EDUKASI SEJARAH INDONESIA MELALUI WORKSHOP BEDAH NOVEL SEJARAH BAGI PELAJAR DAN MAHASISWA
DOI:
https://doi.org/10.38048/jailcb.v7i1.6773Keywords:
Literasi Sejarah, Novel Sejarah, Pembelajaran Sejarah, WorkshopAbstract
Pembelajaran sejarah di kalangan pelajar sering kali masih berorientasi pada pendekatan kronologis dan hafalan, sehingga kurang mendorong pemahaman kritis terhadap dinamika sosial dan politik dalam peristiwa sejarah. Kondisi ini menyebabkan minat belajar sejarah pada sebagian pelajar menjadi rendah. Di sisi lain, perkembangan literasi digital menunjukkan bahwa Generasi Z memiliki ketertarikan yang tinggi terhadap karya sastra, khususnya novel. Novel berlatar sejarah dapat menjadi media alternatif yang efektif untuk membantu pelajar memahami peristiwa sejarah secara lebih kontekstual dan reflektif. Oleh karena itu, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan minat peserta terhadap sejarah Indonesia melalui workshop bedah novel sejarah. Mitra kegiatan adalah pelajar tingkat SMP dan SMA serta mahasiswa yang memiliki minat terhadap literasi dan sejarah. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 16 Januari 2026 di Restoran Satu Meja, Jakarta Barat. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah workshop edukatif yang meliputi pemaparan materi, diskusi interaktif, analisis isi novel, serta demonstrasi tugas berupa penyusunan cerita fiksi dengan latar sejarah Indonesia. Novel yang digunakan sebagai bahan kajian dalam kegiatan ini adalah Laut Bercerita karya Leila S. Chudori dan Bumi Manusia karya Pramoedya Ananta Toer. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pemahaman terhadap peristiwa sejarah Indonesia serta mampu mengaitkan narasi fiksi dengan konteks sejarah yang melatarbelakanginya. Selain itu, peserta juga menunjukkan peningkatan kemampuan membaca kritis, menganalisis peristiwa sejarah, serta menyusun cerita fiksi berlatar sejarah. Respon peserta terhadap kegiatan ini sangat positif yang ditunjukkan melalui tingginya partisipasi dalam diskusi dan meningkatnya motivasi untuk mempelajari sejarah melalui karya sastra. Dengan demikian, workshop bedah novel sejarah terbukti menjadi media edukatif yang efektif dalam meningkatkan literasi sejarah sekaligus menumbuhkan minat belajar sejarah pada generasi muda.
References
Adelman, J. (2025). History and historical fiction: Experiences from the classroom. Journal of Historical Teaching and Learning. https://doi.org/10.1177/14740222251360103
Agung, L. (2025). Historical literacy in the 21st century: Integrating digital media in history learning. Santhet: Jurnal Sejarah Pendidikan, 9(1), 45–56.
Basri, I., & Hastuti, H. (2020). Bagaimana sejarah seharusnya diajarkan? Jurnal Kronologi, 2(4), 140–148. https://doi.org/10.24036/jk.v2i4.64
Carr, E. H., Deutscher, I., Rosdolsky, R., & Cox, M. (2022). E. H. Carr, Isaac Deutscher, Roman Rosdolsky, and the making of history. Critique, 50(1), 17–23. https://doi.org/10.1080/03017605.2022.2051339
Cole, E. (2024). Immersion and influence: The power of storytelling throughout history. Australian Academy of the Humanities. https://humanities.org.au/power-of-the-humanities/immersion-trendall-lecture-emma-cole
Gasser, L., & Gutzwiller-Helfenfinger, E. (2022). How children socially learn from narrative fiction: Getting the lesson, simulating social worlds, or dialogic inquiry? Frontiers in Psychology, 13, 936573. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2022.936573
Hazmi, N., & Ramadani, S. (2021). Penggunaan novel sejarah untuk meningkatkan minat dan hasil belajar siswa kelas XI IPS. KAGANGA: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora, 4(2), 155–164.
History Today. (2020). PhD student Francesca Morphakis features in History Today. School of History, University of Leeds. https://ahc.leeds.ac.uk/history/news/article/1641/phd-student-francesca-morphakis-features-in-history-today
Howell, J. (2014). Popularising history: Re-igniting pre-service teacher and student interest in the past. Australian Journal of Teacher Education, 39(12), 52–67.
Kindenberg, B. (2025). Navigating narrative and analysis: Students’ mediation of storytelling and historical understanding. Language and Education. https://doi.org/10.1080/09500782.2025.000000
Komba, W. L. (2026). Development of historical literacy through textual materials in secondary education. Cogent Education, 13(1). https://doi.org/10.1080/2331186X.2026.2631307
Maloney, K. (2022). Using historical fiction to make history engaging for students. Teaching History, 187, 34–41.
Mustika, K. K. (2018). Penggunaan novel sejarah sebagai sumber belajar sejarah. Jurnal Pendidikan Sejarah, 7(2), 78–86.
Nugraha, D., Suyitno, S., Sabardila, A., & Sunanda, A. (2025). Pembelajaran literasi sejarah memakai cerita pendek. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 18(1), 93–118. https://journal.um-surabaya.ac.id/Stilistika/article/view/23765
Septiansi, I. (2025). Pengaruh penerapan novel sebagai sumber belajar sejarah terhadap kemampuan historical literacy dan historical imagination peserta didik.
Septiansi, I., Supriatna, N., & Fauzi, W. I. (2025). Meningkatkan imajinasi sejarah melalui penggunaan novel dalam pembelajaran sejarah. Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan, 11(3), 638–653. https://doi.org/10.29408/jhm.v11i3.31615
Surya, R. A. (2017). Mengenal konsep dan dinamika fiksi sejarah sebagai sumber belajar alternatif.
Wasito, W., Ali, A., & Ristiani, R. (2023). Penyelesaian soal cerita pada pembelajaran matematika dengan pendekatan pemecahan masalah di SDN Inpres Depapre Kabupaten Jayapura. J-Abdias Cenderawasih, 1(1), 1–8.
Whitlock, A. M. M. (2022). Historical fiction and its place in classroom history learning. The History Teacher, 55(3), 421–438.
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Diah Ayu Candraningrum, Carlynda Josephine; Keiko Rachelia Sutady; Jenica Ancella

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




