OPTIMALISASI PEMANFAATAN LAHAN PEKARANGAN RUMAH UNTUK MENDUKUNG KETAHANAN PANGAN MELALUI PROGRAM 3K (KEBUN) DI DESA DENATANA, KABUPATEN NGADA
DOI:
https://doi.org/10.38048/jckkn.v3i3.3384Keywords:
Ketahanan Pangan, Pekarangan Produktif, Pemberdayaan MasyarakatAbstract
Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Denatana, Kabupaten Ngada, untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan pekarangan rumah sebagai upaya mendukung ketahanan pangan melalui Program 3K (Kebun). Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemanfaatan pekarangan dan minimnya pengetahuan masyarakat tentang budidaya tanaman rumah tangga. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan keterampilan, kesadaran, dan kemandirian masyarakat dalam mengelola pekarangan produktif. Melalui pendekatan partisipatif dan edukatif, masyarakat dilatih teknik budidaya hortikultura dan pembuatan pupuk organik. Hasil menunjukkan peningkatan partisipasi warga, penghematan pengeluaran rumah tangga, serta terbentuknya kebun produktif. Kegiatan ini terbukti efektif memperkuat ketahanan pangan dan semangat gotong royong masyarakat Desa Denatana.
References
Andhika, J. (2009). Pemanfaatan lahan pekarangan secara optimal. http://www.kulinet.com/baca/pemanfaatan-lahan-pekarangan-secara-optimal
Fauzi, H., Hendayana, Y., & Rahmah, N. (2023). Pengabdian masyarakat melalui pemanfaatan lahan pekarangan berbasis tanaman hortikultura. Jurnal Safari: Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(3), 45–53.
Hakim, A., Kurnia, E. P., Lasmini, N., Dinata, A. N. P., & Idmayanti, I. (2021). Pemanfaatan pekarangan sebagai upaya peningkatan ketahanan pangan keluarga. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(2), 112–118.
Harahap, F., & Simanjuntak, L. (2021). Pengembangan pekarangan produktif berbasis partisipasi masyarakat di daerah tertinggal. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia, 4(2), 89–97.
Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2023). Panduan nasional program KRPL (Kawasan Rumah Pangan Lestari). Direktorat Jenderal Hortikultura.
Mubyarto. (1998). Pengantar ekonomi pertanian. Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial.
Nazaruddin. (1999). Budidaya dan pengaturan panen sayuran dataran rendah. Penebar Swadaya.
Ningsih, T., & Rukmana, A. (2022). Implementasi program kebun keluarga untuk ketahanan pangan masyarakat desa. Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkelanjutan, 6(1), 14–21.
Nugroho, H., & Novalinda, D. (2007). Usaha sayuran sehat di dataran rendah. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jambi.
Prawirokusumo, S. (1990). Ilmu usahatani. BPFE.
Rahardi, F. (2000). Agribisnis tanaman sayuran. Penebar Swadaya.
Rukmini, D., & Yuliana, E. (2019). Efektivitas pemanfaatan pekarangan sebagai sumber pangan keluarga di wilayah pedesaan. Jurnal Pangan dan Gizi, 8(3), 145–153.
Soekartawi. (1995). Analisis usahatani. UI Press.
Sumarjono, H. (2013). Berkebun 26 jenis tanaman buah. Penebar Swadaya.
Sumarni, T., & Prasetyo, A. (2022). Dampak kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui pekarangan produktif terhadap ekonomi rumah tangga. Jurnal Abdimas Inovatif, 5(1), 50–58.
Sutarto, A. (2021). Pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan pekarangan rumah tangga dalam meningkatkan ketahanan pangan. Jurnal Abdimas Agro Humaniora, 2(1), 30–39.
Wahyuni, S., & Pratama, I. (2020). Peningkatan ketahanan pangan keluarga melalui pemanfaatan lahan pekarangan dengan tanaman sayuran. Jurnal Agrosains dan Teknologi, 5(2), 77–83.
Williams, U., & Peregrine. (1993). Produksi sayuran di daerah tropika. Gadjah Mada University Press.
Yuliani, N., & Handayani, R. (2020). Inovasi vertikultur dalam pemanfaatan lahan sempit menuju ketahanan pangan keluarga. Jurnal Teknologi Pertanian Terapan, 2(4), 201–210.

