ANALISIS EFEKTIVITAS LITERASI MEMBACA PADA ANAK USIA DINI
DOI:
https://doi.org/10.38048/jcmp.v3i4.6032Keywords:
Literasi, Anak Usia Dini, MembacaAbstract
Penelitian ini dilaksanakan di TKK Trinitas Oja dengan tujuan utama menilai efektivitas berbagai metode pendampingan dalam meningkatkan minat serta kemampuan membaca anak usia dini. Kegiatan penelitian yang dilakukan meliputi membaca nyaring, pendekatan fonemik, serta membaca cerita yang dirancang untuk menumbuhkan rasa ingin tahu dan keterlibatan anak dalam kegiatan literasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi lapangan melalui observasi, wawancara, serta dokumentasi, sehingga data yang diperoleh lebih komprehensif. Subjek penelitian adalah 15 anak kelompok B (usia 5–6 tahun) beserta guru kelas yang berperan sebagai pendukung informal dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada minat membaca, kemampuan mengenal huruf, membaca kata, hingga memahami isi cerita. Strategi fonologis, berbasis cerita, dan visualisasi terbukti efektif menciptakan suasana belajar yang interaktif dan menyenangkan. Dengan penerapan yang konsisten serta dukungan penuh dari guru dan orang tua, anak-anak menjadi lebih siap menghadapi jenjang pendidikan berikutnya dengan bekal keterampilan literasi yang kuat dan terarah.
References
Chasannudin, A., Malikah, H., Laily, A., & Bastomi, A. (2024). Pendampingan awal literasi membaca dan pembuatan pojok baca pada anak-anak usia dini di Desa Kebonsawahan Juwana Pati Jawa Tengah. Kifah: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 123–136.
Fitriani, F., & Hidayati, W. (2023). Read-aloud sebagai metode untuk meningkatkan minat baca siswa TK Aisiyah Serpong, Banten. Martabe: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(6), 1893–1898.
Kamilah, S. (2020). Peningkatan kemampuan berbahasa anak usia dini melalui membaca nyaring di Taman Kanak-Kanak Al Mukmin Balikpapan. At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora, 4(1), 110–118.
Kurniawati, N., Adawiyah, A., & Munsi, M. F. (2021). Memadukan inovasi dan kearifan lokal dalam pengajaran literasi pada anak usia dini: Pendampingan gerakan literasi. JE (Journal of Empowerment), 2(1), 125–138.
Munaamah, M., Masitoh, S., & Setyowati, S. (2021). Peran guru dalam optimasi perkembangan sikap disiplin anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha, 9(3), 355–362.
Nuramaliyah, N., dkk. (2025). Peningkatan literasi anak usia dini melalui pendampingan calistung di taman kanak-kanak. Abdimas Indonesian Journal, 5(1), 79–86. Retrieved from https://journal.civiliza.org/index.php/aij/article/view/581
Paivio, A. (1990). Mental representations: A dual coding approach. Oxford University Press.
Piaget, J., & Cook, M. (1952). The origins of intelligence in children (Vol. 8, No. 5, pp. 18–1952). International Universities Press.
Pinnell, G. S., & Fountas, I. C. (1998). Word matters: Teaching phonics and spelling in the reading/writing classroom. Heinemann.
Prabowo, R. A., Budiyono, K., & Norhalimah, N. (2022). Membangun budaya literasi anak usia dini dengan penguatan pendampingan keluarga. Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 6(3), 667–675.
Pressley, T., Allington, R. L., & Pressley, M. (2023). Reading instruction that works: The case for balanced teaching. Guilford Publications.
Sari, D. Y. (2017). Peran guru dalam menumbuhkan literasi melalui bermain pada anak usia dini. Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(2).
Teale, W. H., & Sulzby, E. (1986). Emergent literacy: Writing and reading. Ablex Publishing Corporation.
van IJzendoorn, M. H. (1994). Joint book reading makes for success in learning to read. Review of Educational Research, 64(1), 1–21.
Wahyuni, P., & Jamilah, F. (2023). Pendampingan kegiatan literasi membaca dan penyediaan pojok baca pada anak-anak usia dini di Dusun Salam 1, Plumbon, Temon, Kulonprogo. Indonesian Journal of Community Service, 3(4), 88–97.
Yuliati, Y. (2017). Literasi sains dalam pembelajaran IPA. Jurnal Cakrawala Pendas, 3(2).



