IMPLEMENTASI METODE LECTIO DIVINA BAGI UMAT WILAYAH BATUGADE UNTUK MENINGKATKAN DIALOG SUAMI ISTRI DALAM SEMANGAT IN ILLO UNO UNUM
DOI:
https://doi.org/10.38048/jailcb.v7i1.6746Keywords:
Batugade, In Illo Uno Unum, Komunikasi Keluarga, Lectio Divina, Perkawinan KristianiAbstract
Komunikasi yang sehat antara suami dan istri merupakan fondasi penting dalam menjaga keutuhan perkawinan Kristiani. Namun, keluarga Kristiani di wilayah perbatasan Batugade, Timor Leste, masih menghadapi berbagai tantangan dalam membangun komunikasi yang terbuka dan berkualitas di tengah kesibukan serta tekanan kehidupan sehari-hari. Kondisi ini menuntut adanya upaya pastoral yang dapat membantu pasangan suami istri memperkuat dialog keluarga berdasarkan nilai-nilai iman. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pasangan suami istri dalam membaca serta merenungkan Kitab Suci melalui metode Lectio Divina sebagai sarana membangun dialog keluarga yang lebih bermakna. Kegiatan dilaksanakan di Nubadak, Batugade, pada tanggal 25 dan 27 November 2025 dengan melibatkan 41 peserta dari berbagai kalangan umat. Metode pelaksanaan meliputi wawancara awal dengan lima pasangan suami istri untuk mengidentifikasi kondisi komunikasi keluarga, penyuluhan mengenai pentingnya dialog dalam perkawinan Kristiani, pelatihan praktik Lectio Divina, serta dialog dan refleksi bersama. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pemahaman mengenai pentingnya komunikasi suami istri yang berlandaskan Kitab Suci, mengenal tahapan metode Lectio Divina, serta memiliki motivasi dan komitmen untuk menerapkannya dalam kehidupan keluarga sehari-hari. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat kesadaran spiritual keluarga untuk membangun relasi yang saling mendukung dalam terang iman Kristiani. Semangat In Illo Uno Unum (dalam Kristus yang satu, kita adalah satu) menjadi dasar spiritual yang mempererat relasi suami istri dan memperkuat kehidupan keluarga Kristiani di wilayah perbatasan. Dengan demikian, kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam mendukung penguatan komunikasi keluarga berbasis nilai-nilai Injil sebagai bagian dari pembinaan iman umat.
References
Ariansyah, J. (2021). Building communication between family members as a fortress of family resilience. Nurani: Jurnal Kajian Syariah dan Masyarakat, 21(2), 249–262.
Benedict XVI. (2010). Verbum Domini: Post-synodal apostolic exhortation on the Word of God in the life and mission of the Church. Vatican City: Libreria Editrice Vaticana.
Francis. (2016). Amoris Laetitia: On love in the family. Vatican City: Libreria Editrice Vaticana.
Foster, D. (2006). Reading with God: Lectio divina. London: Continuum.
Granados, J., Kampowski, S., & Pérez-Soba, J. J. (2017). Amoris Laetitia: Accompanying, discerning, and integrating. San Francisco: Ignatius Press.
Guigo II. (1978). The ladder of monks and twelve meditations (Lectio divina). Kalamazoo, MI: Cistercian Publications.
John Paul II. (1981). Familiaris consortio: Apostolic exhortation on the role of the Christian family in the modern world. Vatican City: Libreria Editrice Vaticana.
John Paul II. (1993). Catechism of the Catholic Church. Vatican City: Libreria Editrice Vaticana.
Liu, P., & Suhendra, J. (2024). Studi naratif tentang peran Alkitab dalam pernikahan Kristen di Kota Semarang. Te Deum: Jurnal Teologi dan Pengembangan Pelayanan, 13(2), 299–325.
Mannucci, V. (2007). Bibbia come parola di Dio. Brescia: Queriniana.
Pennington, M. B. (1998). Lectio divina: Renewing the ancient practice of praying the Scriptures. New York, NY: Crossroad Publishing Company.
Putri, C. I. S., & Rongan, W. O. (2019). Sumbangan pendalaman Kitab Suci terhadap perkembangan dan penghayatan iman umat di Stasi Santa Maria Assumpta Caruban. Credendum: Jurnal Pendidikan Agama, 1(2), 50–59.
Rahmawati, L. S. (2025). Family communication of millennial married couples with different cultural backgrounds. Eduvest: Journal of Universal Studies, 5(1).
Senda, S. S., Borromeo, L., Sasmita, A. S., Missa, B. Y., Mamulak, O., Neno, A., Santo, F. M. do E., & Reis, I. dos. (2025). Pelatihan Lectio Divina dan doa dalam keluarga sebagai upaya pemeliharaan keutuhan perkawinan di Paroki Padiae, Timor Leste. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 6(1), 142–148.
Siswanto, A. (2024). Relasi formasi spiritual dan pertumbuhan rohani. Te Deum: Jurnal Teologi dan Pengembangan Pelayanan, 13(2), 351–370.
Tahu, G. I., Harjoni, S. J., Lalo, M. T., Hani, R. B., Senda, S. S., de Jesus Maria, S., & da Costa, F. (2024). Pelatihan Lectio Divina sebagai upaya mewujudkan spirit Nekaf Mese Ansaof Mese berbasis Kitab Suci bagi umat. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(2), 1768–1776.
Tawa, A. B., Meja, M. B., & Yogalianti, L. (2021). Partisipasi orang muda Katolik dalam kehidupan rohani di Paroki Santo Vinsensius A Paulo Batulicin. Theos: Jurnal Pendidikan Agama dan Teologi, 1(3), 92–99.
Paul VI. (1965). Dei Verbum: Dogmatic constitution on divine revelation. Vatican City: Libreria Editrice Vaticana.
Yacub, Y., Sutrisno, S., & Putrawan, B. K. (2022). The ethics of effective communication in Christian families with A-CORE principles. International Journal of Social Science Research and Review, 5(4), 106–115.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Siprianus Soleman Senda, Herman Khaferius Seran, Petrus Rizal Palin, Yohanes Nila, Joanico Benevides Soares, Glorio Jose Atalo, Yoseph Laurensius Kaku Wally, Luis Goveia Leite, Júlio de Jesus, Charanda M. E. da Silva, Agrifino Soares Babo, Nelson Sarmento, ), Raul C. de Araújo, Dionisio M. Fernandes, Nivia B. A. da Silva

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




