Pendampingan orang tua dalam meningkatkan pemahaman tentang stunting di Desa Denatana Timur
DOI:
https://doi.org/10.38048/jckkn.v2i4.3366Keywords:
Stunting, tingkat pendidikan, pemahaman orang tuaAbstract
Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman orang tua tentang stunting melalui pendampingan dan penyuluhan di Desa Denatana Timur, Kecamatan Wolomeze, Kabupaten Ngada. Permasalahan stunting di desa ini cukup tinggi, dengan prevalensi anak yang mengalami stunting terkait dengan kurangnya pengetahuan orang tua tentang gizi dan kesehatan anak. Metode pelaksanaan kegiatan ini mencakup survei awal untuk mengidentifikasi tingkat pemahaman orang tua tentang stunting, serta program pendampingan yang terdiri dari penyuluhan gizi, pola makan sehat, dan pemberian makanan tambahan. Survei dilakukan kepada orang tua dari enam anak yang mengalami stunting, yang terdiri dari 5 anak laki-laki dan 1 anak perempuan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman orang tua tentang pentingnya asupan gizi dan cara mencegah stunting, serta adanya peningkatan dalam pola makan anak yang lebih baik pasca pendampingan. Kegiatan ini berkesimpulan bahwa program pendampingan yang intensif dan penyuluhan dapat berkontribusi signifikan dalam menurunkan angka stunting di desa ini, dengan fokus pada edukasi orang tua sebagai langkah pencegahan.
References
Alunaza, H., Nuzulian, U., Rohilie, H. F., Almutahar, H., Umniyah, A., Mahesa, G., & Cantika, S. (2023). Edukasi pencegahan stunting melalui pendidikan keluarga di Desa Punggur Besar Kabupaten Kubu Raya. I-Com: Indonesian Community Journal, 3(4), 1707-1718.
Anggreni, D., Lubis, L. A., & Kusmanto, H. (2022). Implementasi program pencegahan stunting di Puskesmas Dolok Sigompulon Kabupaten Padang Lawas Utara. Histeria Jurnal: Ilmiah Soshum dan Humaniora, 1(2), 91-99.
Aridiyah, F. O., Rohmawati, N., & Ririanty, M. (2015). Faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian stunting pada anak balita di wilayah pedesaan dan perkotaan. Pustaka Kesehatan, 3(1), 163-170.
Arif, M., Shinta, F., Saudi, A., Rustam, R., & Hanifahturahmi, H. (2023). Komunikasi perubahan perilaku melalui pendekatan SOR (Stimulus, Organism & Response) dalam penanggulangan stunting di Kelurahan Tanjung Rhu. Ensiklopedia of Journal, 5(2), 78-90.
Chairunnisa, A., Setianingsih, E. L., & Lituhayu, D. (2024). Implementasi kebijakan penanggulangan stunting di Kecamatan Brebes. Journal of Public Policy and Management Review, 13(4), 194-209.
Djauhari, T. (2017). Gizi dan 1000 HPK. Saintika Medika, 13(2), 125-133.
Khasanah, E. N., Purbaningrum, D. G., Andita, C., & Setiani, D. A. (2023). Kebijakan penanggulangan stunting di Indonesia. Jurnal Akuntan Publik, 1(2), 217-231.
Majid, M., Tharihk, A. J., & Zarkasyi, R. (2022). Cegah stunting melalui perilaku hidup sehat. Penerbit NEM.
Munawaroh, H., Nada, N. K., Hasjiandito, A., Faisal, V. I. A., Heldanita, H., Anjarsari, I., & Fauziddin, M. (2022). Peranan orang tua dalam pemenuhan gizi seimbang sebagai upaya pencegahan stunting pada anak usia 4-5 tahun. Sentra Cendekia, 3(2), 47-60.
Rahayu, Y. D., Yunariyah, B., & Jannah, R. (2022). Gambaran faktor penyebab kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Semanding Tuban. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 10(2), 156-162.
Ridua, I. R., & Djurubassa, G. M. (2020). Kebijakan pemerintah Kabupaten Halmahera Timur dalam menanggulangi masalah stunting. Journal of Social Politics and Governance (JSPG), 2(2), 135-151.
Sutarto, S. T. T., Mayasari, D., & Indriyani, R. (2018). Stunting, faktor risiko, dan pencegahannya. Agromedicine Unila, 5(1), 540-545.
Uce, L. (2018). Pengaruh asupan makanan terhadap kualitas pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini. Bunayya: Jurnal Pendidikan Anak, 4(2), 79-92.
Widanti, Y. A. (2016). Prevalensi, faktor risiko, dan dampak stunting pada anak usia sekolah. JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI), 1(1).

