Desa wisata yang berkelanjutan: pengembangan pariwisata melalui metode perencanaan partisipatif di desa Kertawangun

Authors

  • Dikky Nur Hidayat IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Indonesia
  • Yati Haryati Institut Agama Islam Negeri Syekh Nurjati Cirebon, Indonesia
  • Putri Adinda Sari Institut Agama Islam Negeri Syekh Nurjati Cirebon, Indonesia
  • Ega Triyana Institut Agama Islam Negeri Syekh Nurjati Cirebon, Indonesia
  • Ainnurofiq Institut Agama Islam Negeri Syekh Nurjati Cirebon, Indonesia
  • Muhammad Fajar Gunawan Institut Agama Islam Negeri Syekh Nurjati Cirebon, Indonesia
  • Marwa Syahidaniyah Institut Agama Islam Negeri Syekh Nurjati Cirebon, Indonesia
  • Muhammad Nur Alam Institut Agama Islam Negeri Syekh Nurjati Cirebon, Indonesia
  • Adil Nugrah Laksono Institut Agama Islam Negeri Syekh Nurjati Cirebon, Indonesia
  • Raida Hanifi Shidqiya Institut Agama Islam Negeri Syekh Nurjati Cirebon, Indonesia
  • Widya Khoerunnisa Institut Agama Islam Negeri Syekh Nurjati Cirebon, Indonesia
  • Rita Febrianti Institut Agama Islam Negeri Syekh Nurjati Cirebon, Indonesia
  • Romy Rizki Hasbianur Institut Agama Islam Negeri Syekh Nurjati Cirebon, Indonesia
  • Virdand Hafiz Suryawijaya Institut Agama Islam Negeri Syekh Nurjati Cirebon, Indonesia
  • Muhammad Farhan Nofiansyah Institut Agama Islam Negeri Syekh Nurjati Cirebon, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38048/jckkn.v2i3.3909

Keywords:

Desa Wisata, KKN, Objek Wisata

Abstract

Desa Kertawangun merupakan salah satu desa wisata yang ada di Kabupaten Cirebon. Desa Kertawangun memiliki potensi wisata yang sangat luar biasa, seperti Bukit Pasir Salawe dan Agrowisata Budidaya Taman Lebah. Namun, potensi wisata yang ada belum dapat dimaksimalkan. Oleh karena itu, tujuan diadakannya KKN IAIN Syekh Nurjati Cirebon hadir di Desa Kertawangun untuk membantu dalam rangka pengembangan objek wisata di Desa Kertawangun dengan baik dan berkelanjutan. Pendampingan yang dilakukan oleh KKN IAIN Syekh Nurjati Cirebon berfokus kepada pengembangan wisata dengan menggunakan metode perencanaan partisipatif, antara lain: 1) Peningkatan infrastruktur dan fasilitas pendukung di Desa Kertawangun, 2) promosi dan pemasaran objek wisata Desa Kertawangun, dan 3) Sosialisasi penguatan SDM dalam mengembangkan objek wisata. Hasil dari kegiatan KKN di Desa Kertawangun sangatlah positif. Pertama, dengan dipasangnya rute jalan menuju objek wisata, semakin banyak masyarakat sekitar yang mengetahui keberadaan objek wisata Bukit Pasir Salawe dan Agrowisata Budidaya Taman Lebah. Kedua, pembuatan akun sosial media membuat objek wisata Bukit Pasir Salawe semakin dikenal masyarakat serta menjadi alat promosi yang efektif. Ketiga, melalui diadakannya kegiatan sosialisasi penguatan SDM, menjadikan perangkat desa, karang taruna, dan kelompok sadar wisata semakin baik dalam rangka mengembangkan objek wisata di Desa Kertawangun.

Author Biographies

Yati Haryati, Institut Agama Islam Negeri Syekh Nurjati Cirebon

Dosen Pariwisata Syariah IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Putri Adinda Sari, Institut Agama Islam Negeri Syekh Nurjati Cirebon

Mahasiswa Ekonomi Syariah IAIN Syekh Nurjati Cirebon

References

Aguswan, & Nurfeni. (2018). Model Perencanaan Partisipatif Pembangunan Desa. Surabaya: Jakad Publishing.

Ekatama, M. R., Warisi, D., Lintang, T., & Ria, S. (2023). Tourism Village Development Strategy in the Context of Increasing the Economy in Pahawang Village. INSAN MANDIRI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Volume 2 Nomor 1, 15-20.

Harmunisa, Y. R., & Subiyantoro, H. (2022). Pemberdayaan Masyarakat dalam Pembuatan Peta Wisata dan Penunjuk Jalan (Sign Systems) di Kawasan Desa Wisata. Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat , 1240-1247 .

Ina Talu, A. T., & Vista Banggur, M. D. (2020). Pembuatan Tong Sampah Berbahan Dasar Bambu: Penguatan Budaya Hidup Bersih dan Sehat Masyarakat Desa Kakor. Randang Tana: Jurnal Pengabdian Masyarakat , 158-164.

Istiyanti, D. (2020). Community Empowerment Through Development of Tourist Villages in Sukawening Village. Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat Vol 2(1), 53-62.

Jubaedah, S., & Fajarianto, O. (2021). Model Pengembangan Desa Wisata Berbasis Kearifan Lokal Sebagai Strategi Peningkatan Ekonomi Masyarakat di Desa Cupang Kecamatan Gempol Kabupaten Cirebon. Abdimas Awang Long Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 3-10.

Junpridan Saragih, Y. H., Sipayung, T., Parinduri, T., Purba, F., Girsang, R. M., & Damanik, Y. (2023). Pemanfaatan Media Sosial Instagram Untuk Pengembangan UKM Di Daerah Wisata Tigaras. Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei, 55-63.

M. S. Lagalo, A., Dai, S. L., Talib, D., Husain, D., & R. Saleh, S. (2022). Pengembangan Desa Huntu Selatan Sebagai Desa Wisata. KomunalJurnal Pengabdian Masyarakat, 20-24.

Mulyana, Pawan, A. P., & Maabuat, E. E. (2022). Pemberdayaan Masyarakat melalui Pengembangan Desa Wisata Tondok Bakaru di Kecamatan Mamasa Kabupaten Mamasa Provinsi Sulawesi Barat. Jurnal Pembangunan Pemberdayaan Pemerintahan (J-3P), Vol. 7, No. 2, 16-32.

Riani, P., Putri, R. A., Eljawahir, M. F., & Harahap, N. (2024). Penerapan Metode Perencanaan Partisipatif Dalam Pengembangan Wilayah Pedesaan . Jurnal Penelitian Ilmu Ekonomi dan Keuangan Syariah (JUPIEKES) Vol. 2 No. 1.

Setyaningrum, L. Z., N. Rahmanto, A., & Suparno, B. A. (2022). Komunikasi Pariwisata dalam Pengembangan Destinasi Wisata di “Nepal Van Java” Dusun Butuh, Kabupaten Magelang. Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) Vol 1, 94-103.

Syawana Bargandini, A. I., & Arsawati, N. J. (2022). Optimalisasi Media Sosial Dalam Upaya Promosi Desa Wisata di Desa Kenderan, Tegallalang, Gianyar. Kaibon Abhinaya: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1-7.

Downloads

Published

2024-08-12

How to Cite

Dikky Nur Hidayat, Yati Haryati, Putri Adinda Sari, Triyana, E., Ainnurofiq, Gunawan, M. F., … Nofiansyah, M. F. (2024). Desa wisata yang berkelanjutan: pengembangan pariwisata melalui metode perencanaan partisipatif di desa Kertawangun . Jurnal Citra Kuliah Kerja Nyata, 2(3), 175–181. https://doi.org/10.38048/jckkn.v2i3.3909

Citation Check