PENINGKATAN KAPASITAS PETANI DALAM PENGELOLAAN PH TANAH DAN TATA AIR PERTANIAN PADA LAHAN GAMBUT DI DESA PANDAHAN
DOI:
https://doi.org/10.38048/jailcb.v7i2.7010Keywords:
Budidaya Padi, Lahan Gambut, pH Tanah, Pemberdayaan Petani, Tata Air PertanianAbstract
Lahan gambut memiliki potensi yang besar untuk mendukung budidaya padi, namun produktivitasnya sering terkendala oleh tingkat keasaman tanah yang tinggi dan pengelolaan tata air yang belum optimal. Kondisi tersebut juga dialami oleh petani di Desa Pandahan, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam pengelolaan pH tanah dan tata air pertanian pada lahan gambut guna mendukung peningkatan produktivitas padi. Mitra kegiatan adalah kelompok petani padi Desa Pandahan yang berjumlah 25 orang. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, pelatihan, demonstrasi lapangan, dan pendampingan. Kegiatan mencakup pelatihan pengukuran pH tanah, penggunaan dolomit sebagai bahan amelioran, serta pengelolaan tata air melalui saluran drainase dan pintu air sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata pemahaman petani dari 39% menjadi 88%. Peningkatan tertinggi terjadi pada kemampuan mengukur pH tanah yang meningkat dari 32% menjadi 92%. Selain itu, penerapan dolomit pada demplot percontohan meningkatkan pH tanah dari 4,2 menjadi 5,6 sehingga kondisi lahan menjadi lebih sesuai untuk budidaya padi. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kapasitas petani dalam mengelola lahan gambut dan berpotensi mendukung peningkatan produktivitas padi secara berkelanjutan.
References
Agus, F., & Subiksa, I. G. M. (2008). Lahan gambut: Potensi untuk pertanian dan aspek lingkungan. Balai Penelitian Tanah dan World Agroforestry Centre (ICRAF).
Agus, F., Nurida, N. L., & Jamil, A. (2020). Pengelolaan lahan gambut untuk pertanian berkelanjutan di Indonesia. Jurnal Sumberdaya Lahan, 14(2), 87–98.
Andriesse, J. P. (1988). Nature and management of tropical peat soils. Food and Agriculture Organization.
Badan Restorasi Gambut dan Mangrove. (2023). Pedoman pengelolaan tata air lahan gambut untuk pertanian berkelanjutan. BRGM.
Food and Agriculture Organization. (2021). Peatlands and climate-smart agriculture. FAO.
Hooijer, A., Page, S., Canadell, J. G., Silvius, M., Kwadijk, J., Wösten, H., & Jauhiainen, J. (2010). Current and future CO? emissions from drained peatlands in Southeast Asia. Biogeosciences, 7(5), 1505–1514. https://doi.org/10.5194/bg-7-1505-2010
IPCC. (2014). 2013 supplement to the 2006 IPCC guidelines for national greenhouse gas inventories: Wetlands. Intergovernmental Panel on Climate Change.
Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2022). Pedoman teknis budidaya padi pada lahan rawa dan gambut. Direktorat Jenderal Tanaman Pangan.
Masganti, Anwar, K., & Susanti, M. A. (2017). Potensi dan pemanfaatan lahan gambut dangkal untuk pertanian. Jurnal Sumberdaya Lahan, 11(1), 43–52.
Miettinen, J., Shi, C., & Liew, S. C. (2016). Land cover distribution in the peatlands of Southeast Asia. Global Ecology and Conservation, 6, 67–78. https://doi.org/10.1016/j.gecco.2016.02.004
Noor, M. (2001). Pertanian lahan gambut: Potensi dan kendala. Kanisius.
Nurida, N. L. (2019). Teknologi ameliorasi tanah gambut untuk mendukung produktivitas pertanian berkelanjutan. Jurnal Sumberdaya Lahan, 13(1), 1–12.
Page, S. E., Rieley, J. O., & Banks, C. J. (2011). Global and regional importance of the tropical peatland carbon pool. Global Change Biology, 17(2), 798–818. https://doi.org/10.1111/j.1365-2486.2010.02279.x
Prastowo, B., Wahyunto, & Subiksa, I. G. M. (2022). Water management strategy for sustainable peatland agriculture in Indonesia. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 950(1), 012034. https://doi.org/10.1088/1755-1315/950/1/012034
Ritung, S., Wahyunto, Agus, F., & Hidayat, H. (2011). Peta lahan gambut Indonesia skala 1:250.000. Balai Besar Litbang Sumberdaya Lahan Pertanian.
Wahyunto, Nugroho, K., & Agus, F. (2018). Pengelolaan tata air untuk mendukung keberlanjutan lahan gambut pertanian. Jurnal Tanah dan Iklim, 42(2), 89–98.
Wösten, J. H. M., Clymans, E., Page, S. E., Rieley, J. O., & Limin, S. H. (2008). Peat–water interrelationships in a tropical peatland ecosystem in Southeast Asia. Catena, 73(2), 212–224. https://doi.org/10.1016/j.catena.2007.07.010
Yuliani, N., Masganti, & Nurita. (2023). Peningkatan kapasitas petani dalam pengelolaan lahan gambut melalui program pemberdayaan masyarakat. Jurnal Abdimas Pertanian, 8(1), 21–30.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Nurjanah Nurjanah, Budi Kurniawan, Septia Rona Puspita Gaby, Muhammad Rizzan Adam, Rezha Nuraida Oktaviana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




