tangan. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(6), 3752–3757.

Bue, S. B., Nona, M. O., Popo, N. T., Umbu, S. I., & Qondias, D. (2025). Analysis of children’s cognitive development through puzzle game activities in children aged 4 to 5 years at Regina Pacis Bajawa Kindergarten. TGO Journal of Education, Science and Technology, 3(1), 13–19.

Dhoka, F. A., Awe, E. Y., Qondias, D., & Sayangan, Y. V. (2025). Efektivitas media permainan kartu huruf untuk meningkatkan literasi membaca dalam pembelajaran awal siswa SD kelas I. Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan, 5(5), 6–16.

Hamidah, N. (2021). Peningkatan kemampuan bercerita melalui media boneka tangan pada anak kelompok B di Raudlatul Athfal. PRESCHOOL: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2(1), 41–48.

Komalasari, D., & Santana, F. D. T. (2026). Boneka tangan sebagai media pembelajaran dalam meningkatkan kemampuan berbicara anak usia dini. Ceria: Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif, 9(1), 97–103.

Laksana, D. N. L., Qondias, D., Veliz, L., Chiu, C., Utami, K. H. D., & Listyana, I. G. A. A. P. (2025). Adapting mother tongue-based instructional models to address gender disparities in literacy and numeracy skills. International Journal of Language Education, 9(2), 377–391.

Qondias, D., Ruba, Y. R., Wau, M. P., & Lawe, Y. U. (2024). Mother tongue animated video as a catalyst for communication skills among elementary school students. MIMBAR PGSD Undiksha, 12(3), 482–492.

Sanda, E., Tolo, S. S., Toyo, M. I., Ene, M. A., Meo, G., & Qondias, D. (2024). Analyzing the need for folklore to improve the language skills of children aged 5–6 years at TKK Santa Skolastika. TGO Journal of Education, Science and Technology, 2(2), 189–195.

Sasurya, K. I., Salimi, A., Pranata, R., & Safrianty, N. (2025). Upaya meningkatkan keterampilan berbicara menggunakan metode bercerita dengan media boneka tangan siswa kelas III sekolah dasar. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia, 14(1), 60–70.

Sofi, A. N. S., & Praheto, B. E. (2023). Penggunaan media boneka tangan untuk pembelajaran berbicara pada siswa kelas rendah sekolah dasar. Bulletin of Educational Management and Innovation, 1(2), 109–121.

Suradinata, N. I., & Maharani, E. A. (2020). Pengaruh bercerita berbantuan media boneka tangan terhadap kemampuan berbicara anak. Journal of Education Research, 1(1), 28–37.

Wati, E., & Solihin, M. (2022). Meningkatkan kemampuan berbicara santun anak melalui metode bercerita dengan boneka tangan di Raudhatul Athfal Nurul Islam Desa Sungai Mengkuang Kabupaten Bungo. ALAYYA: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 2(1), 55–88.

Wela, H. N., Fengi, M. Y., Wona, M. K., Lei, M. G. B., & Qondias, D. (2025). Analisis kebutuhan permainan tradisional untuk mengembangkan gerakan motorik anak. KUNKUN: Journal of Multidisciplinary Research, 2(1), 9–16.

Downloads

Published

2026-08-03

How to Cite

Ngura, E. T., & Puput Diana Yasin. (2026). STIMULASI KEMAMPUAN BERCERITA ANAK USIA DINI MELALUI MEDIA BONEKA TANGAN DI TK NEGERI MAUWARU. Jurnal Citra Pendidikan Anak, 5(3), 266–274. https://doi.org/10.38048/jcpa.v5i3.6800

Citation Check