IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DI JENJANG PAUD: STUDI PERSEPSI GURU DI KECAMATAN BAJAWA KABUPATEN NGADA
DOI:
https://doi.org/10.38048/jcpa.v3i3.3174Keywords:
Persepsi guru, Kurikulum merdeka, PAUDAbstract
Kurikulum Merdeka Belajar merupakan kurikulum dengan pembelajaran intrakurikuler yang beragam, di mana konten dirancang lebih optimal untuk memberikan peserta didik waktu yang cukup dalam mendalami konsep dan memperkuat kemampuan mereka. Kurikulum ini memberikan keleluasaan kepada guru untuk memilih dan menentukan berbagai perangkat pembelajaran, sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan, minat, dan bakat peserta didik. Fokus penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi persepsi guru PAUD terhadap implementasi Kurikulum Merdeka Belajar. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumen, dengan responden yang dipilih berdasarkan kriteria relevan dengan topik penelitian. Analisis data dilakukan melalui tiga tahap utama, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi guru PAUD terhadap implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada, belum mencapai hasil yang maksimal. Kendala utama terletak pada pemahaman guru yang belum sepenuhnya mendalam terhadap konsep dan penerapan kurikulum ini.
References
Aditya, R. (2022). Apa itu Kurikulum Merdeka Belajar? Ketahui Penjelasan Keunggulan dan Karakteristik Utamanya. Suara.com. Diakses dari https://www.suara.com
Anggila, W. (2022). Persepsi Guru Bidang Studi IPS dalam Pelaksanaan Kurikulum Merdeka Belajar di SMP Negeri Sekecamatan Tanjung Kemuning Kabupaten Kaur (Tesis Doktoral). UIN Fatmawati Sukarno, Bengkulu.
Elfiadi, E. (2019). Persepsi Masyarakat Aceh Utara terhadap Pendidikan Anak Usia Dini. AWLADY: Jurnal Pendidikan Anak, 5(1). ISSN 2541-4685.
Iwinsah, R. (2020). Menakar Konsep “Merdeka Belajar”. Intens.News. Diakses dari https://intens.news/menakar-konsep-merdeka-belajar/
Jannah, M. M., & Harun, H. (2023). Kurikulum Merdeka: Persepsi Guru Pendidikan Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 197–210. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i1.3800
Juniardi, W. (2023). Keunggulan Kurikulum Merdeka Beserta Manfaat dan Dampak Positifnya.
Kholik, A., Bisri, H., Lathifah, Z. K., Kartakusumah, B., Maufur, M., & Prasetyo, T. (2022). Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Berdasarkan Persepsi Dosen dan Mahasiswa. Jurnal Basicedu, 6(1).
Keputusan Kepala BSKAP Kemendikbudristek Nomor 008/H/KR/2022 Tentang Capaian Pembelajaran PAUD SD SMP SMA SMK Pada Kurikulum Merdeka. (2023). Diakses 16 April 2023, dari https://ainamulyana.blogspot.com/p/keputusan-kepala-bskap.html
Kemendikbud. Buku Saku Tanya Jawab Kurikulum Merdeka. Diakses dari https://kurikulum.kemdikbud.go.id/wp-content/unduhan/bukusaku.pdf (Diakses pada 6 Januari 2023).
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan. Diakses dari https://cerdasberkarakter.kemdikbud.go.id/sahabatkarakter/kegiatan/a9151c70-96fe-4594-aa38-e40e5d7ad237.pdf
Permendiknas No. 16 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru.
Setiawan, E. (2023). Arti kata persepsi - Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Online. Diakses 16 April 2023, dari https://kbbi.web.id/persepsi
Undang–Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Undang–Undang No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.





