PEMETAAN KEMAMPUAN AWAL MEMBACA SEBAGAI PRAKTIK BAIK GURU DALAM MENGATASI KESULITAN MEMBACA: STUDI PENGENALAN LAPANGAN PERSEKOLAHAN
DOI:
https://doi.org/10.38048/jcmp.v3i2.4324Keywords:
Kemampuan Membaca, Pemetaan Awal, Kesulitan Membaca,, Praktik Baik GuruAbstract
Kemampuan membaca merupakan aspek penting dalam perkembangan literasi anak usia sekolah dasar, khususnya di kelas awal. Kemampuan ini mencakup pengenalan huruf, kata, dan pemahaman makna tulisan. Namun, dalam praktik pembelajaran sering dijumpai siswa yang mengalami kesulitan membaca. Penelitian ini bertujuan mengetahui strategi guru dalam mengatasi kesulitan membaca siswa kelas I SDI Turekisa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, serta data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa banyak siswa belum mengenal huruf, sering lupa bentuk huruf, dan belum mampu membedakan huruf A–Z. Untuk mengatasi hal ini, guru melakukan pemetaan awal terhadap kemampuan membaca siswa dan evaluasi lanjutan. Strategi yang diterapkan meliputi penyediaan bahan bacaan sesuai kemampuan, membaca bersama, latihan membaca, serta penggunaan media seperti kartu huruf. Metode pembelajaran yang bervariasi dinilai efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca. Kesimpulannya, strategi yang tepat dan adaptif sangat dibutuhkan untuk membantu siswa membaca sesuai dengan kemampuan belajarnya masing-masing.
References
Agustina, E., & Rachmania, S. (2023). Faktor-faktor penyebab terjadinya kesulitan membaca permulaan di kelas I Sekolah Dasar Negeri Wangiwisata. Sistem-Among: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar, 3(1), 1–7. https://doi.org/10.56393/sistemamong.v3i1.1558
Dea, K. Y., & Zahwa, N. (2020). Upaya guru dalam pembelajaran pada siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 4(1).
Fakhriya, S. D. (2022). Penerapan metode shared reading untuk meningkatkan minat membaca. Indonesian Journal of Behavioral Studies, 2(2), 89–96. https://doi.org/10.19109/ijobs.v2i2.14511
Gumilar, A., Mutaqijn, I., & Yuliyanti, I. (2022). Analisis penggunaan media kartu huruf dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas 1 SD Negeri Cengkareng Barat 14 Pagi. Tsaqofah, 2(5), 508–520. https://doi.org/10.58578/tsaqofah.v2i5.534
Harianto, E. (2020). Keterampilan membaca dalam pembelajaran bahasa. Didaktikal: Jurnal Kependidikan, 9(1), 1–8. https://doi.org/10.58230/27454312.2
Harras, K. (2011). Hakekat membaca. Jakarta: Depdikbud PPGLTP.
Rahma, M., & Dafit, F. (2021). Analisis kesulitan membaca permulaan siswa kelas 1 sekolah dasar. Qalamuna: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama, 13(2), 397–410.
Rahmi, A., & Dafit, F. (2022). Peran guru dalam meningkatkan minat membaca siswa kelas 2 sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru, 5(2), 415–423. https://doi.org/10.23887/jppg.v5i2.51363
Salawati, J. B., & Suoth, L. (2020). Pengaruh media kartu huruf terhadap kemampuan membaca permulaan. Jurnal Internasional Pendidikan Dasar, 4(1), 100–106. https://doi.org/10.23887/ijee.v4i1.24383
Santoso, H. (2011). Membangun minat baca anak usia dini melalui penyediaan buku bergambar. Jurnal Pustakawan, 2(2).
Soleha, R. S., Enawar, E., Fadhillah, D., & Sumiyani, S. (2021). Analisis kesulitan membaca permulaan pada siswa kelas 2 sekolah dasar. Berajah Journal, 2(1), 58–62. https://doi.org/10.47353/bj.v2i1.50
Suyatno, U. (2022). Peningkatan kemampuan membaca permulaan siswa kelas 1 sekolah dasar melalui media kartu huruf. Ri’ayatul Athfal: Early Childhood Education Journal, 1(1), 31–40.
Syahrani, J. F., & Basuki, D. D. (2023). Peran dan upaya guru dalam mengatasi kurangnya pembelajaran membaca siswa SD kelas rendah. Attadrib: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 6(2), 202–213.
Tusfiana, I. A., & Tryanasari, D. (2020). Kesulitan membaca pemahaman siswa SD. Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar, 2, 78–85.
Waliyyan, A., Sulfasyah, S., & Munirah, M. (2022). Pengaruh metode shared reading terhadap kemampuan membaca pemahaman dan minat baca siswa kelas 6 sekolah dasar. Jurnal Sinestesia, 12(2), 469–479.



