DESAIN PEMBELAJARAN BAHASA LISAN ANAK USIA DINI DENGAN PENDEKATAN BAHASA IBU
Keywords:
AUD, Bahasa Ibu, Bahasa Lisan, Desain PembelajaranAbstract
Anak usia taman kanak-kanak berada pada fase perkembangan bahasa secara ekspresif. Hal ini berarti bahwa anak telah dapat menggunakan bahasa sebagai alat komunikasi untuk membangun interaksi. Interaksi yang baik bergantung pada kemampuan guru dalam membangun komunikasi menggunakan bahasa yang mudah dipahami oleh anak. Bahasa ibu merupakan bahasa pertama yang dipelajari anak sejak lahir melalui proses komunikasi dengan keluarga dan lingkungan sekitar baik itu bahasa Indonesia, bahasa daerah, atau bahkan bahasa asing. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana desain pembelajaran bahasa lisan anak usia dini dengan pendekatan bahasa ibu. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Data penelitian sebagai studi awal diperoleh melalui hasil observasi dan wawancara terhadap beberapa TK di kecamatan Boawae yang telah menerapkan penggunaan bahasa ibu dalam kegiatan pembelajaran bahasa lisan. Studi awal ini menjadi rujukan bagi PAUD Terpadu Citra Bakti dalam mendesain kegiatan pembelajaran bahasa lisan dengan pendekatan bahasa ibu. Penerapan pendekatan bahasa ibu diawali dengan pemetaan kemampuan bahasa anak, pengelompokkan anak berdasarkan kemampuan bahasa, pengembangan perangkat pembelajaran, serta penggunaan media sesuai karakteristik materi. Media hand puppet dan buku cerita bergambar dapat menjadi sumber belajar bahasa lisan bagi anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pendekatan bahasa ibu terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan bahasa lisan.
References
ACDP Indonesia. (2014). Pendidikan Multi Bahasa Berbasis Bahasa Ibu (PMB-BBI). Lembar Kerja November 2014. ACDP Indonesia.
Benson, C. (2016). Addressing language of instruction issues in education: Recommendations for documenting progress. Working paper prepared for the Global Education Monitoring Report
Hastuti. (2010). Tulis menulis. Yogyakarta: Lukman.
Indonesia. 2003. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Sekretariat Negara. Jakarta.
Indonesia. 2010. Peraturan Presiden Nomor 63 Tahun 2019 tentang Penggunaan Bahasa Indonesia. Sekretariat Negara. Jakarta
Ita, E. (2018). Manajemen pembelajaran dan Pendidikan anak usia dini di TK Rutosoro Kecamatan Golewa kabupaten Ngada Flores Nusa Tenggara Timur: Jurnal Dimensi Pendidikan dan Pembelajaran Universitas Muhammadiyah Ponorogo, 6 (1), 45-52.
Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Daring. Diakses dari https://kbbi.kemdikbud.go.id/
Kemendikbudristek. (2021), Buku Saku: Pengembangan Literasi untuk Anak Usia 5-6 Tahun. Jakarta: Unicef.
Khadijah. (2016). Pengembangan Kognitif Anak Usia Dini. Medan: Perdana Mulya Sarana.
Laksana, D. N. L., Dhiu, K. D., Jauh, M. Y., & Ngonu, M. R. (2019). Developing Early Childhood Cognitive Aspects Based on Anderson and Krathwohl’s Taxonomy. Jurnal Pendidikan Indonesia, 8 (2), 219-227.
Malone, S. (2018). MTB MLE RESOURCE KIT: Including the Excluded: Promoting Multilingual Education. Paris dan Bangkok: UNESCO
Pemerintah Indonesia. (2010). Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaran Pendidikan. Sekretariat Negara. Jakarta
Pemerintah Indonesia. (2016). Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2016 tentang Standar Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: Kementerian Pendidikan Republik Indonesia
Pemerintah Indonesia. (2016). Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 16 Tahun 2022 tentang Standar Proses. Jakarta: Kementerian Pendidikan Republik Indonesia
Semiawan, C. R. (2007). Perkembangan dan Belajar Peserta Didik. Yogyakarta: UNY.
Sulinama Founddation. (2014). Ambon-Malay based Early Childhood Education: Towards mother-tongue based multilingual education: A progress report from Maluku. Presentation at SEAMEO QITEP Conference Jakarta 23-26 September 2014. SIL Ambon.
Tomblin, B. (2019). The Importance of Mother Tongue in Education: Independent Education Today. Diakses dari https://ie-today.co.uk/people-policy-politics/the-importance-of-mother-tongue-in-education/
UNESCO. (2016). If you don’t understand, how can you learn? Policy paper. Global Education Monitoring Report: UNESCO.
UNESCO Bangkok Office. (2018). MTB MLE Resource Kit, Including the Excluded: Promoting Multilingual Education. Prancis: United Nations Educational, Science, and Cultural Organization.



