PENDAMPINGAN LITERASI DAN PENGELOLAAN KEUANGAN UNTUK MEMPERKUAT FINANCIAL RESILIENCE PELAKU USAHA BUNGA POTONG BHINEKA FLORA
DOI:
https://doi.org/10.38048/jailcb.v7i2.6901Keywords:
Bunga Potong, Financial Resilience, Literasi Keuangan, Pelaku Usaha, Pengelolaan KeuanganAbstract
Literasi keuangan merupakan faktor penting dalam mendukung ketahanan finansial (financial resilience) pelaku usaha, terutama pada usaha mikro yang masih berada pada tahap awal pengembangan. Mitra kegiatan ini adalah usaha bunga potong Bhineka Flora di Surabaya yang menghadapi keterbatasan dalam pengelolaan keuangan, pencatatan transaksi, serta penyusunan laporan keuangan usaha. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan mitra dalam literasi keuangan guna mendukung keberlanjutan usaha. Metode yang digunakan meliputi pemetaan kebutuhan mitra, penyampaian materi melalui presentasi, pelatihan praktik penyusunan harga pokok produksi (HPP), penyusunan laporan laba rugi, serta pendampingan penggunaan lembar kerja Microsoft Excel untuk pencatatan keuangan sederhana. Evaluasi dilakukan melalui pengukuran pemahaman dan keterampilan mitra sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman literasi dan pengelolaan keuangan dari 5% menjadi 75%, kemampuan menyusun HPP dan laporan keuangan dari 10% menjadi 80%, kemampuan mengelola risiko keuangan dari 5% menjadi 75%, serta kemampuan mengelola usaha secara berkelanjutan dari 15% menjadi 75%. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kapasitas pengelolaan keuangan usaha sehingga mendukung penguatan ketahanan finansial dan keberlanjutan bisnis mitra.
References
Atkinson, A., & Messy, F. A. (2012). Measuring financial literacy: Results of the OECD/International Network on Financial Education (INFE) pilot study (OECD Working Papers on Finance, Insurance and Private Pensions No. 15). OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/5k9csfs90fr4-en
Bongomin, G. O. C., Ntayi, J. M., Munene, J. C., & Akol, C. M. (2017). Financial literacy in emerging economies: Do all components matter for financial inclusion of poor households in rural Uganda? International Journal of Social Economics, 44(12), 1310–1331. https://doi.org/10.1108/IJSE-08-2016-0217
Fatmawati, E., & Hayati, B. (2023). Analisis pengaruh literasi keuangan, inklusi keuangan, dan brand image terhadap penggunaan layanan digital perbankan syariah di Indonesia. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 9(1), 1023–1033. https://doi.org/10.29040/jiei.v9i1.7756
Hermawanti, R. (2025). Pengaruh literasi keuangan dan manajemen keuangan terhadap tingkat kesejahteraan keuangan pada rumah tangga di Desa Cipatik Kecamatan Cihampelas. Jurnal Manajemen Modal Insani dan Bisnis, 6(1), 1–8.
Huston, S. J. (2010). Measuring financial literacy. Journal of Consumer Affairs, 44(2), 296–316. https://doi.org/10.1111/j.1745-6606.2010.01170.x
Indrarini, R., & Samsuri, A. (2022). Model ketahanan keuangan syariah. Iqtishadia: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah, 9(1), 14–26. https://doi.org/10.19105/iqtishadia.v9i1.5706
Jaya, A., Sony, K., Prasetyandari, C. W., & Baidlowi, I. (2023). Manajemen keuangan. Widina Bhakti Persada.
Lusardi, A. (2019). Financial literacy and the need for financial education: Evidence and implications. Swiss Journal of Economics and Statistics, 155(1), 1–8. https://doi.org/10.1186/s41937-019-0027-5
Lusardi, A., & Mitchell, O. S. (2014). The economic importance of financial literacy: Theory and evidence. Journal of Economic Literature, 52(1), 5–44. https://doi.org/10.1257/jel.52.1.5
Mustikawati, R. R. I., Priantinah, D., Sari, R. C., Astuti, V., & Ningrum, F. (2024). Peningkatan resiliensi petani milenial Sleman melalui pendampingan literasi keuangan. Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan, 4(6). https://doi.org/10.59818/jpm.v4i6.952
Organisation for Economic Co-operation and Development. (2020). OECD/INFE 2020 international survey of adult financial literacy. OECD Publishing.
Otoritas Jasa Keuangan. (2024). Survei nasional literasi dan inklusi keuangan tahun 2024. Otoritas Jasa Keuangan.
Otoritas Jasa Keuangan. (2025). Strategi nasional literasi keuangan Indonesia 2025–2029. Otoritas Jasa Keuangan.
Putri, A. P., Monica, B., Theresia, F., & Pandin, M. Y. R. (2024). Resiliensi finansial dalam pengelolaan hutang keluarga dengan analisis indeks resiliensi iklim: Sebuah studi eksploratori. Small Business Accounting Management and Entrepreneurship Review, 4(2), 1–13. https://doi.org/10.61656/sbamer.v4i2.162
Remund, D. L. (2010). Financial literacy explicated: The case for a clearer definition in an increasingly complex economy. Journal of Consumer Affairs, 44(2), 276–295. https://doi.org/10.1111/j.1745-6606.2010.01167.x
Sari, W. N., Fitriani, D., Wulandari, I. W., & Pandin, M. Y. R. (2023). Strategi financial resilience terhadap ancaman resesi ekonomi pada UMKM di Kecamatan Menganti. Cemerlang: Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis, 3(3), 259–274. https://doi.org/10.55606/cemerlang.v3i3.1367
Setiawan, A. (2023). Pengaruh financial literacy, financial self-efficacy, dan hedonisme terhadap kemampuan manajemen keuangan mahasiswa pendidikan ekonomi FKIP Universitas Lampung [Undergraduate thesis, Universitas Lampung].
Wahyuni, H., Erwantiningsih, E., & Pudyaningsih, A. R. (2025). Analysis financial management behavior through financial literacy: Gen Z’s preferences fintech, FoMO, love of money. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 13(1), 102–114. https://doi.org/10.26905/jmdk.v13i1.15526
World Bank. (2022). Financial inclusion overview. World Bank. https://www.worldbank.org/en/topic/financialinclusion
Xiao, J. J., & O’Neill, B. (2018). Consumer financial education and financial capability. International Journal of Consumer Studies, 42(1), 19–28. https://doi.org/10.1111/ijcs.12363
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Hari Wahyuni, Eni Erwantiningsih, Retno Tri Purnamasari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




