STUNTING PADA ANAK USIA DINI: SURVEI KONDISI STUNTING DI DESA DENATANA TIMUR KECAMATAN WOLOMEZE

Authors

  • Maria Familiana Senda STKIP Citra Bakti, Indonesia
  • Anastasia Zembang STKIP Citra Bakti, Indonesia
  • Sebastianus Bhara STKIP Citra Bakti, Indonesia
  • Ferdinandus Bate Dopo STKIP Citra Bakti, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38048/jckkn.v2i2.3333

Keywords:

ASI Eksklusif, Pendidikan Ibu, Sosial Ekonomi, Stunting

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi kondisi stunting di Desa Denatana Timur, Kecamatan Wolomeze, dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhinya. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi dan wawancara dengan ibu-ibu dan petugas kesehatan setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat stunting di Desa Denatana Timur relatif rendah, dengan hanya 6 dari 704 anak yang teridentifikasi stunting. Faktor utama yang mempengaruhi stunting di desa ini adalah tingkat pendidikan ibu, durasi pemberian ASI eksklusif, dan status sosial ekonomi. Penelitian ini memberikan wawasan berharga mengenai intervensi yang diperlukan untuk meningkatkan kesejahteraan gizi masyarakat setempat. Rekomendasi untuk program intervensi mencakup peningkatan pendidikan ibu dan penguatan program pemberian ASI yang sesuai dengan panduan kesehatan. Temuan ini diharapkan dapat mendorong pemangku kebijakan dan praktisi kesehatan untuk meningkatkan kualitas hidup anak-anak di Desa Denatana Timur.

References

Atikah. (2019). Study Guide–Stunting dan Upaya Pencegahannya Bagi mahasiswa Kesehatan Masyarakat. Universitas Lambung Mangkurat. Banjarmasin.

Daming, S.H., Hengky, H.K., & Umar, F. (2019). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kejadian Stunting pada Balita di Puskesmas Salo Kabupaten Pinrang. Jurnal Ilmiah Manusia dan Kesehatan, 2 (1). 59-67

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Pedoman Pencegahan dan Penanggulangan Stunting. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Lailatul, Muniroh, and C. Ni’mah. (2018). Hubungan Tingkat Pendidikan, Tingkat Pengetahuan Dan Pola Asuh Ibu Dengan Wasting Dan Stunting Pada Balita Keluarga Miskin. Media Gizi Indonesia,10(1). 84–90.

Mzumara, B., Bwembya, P., Halwiindi, H. (2018). Factors Associated with Stunting Among Children Below Five Years of Age In Zambia: Evidence from The 2014 Zambia Demographic and Health Survey. BMC Nutrition. 4 (51). https://doi.org/10.1186/s40795-018-0260-9

Rahayu, A., & Khairiyati, L. (2015). Risiko Pendidikan Ibu Terhadap Kejadian Stunting Pada Anak 6-23 Bulan. The Journal of Nutrition and Food Research. 37(2). 129–136. https://doi.org/10.22435/pgm.v37i2.4016.129-136

Riskesdas. (2013). Laporan Nasional Riset Kesehatan Dasar. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI. Jakarta.

Sebayang, S., & Rajagukguk, T. (2019) Pengaruh Pendidikan, Pelatihan Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Guru Di SD Dan SMP Swasta Budi Murni 3 Medan. Jurnal Ilmu Manajemen Methonomix ,2 (2), 105–14

UNICEF. (2023). Child Malnutrition. Unicef Data. Diunduh dari: https://data.unicef.org/topic/nutrition/malnutrition/

Vilcins, D., Sly P.D., & Jagals P. (2018). Environmental Risk Factors Associated with Child Stunting: A Systematic Review of the Literature. Ann Glob Health, 84(4), 551-562. https://doi:10.9204/aogh.2361

Downloads

Published

2024-04-30

How to Cite

Senda, M. F., Zembang, A., Bhara, S. ., & Dopo, F. B. (2024). STUNTING PADA ANAK USIA DINI: SURVEI KONDISI STUNTING DI DESA DENATANA TIMUR KECAMATAN WOLOMEZE. Jurnal Citra Kuliah Kerja Nyata, 2(2), 67–73. https://doi.org/10.38048/jckkn.v2i2.3333

Citation Check