PEMETAAN KEMAMPUAN AWAL MEMBACA SEBAGAI PRAKTIK BAIK GURU DALAM MENGATASI KESULITAN MEMBACA: STUDI PENGENALAN LAPANGAN PERSEKOLAHAN
DOI:
https://doi.org/10.38048/jcmp.v3i1.4264Keywords:
Kemampuan membaca, kesulitan membaca, persekolahanAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi yang diterapkan oleh guru dalam mengatasi kesulitan membaca yang dialami oleh siswa kelas I di SDI Turekisa. Setiap siswa memiliki kemampuan belajar yang berbeda-beda, sehingga diperlukan strategi yang tepat serta penggunaan metode pembelajaran yang bervariasi untuk meningkatkan kemampuan membaca secara efektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa banyak siswa kelas I mengalami kesulitan dalam mengenal huruf, sering lupa bentuk huruf A–Z, dan belum mampu membaca dengan lancar. Untuk mengatasi hal tersebut, guru melakukan pemetaan awal terhadap kemampuan membaca siswa, mengevaluasi tingkat penguasaan huruf dan pemahaman kata, serta menerapkan strategi pembelajaran yang sesuai. Strategi tersebut antara lain menyediakan bahan bacaan yang sesuai dengan tingkat kemampuan siswa, menggunakan metode membaca bersama dan latihan membaca, serta memanfaatkan media pembelajaran seperti kartu huruf. Strategi ini terbukti membantu meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa secara bertahap.
References
Agustina, E., & Rachmania, S. (2023). Faktor-faktor penyebab terjadinya kesulitan membaca permulaan di kelas I Sekolah Dasar Negeri Wangiwisata. Sistem-Among: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar, 3(1), 1–7. https://doi.org/10.56393/sistemamong.v3i1.1558
Amalia, R., & Dafit, F. (2022). Peran guru dalam meningkatkan minat membaca siswa kelas 2 sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru, 5(2), 415–423. https://doi.org/10.23887/jppg.v5i2.51363
Astia, M. (2020). Analisis faktor penghambat pembelajaran membaca permulaan di kelas 1 SD Negeri 93 Palembang. Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar dan Pendidikan Dasar, 3(1). https://doi.org/10.31851/sj.v3i1.7553
Fitriyah, N. K., dkk. (2022). Analisis kesulitan membaca permulaan pada siswa kelas 1 sekolah dasar. Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series, 6(1), 555–565. https://doi.org/10.20961/shes.v6i1.71168
Gumilar, A., Mutaqijn, I., & Yuliyanti, I. (2022). Analisis penggunaan media kartu huruf dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas 1 SD Negeri Cengkareng Barat 14 Pagi. TSAQOFAH, 2(5), 508–520. https://doi.org/10.58578/tsaqofah.v2i5.534
Harianto, E. (2020). Keterampilan membaca dalam pembelajaran bahasa. Didaktikal: Jurnal Kependidikan, 9(1), 1–8. https://doi.org/10.58230/27454312.2
Hasibuan, R. (2024). Penggunaan media kartu huruf untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan bagi siswa kelas 1 sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 8(1), 373–384. https://doi.org/10.31004/basicedu.v8i1.7169
Harras, A. K. (2011). Hakekat membaca. Depdikbud PPGLTP.
Janawati, D. P., & Anom, dkk. (2022). Analisis kemampuan membaca permulaan anak kelas 1 sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Rare Pustaka, 4(1), 30–33. https://doi.org/10.59789/rarepustaka.v4i1.110
Masitoh, I., Sutisnawati, A., & Maula, L. H. (2023). Penggunaan media gambar untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan Bahasa Indonesia di kelas 1 sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 7(3), 1839–1851. https://doi.org/10.31004/basicedu.v7i3.5669
Penerapan metode shared reading untuk meningkatkan minat membaca. (2022). Indonesian Journal of Behavioral Studies, 2(2), 89–96. https://doi.org/10.19109/ijobs.v2i2.14511
Rahma, M., & Dafit, F. (2021). Analisis kesulitan membaca permulaan siswa kelas 1 sekolah dasar. QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama, 13(2), 397–410.
Rizkiana. (2016). Analisis kesulitan membaca permulaan siswa kelas 1 SD Negeri Bangunrejo 2 Kricak Tegalrejo Yogyakarta [Skripsi, Universitas Negeri Yogyakarta].
Salawati, J. B., & Suoth, L. (2020). Pengaruh media kartu huruf terhadap kemampuan membaca permulaan. Jurnal Internasional Pendidikan Dasar, 4(1), 100–106. https://doi.org/10.23887/ijee.v4i1.24383
Santoso, H. (2011). Membangun minat baca anak usia dini melalui penyediaan buku bergambar. Jurnal Pustakawan, 2(2).
Septiana Soleha, R., Enawar, E., Fadhillah, D., & Sumiyani, S. (2021). Analisis kesulitan membaca permulaan pada siswa kelas 2 sekolah dasar. Berajah Journal, 2(1), 58–62. https://doi.org/10.47353/bj.v2i1.50
Suyatno, U. (2022). Peningkatan kemampuan membaca permulaan siswa kelas 1 sekolah dasar melalui media kartu huruf. Ri’ayatulathfal: Early Childhood Education Journal, 1(1), 31–40.
Teni, E. (2019). Meningkatkan kemampuan membaca permulaan menggunakan media kartu kata bergambar pada siswa kelas 1 sekolah dasar. Jurnal Pembelajaran Prospektif, 4(1). https://doi.org/10.26418/jpp.v4i1.37791
Tusfiana, I. A., & Tryanasari, D. (2020). Kesulitan membaca pemahaman siswa SD. Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar, 2, 78–85. http://prosiding.unipma.ac.id/index.php/KID
W, R. W., Chan, F., & Sholeh, M. (2022). Analisis kesulitan membaca permulaan siswa kelas I sekolah dasar. Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK), 4(3), 917–929. https://doi.org/10.31004/jpdk.v4i3.4642
Waliyyan, A., Sulfasyah, S., & Munirah, M. (2022). Pengaruh metode shared reading terhadap kemampuan membaca pemahaman dan minat baca siswa kelas 6 sekolah dasar. Jurnal Sinestesia, 12(2), 469–479. https://www.sinestesia.pustaka.my.id/journal/article/view/179



