MUSIK TRADISIONAL SEBAGAI MEDIA PENGUATAN IDENTITAS BUDAYA ANAK USIA DINI MELALUI LAGU BERBAHASA DAERAH
DOI:
https://doi.org/10.38048/jcmp.v4i3.7202Keywords:
Anak Usia Dini, Identitas Budaya, Lagu Berbahasa Daerah, Musik Tradisional, NgadaAbstract
Menurunnya penggunaan bahasa daerah pada anak usia dini dapat melemahkan keterikatan mereka terhadap budaya lokal. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penggunaan musik tradisional melalui lagu berbahasa daerah Ngada sebagai media penguatan identitas budaya anak di PAUD Terpadu Citra Bakti. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek 16 anak kelompok B serta guru kelas dan kepala sekolah sebagai informan. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui kondensasi, penyajian, serta penarikan kesimpulan dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lagu Ana Siu Sese, Bei Benga, dan O Uwi diintegrasikan melalui kegiatan menyimak, menirukan lirik, bernyanyi, bergerak, dan memainkan alat musik sederhana. Kegiatan tersebut meningkatkan antusiasme, keberanian, pengenalan kosakata daerah, serta pemahaman awal anak terhadap nilai dan tradisi Ngada. Disimpulkan bahwa lagu berbahasa daerah merupakan media pembelajaran yang kontekstual dan menyenangkan untuk memperkuat identitas budaya anak usia dini serta mendukung pelestarian bahasa dan musik tradisional secara berkelanjutan.
References
Abdul Rahman, R. M., Mohd Basir, J., & Zain, A. (2025). The role of traditional songs in early childhood education: Fostering values, cultural identity, and creativity: A systematic review. International Journal of Education, Psychology and Counselling, 10(59), 264–282. https://doi.org/10.35631/IJEPC.1059019
Al’adawiya, R., Hartati, S., & Sumadi, T. (2023). Survey persepsi ibu terhadap penggunaan bahasa daerah Kaili Tara pada anak usia dini. Murhum: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 616–627. https://doi.org/10.37985/murhum.v4i1.271
Anjani, F. R. P., Fitriyono, A., & Yuniar, D. P. (2023). Penerapan lagu Pantai Siring Kemuning untuk meningkatkan kosakata bahasa Madura pada kelompok A TK YKK 1 Bangkalan. JCE (Journal of Childhood Education), 7(2), 50–57. https://doi.org/10.30736/jce.v7i2.1484
Argyriou, M. (2025). Music and cultural identity in the early years: An empirical approach to intercultural learning. European Journal of Education Studies, 12(8), 91–129. https://doi.org/10.46827/ejes.v12i8.6118
Cilvia, T. N. A. I., & Astuti, W. (2023). Peran lagu anak berbasis tematik dalam pembelajaran Bahasa Inggris anak TK A. Murhum: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 756–769. https://doi.org/10.37985/murhum.v4i2.387
Dwi Kurnia, S., Riskayanti, N., & Nirta, E. (2025). Pemanfaatan literasi budaya untuk pembiasaan anak usia dini melalui lagu daerah. Murhum: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(2), 1531–1543. https://doi.org/10.37985/murhum.v6i2.1505
Fadillah, S., Putri, A. A., & Novitasari, Y. (2025). Malay culture-based education and cultural identity formation in early childhood. Jurnal Pendidikan Anak, 14(2), 254–261. https://doi.org/10.21831/jpa.v14i2.2020
Fitri, Y. M., & Nurhafizah, N. (2023). Analisis metode gerak dan lagu terhadap perkembangan sosial dan emosional anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(3), 2987–2998. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i3.3350
Hasmalena, H., Syafdaningsih, S., Rukiyah, R., Rahardjo, B., & Rantina, M. (2022). Cerita dan lagu rumah sederhana untuk anak usia dini berbasis media audiovisual. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(4), 2690–2699. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i4.2104
Ita, E., & Ngonu, M. R. (2025). Analyzing the implementation of local wisdom-based learning in early childhood education: The case of early childhood education. Journal of Nonformal Education, 11(2), 237–246. https://doi.org/10.15294/jone.v11i2.33606
Lestari, P. I., & Prima, E. (2023). Pengaruh metode storytelling berbasis kearifan lokal Bali terhadap kemampuan bahasa anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 1295–1301. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i1.3012
Maknun, J., & Pamungkas, J. (2025). Conceptualizing local wisdom elements in the development of art materials in early childhood education: A case study. Jurnal PG-PAUD Trunojoyo: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Anak Usia Dini, 12(2), 116–128. https://doi.org/10.21107/pgpaudtrunojoyo.v12i2.26040
Munawaroh, H., Fauziddin, M., Haryanto, S., Widiyani, A. E. Y., Nuri, S., El-Syam, R. S., & Hidayati, S. W. (2022). Pembelajaran bahasa daerah melalui multimedia interaktif pada anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(5), 4057–4066. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i5.1600
Musi, M. A., Bachtiar, M. Y., Herlina, & Ilyas, S. N. (2022). Local wisdom values of the Bugis community in early childhood multicultural learning. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha, 10(2), 255–264. https://doi.org/10.23887/paud.v10i2.50622
Pertiwi, A. D., Kartika, W. I., Istiqomah, N., & Hidayah, A. M. (2023). Analisis video animasi dalam kemampuan bahasa daerah pada anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(6), 7003–7018. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i6.5412
Rohita, R., Amalia, R. M., & Jayanti, A. (2021). Implementation of family social-cultural function: Introducing local culture among children 4–6 years old in the Village of Literacy, Jakarta. Indonesian Journal of Early Childhood Education Studies, 10(1), 20–26. https://doi.org/10.15294/ijeces.v10i1.43853
Rukmana Sari, A. T., Kurniawati, E., Amirul, B., & Wahyudi, W. (2023). Penciptaan gerak dan lagu anak usia dini berpijak pada aksara Jawa. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(6), 6709–6719. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i6.5502
Rusman, D. A., Fitriyono, A., & Anawaty, M. F. (2026). Eksplorasi lagu anak Madura sebagai sarana stimulasi bahasa anak usia 5–6 tahun di PAUD. Jurnal PG-PAUD Trunojoyo: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Anak Usia Dini, 13(1), 91–101. https://doi.org/10.21107/pgpaudtrunojoyo.v13i1.32612
Sinaga, S. S. (2022). Children’s trilingual songs (Indonesian, English, and Javanese) as media for strengthening the diversity character of elementary school students. Harmonia: Journal of Arts Research and Education, 22(2), 392–404. https://doi.org/10.15294/harmonia.v22i2.41585
Suri, D. (2021). Penanaman karakter anak usia dini melalui lagu anak-anak daerah Lampung. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(2), 1035–1043. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i2.1659
Susilowati, D., Sugiyo, S., & Sutarto, J. (2021). The effectiveness of learning dolanan song and traditional Javanese games on early childhood character development. Journal of Primary Education, 10(2), 151–162. https://doi.org/10.15294/jpe.v10i2.47566
Yuliani, R., Pamungkas, J., & Cholimah, N. (2023). Penanaman nilai religius dalam kegiatan menyanyi Akhlak Budaya (Abud) pada anak usia dini 5–6 tahun. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(6), 7557–7567. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i6.4649



