SUMBER BAGINDOWATI SEBAGAI ALTERNATIF WISATA DI DESA KARANGREJO KABUPATEN KEDIRI

Authors

  • Nugroho Wisma Nurpanto Universitas Nusantara PGRI Kediri, Indonesia
  • Mochammad Al Farizi Universitas Nusantara PGRI Kediri, Indonesia
  • Tito Pangestu Universitas Nusantara PGRI Kediri, Indonesia
  • Azriel Akbar Firman Syah Universitas Nusantara PGRI Kediri, Indonesia
  • M. Yuda Trinuraisi Universitas Nusantara PGRI Kediri, Indonesia
  • Nasrul Saifudin Universitas Nusantara PGRI Kediri, Indonesia
  • Moh Farih Fauzi Universitas Nusantara PGRI Kediri, Indonesia
  • Hebi Irawan Universitas Nusantara PGRI Kediri, Indonesia
  • Sri Aliami Universitas Nusantara PGRI Kediri, Indonesia
  • Samari Universitas Nusantara PGRI Kediri, Indonesia
  • Susi Damayanti Universitas Nusantara PGRI Kediri, Indonesia
  • Badrus Zaman Universitas Nusantara PGRI Kediri, Indonesia
  • Rino Sardanto Universitas Nusantara PGRI Kediri, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38048/jckkn.v1i4.3156

Keywords:

Desa wisata, pemberdayaan masyarakat, metode ABCD

Abstract

Konsep yang dikenal sebagai "pengabdian pada masyarakat" melibatkan masyarakat sebagai mitra aktif dalam proses pembangunan dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan partisipasi mereka dalam menemukan dan menyelesaikan masalah lokal. Tujuan pengabdian adalah untuk meningkatkan kesejahteraan melalui pencarian dan pengoptimalan sumber daya lokal, meningkatkan kapasitas masyarakat, dan meningkatkan partisipasi aktif dalam proyek pembangunan lokal. Pemerintah desa Karangrejo, tokoh masyarakat, dan berbagai pihak terkait lainnya adalah mitra pengabdian dalam penelitian ini. Metode pengabdian menggabungkan langkah-langkah ABCD dan mendorong masyarakat untuk berpartisipasi dalam proses identifikasi aset, pembuatan rencana aksi bersama, dan pelaksanaan program pemberdayaan.  Hasil yang diharapkan termasuk peningkatan keterampilan, pengetahuan, dan kemampuan masyarakat Desa Karangrejo dalam mengelola sumber daya lokal, peningkatan partisipasi dalam proyek pembangunan, dan perbaikan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.

References

Alfitri. (2011). Community Development : Teori dan aplikasi. Pustaka Pelajar.

Damanik, J. (2013). Pariwisata Indonesia : antara peluang dan tantangan. Pustaka Pelajar.

Irawan, E. (2020). Model Pengabdian Berbasis Kompetisi (Pertama). Zahir Publishing.

Khairunnisa, S. N., & Prasetya, A. W. (2021). Target Kemenparekraf: 244 Desa Wisata Maju, Mandiri, dan Tersertifikasi pada 2024. https://travel.kompas.com/read/2021/01/29/080800727/target-kemenparekraf--244-desa-wisata-maju-mandiri-dan-tersertifikasi-pada

Kristanto, T. B. A., & Putri, A. A. (2021). Pengembangan Masyarakat berbasis Aset sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat melalui Sektor Wisata Kebugaran di Indonesia. Journal of Social Development Studies, 2(2).

Rahma, N. A. A. (2021). Kemampuan Masyarakat Dalam Mengungkap Potensi Desa (Sebuah Aksi Partisipatoris Dalam Perencanaan Desa Wisata Di Desa Tritik, Nganjuk). Jurnal Resolusi Konflik, CSR Dan Pemberdayaan (CARE), 6(1).

Salvatore, R., Chiodo, E., & Fantini, A. (2018). Tourism transition in peripheral rural areas: Theories, issues and strategies. Annals of Tourism Research, 68, 41–51. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.annals.2017.11.003

Downloads

Published

2023-10-30

How to Cite

Nurpanto, N. W., Al Farizi, M., Pangestu, T., Syah, A. A. F., Trinuraisi, M. Y., Saifudin, N., … Sardanto, R. (2023). SUMBER BAGINDOWATI SEBAGAI ALTERNATIF WISATA DI DESA KARANGREJO KABUPATEN KEDIRI. Jurnal Citra Kuliah Kerja Nyata, 1(4), 146–155. https://doi.org/10.38048/jckkn.v1i4.3156

Citation Check